TPT Jebol Akibat Dihantam Banjir, Dua Rumah Warga di Ende Terancam Roboh

- Penulis

Minggu, 21 November 2021 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Rumah Bapak Wolfgang Mema (54), Warga RT.05/RW.06, Akibat Jebolnya Drainase (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Kondisi Rumah Bapak Wolfgang Mema (54), Warga RT.05/RW.06, Akibat Jebolnya Drainase (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Ende, Savanaparadise.com,- Hujan Lebat mengguyur Kota Ende pada Kamis 18 November 2021 yang lalu telah menyebakan ratusan rumah warga terendam banjir.

Selain itu, hampir disetiap badan jalan terlihat lumpur yang disertai pasir dan batu kerikil berserakan disepanjang jalan.

Dikabarkan, bukan hanya sampah yang diseret banjir, akan tetapi ada warga yang ikut terseret oleh arus banjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun di sejumlah titik tertentu ada drainase yang jebol karena dihantam oleh banjir. Kejadian ini persis terjadi di RT.05/RW.06, Kelurahan Paupire, Kecamatan Ende Tengah.

Mendengar informasi demikian, pada Minggu (21/11/21), Savanaparadise.com lalu mendatangi rumah bapak Wolfgang Mema (54), salah satu warga yang terkena dampak banjir beberapa pekan lalu.

Sesampainya di lokasi, ternyata kerusakannya cukup parah. Apalagi jarak dengan fondasi rumah bapak Wolfgang amat dekat.

Baca Juga :  Miliki Bukti Kuat, Margareta Doa Siap Hadapi Perkara di PN Ende, Kuasa Hukumnya; Klien Kami Punya Sertifikat HGB

Kepada Savanaparadise.com, Wolfgang menuturkan TPT ini ambruk setelah jebolnya drainase karena dihantam banjir.

“Ade lihat sendiri kondisinya, bagaimana kondisi rumah saya setelah TPT ini ambruk”, tutur Wolfgang.

Kondisi Drainase dan Tembok Penahan Tanah (TPT) Karena Dihantam Banjir (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Panjang TPT yang ambruk karen dihantam banjir sekitar 15 meter panjangnya. Ambruknya TPT tersebut menimbul lubang menganga cukup dalam disekitar rumah bapak Wolfgang.

Apabila TPT itu tidak dibangun dalam waktu dekat, bisa dipastikan rumah bapak Wolfgang akan terancam roboh.

“ini lagi beberapa mili jarak dari rumah saya. Kalau ini tidak dibangun, rumah saya dan tetangga saya disebelah terancam roboh”, Kata Wolfgang sang insiator ojek pertama masuk Kota Ende.

Wolfgang mengakui semenjak kejadian itu dari pihak keluarahan sempat datang meninjau lokasi kejadian dan mengambil gambar.

Ia juga mengakui adanya juga dari BPBD sempat meninjau lokasi bahkan sempat memberikan bantuan berupa 1 buah terpal.

Baca Juga :  Relawan SPPG di Ende; Program MBG Penggerak Ekonomi Masyarakat Lokal Serta Buka Lapangan Kerja

“Dari pihak kelurahan sempat datang kesini, foto-foto lalu pulang. Dari BPBD ada bantu satu buah terpal”, tutur Wolfgang

Dirinya berharap Pemerintah, ataupun BPBD sebisa mungkin untuk membantu semen dan pasir untuk membangun kembali TPT.

“Nanti biarlah kami sendiri yang kerja. Kalau tidak  bangun kembali TPTnya pasti rumah saya akan roboh”, ungkapnya.

Tidak hanya rumahnya terancam roboh. Hujan beberapa pekan lalu telah meninggal cerita pahit bagi bapak Wolfgang.

Ternyata ambruknya tembok penahan tanah sehingga mengakibat satu ekor Babi peliharaan ikut terseret arus banjir. Itupun mujur-mujur yang dua ekor lainnya kandangnya masih utuh.

“Gara-gara kejadian kemarin, satu ekor ternak Babi kepunyaan saya ikut terseret banjir”, ujarnya.

Penulis: Chen Rasi

Berita Terkait

Orang Muda di Ende Kritik Kebijakan Gubernur Soal Pembatasan Kendaraan Dalam Mengisi BBM Bersubsidi 
Jelang Peresmian TPA Al Amin di Ende, Yayasan Timur Bangkit Peduli Pelopori Khitanan Massal
Jalan Saga – Sokoria Tak Kunjung Diperbaiki, Pemkab Ende Akan Evaluasi PT. SGI
DPRD Ende Nilai PT SGI Belum Maksimal Berkontribusi Untuk Daerah
Songsong HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Ende Gelar Pengobatan Gratis Untuk Masyarakat dan Lansia 
Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka Berkunjung Ke Ende; Warga Ngaku Kecewa Tidak Melihat Langsung Wajah Wapres
Kenang 10 Tahun Kepergian Ronny So; Sang Pejuang Orang Kecil
13 Petugas Sensus Alami Muntah-Muntah Hingga Dilarikan ke RSUD Ende Saat Ikut Pelatihan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:56 WIB

Orang Muda di Ende Kritik Kebijakan Gubernur Soal Pembatasan Kendaraan Dalam Mengisi BBM Bersubsidi 

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:11 WIB

Jelang Peresmian TPA Al Amin di Ende, Yayasan Timur Bangkit Peduli Pelopori Khitanan Massal

Senin, 29 Juni 2026 - 18:42 WIB

Jalan Saga – Sokoria Tak Kunjung Diperbaiki, Pemkab Ende Akan Evaluasi PT. SGI

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:43 WIB

DPRD Ende Nilai PT SGI Belum Maksimal Berkontribusi Untuk Daerah

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:57 WIB

Songsong HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Ende Gelar Pengobatan Gratis Untuk Masyarakat dan Lansia 

Berita Terbaru