DS, ASN Kabupaten Kupang Sesalkan Pernyataan Kasat Pol PP 

- Penulis

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi, Savanaparadise.com, – DS, Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Sosial Kabupaten Kupang mengaku kecewa dengan pernyataan Kasat Pol PP, Adhy Lona yang menyebut dirinya yang melakukan pemukulan lebih dahuku kepada SH, ASN Sat Pol PP Kabupaten Kupang.

 

” Saya merasa kecewa dengan statmen pak Adi lona selaku sebagai Kasat mengatakan bahwa saya memulai pukulan tanpa bukti yang jelas, ” kata DS kepada SP, 06/03/2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pernyataan itu kata DS berpotensi menyesatkan publik dan merugikan dirinya selaku korban. Insiden itu terjadi kata DS karena dirinya dicekik terlebih dahulu hingga berujung insiden saling pukul.

 

” Pernyataan itu menyesatkan dan merugikan saya selaku sebagai korban karena kejadian sebenarnya bukan sperti itu, ” ujarnya.

 

Usai dimediasi Sekda Kabupaten Kupang kata DS, Kadis Sosial selaku atasan DS dan Kasat Pol PP sebagai atasan SH ditugaskan untuk mencari titik temu dan penyelesaian secara kekeluargaan. DS mengatakan dirinya melapor ke Polres Kupang karena sudah dilaporkan terdahulu oleh SH.

Baca Juga :  Diduga Pukul Anggota Dewan Dari Fraksi Hanura; Ketua DPRD Ende Dipoliskan

 

” Beliau ditugaskan untuk memediasi kedua belah pihak tapi justru beliau sebagai juru bicara untuk Pak SH untuk menjelaskan kronologi, ” kata DS.

 

Diberitakan sebelumnya, Perkelahian antara dua Aparatur Sipil Negara (ASN) terjadi saat apel pagi di lobi Kantor Bupati pada Rabu,03/04/2026 sekitar pukul 08.00 WITA. Insiden tersebut melibatkan seorang pegawai Dinas Sosial, DS dengan SH, anggota Satpol PP Kabupaten Kupang. Insiden ini berujung saling lapor di Polres Kupang.

 

DS ketika menghubungi NTTPedia.id menjelaskan kronologis perkelahian yang saling lapor ini. DS mengaku kejadian bermula ketika dirinya datang terlambat sekitar dua hingga tiga menit sehingga harus masuk ke barisan khusus peserta apel yang terlambat.

Baca Juga :  Polres Ende Serahkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembuatan 25 Unit Kapal Tangkap Ikan ke Jaksa

 

Saat hendak melakukan presensi menggunakan aplikasi yang memerlukan deteksi wajah, ia menunduk untuk melakukan pemindaian. Namun saat itu seorang anggota Satpol PP memanggilnya dengan sebutan yang dianggap tidak sopan.

 

“Dia memanggil saya dengan kata ‘weh’. Saya kemudian angkat kepala untuk melihat ke arahnya, tetapi dia langsung datang dan mencekik leher saya,” kata DS.

 

Situasi kemudian memanas hingga keduanya sempat saling berhadapan dan nyaris berkelahi sebelum dilerai oleh beberapa rekan yang berada di lokasi. Setelah apel selesai, insiden kembali terjadi ketika ia hendak melewati yang bersangkutan untuk mengantar surat tugas. Adu mulut pun terjadi dan berujung pada perkelahian.

 

“Kami saling pukul. Dia mengalami luka hingga berdarah, saya juga terkena pukulan,” kata DS. (SP)

 

 

 

Berita Terkait

Polres Ende Serahkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembuatan 25 Unit Kapal Tangkap Ikan ke Jaksa
Usai Geledah Kantor Dinas PK Ende, Jaksa Periksa Saksi-Saksi dan Dokumen Elektronik
Kader Partai Diduga Dipukul Ketua DPRD: Begini Respons DPC Hanura Ende
Diduga Pukul Anggota Dewan Dari Fraksi Hanura; Ketua DPRD Ende Dipoliskan
Jaksa Geledah Dokumen di Kantor PK Ende; Bupati: Kalau Ada Hambatan Begini Kita Harus Bersihkan Dulu
Breaking News, Kejari Ende Geledah Dokumen di Kantor Dinas P dan K
Perkumpulan Peduli Kasih Prihatin Atas Kasus Pencabulan Anak Di Bawah Umur Oleh Tiga Pria di Ende
Kasus Pencabulan di Ende Marak Terjadi; Terdata Tahun 2026 Sebanyak 9 Kasus
Berita ini 389 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:05 WIB

Polres Ende Serahkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembuatan 25 Unit Kapal Tangkap Ikan ke Jaksa

Kamis, 3 September 2026 - 19:21 WIB

Usai Geledah Kantor Dinas PK Ende, Jaksa Periksa Saksi-Saksi dan Dokumen Elektronik

Kamis, 3 September 2026 - 09:38 WIB

Kader Partai Diduga Dipukul Ketua DPRD: Begini Respons DPC Hanura Ende

Kamis, 3 September 2026 - 09:27 WIB

Diduga Pukul Anggota Dewan Dari Fraksi Hanura; Ketua DPRD Ende Dipoliskan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:52 WIB

Jaksa Geledah Dokumen di Kantor PK Ende; Bupati: Kalau Ada Hambatan Begini Kita Harus Bersihkan Dulu

Berita Terbaru