Euforia kelulusan SMA/SMK DI NTT Dinilai berlebihan,GMNI Kupang : Pembinaan karakter menjadi tanggungjawab bersama

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang,Savanaparadiase.com-Pengumuman kelulusan Tingkat SMA/SMK se-NTT menjadi perbincangan banyak kalangan khususnya dunia pendidikan yang mendapat sorotan publik dimana dalam momentum memeriahkan kelulusan justru menunjukkan perilaku tidak etis yang ditujukan para siswa siswi di NTT khususnya SMA & SMK dikota Kupang yang di nilai melanggar norma sosial dan norma kesopanan yang terus hidup dalam adat ketimuran .

Euforia kelulusan ini dimana Pakaian seragam sekolah menjadi kanvas yang melecehkan kaum perempuan yang kita perangi bersama tentang pelecehan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak baik secara verbal maupun kekerasan Fisik.

Melihat peristiwa ini Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ( DPC GMNI KUPANG) Jackson Markus angkat bicara ketika di mintai keterangannya pada Rabu,06 Mei 2026 .

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia melihat bahwa fenomena ini tidak ada yg perlu disalahkan namun harus melakukan evaluasi yang lebih serius terhadap para Kepala Sekolah, Guru Sebagai tenaga pendidik dan orang tua sebagai fondasi utama dalam mendidik karakter anak sejak usia dini Sebab yang selalu bersama-sama dengan siswa adalah orang tua dan Guru.

Baca Juga :  Insan Pendidikan SMA/SMK Gotong Royong Buka Donasi Bantu Anak SD Lawan HIV dan TB Paru di Matim

Dari aksi yang dipertonton siswa yang memiliki baju berbau semi pornografi itu kita jangan menjadikan sampel untuk mewakili semua SMA/SMK di NTT dan Jangan juga menyalahkan Dinas pendidikan dan kebudayaan NTT karena tindakan atau karakter yang diperlihatkan itu tidak melekat pada pada sekolah melainkan melekat pada tabiat karakter anak itu sendiri. Karena itu jangan dijadikan sampel untuk mewakili semua sekolah di NTT karena ada banyak sekolah yang mensyukuri kelulusan dengan hal hal positif.Bila perlu kita perlu mencari tahu siswa yang memakai Seragam tersebut dan dibina secara khusus dan kita semua Dorong Kepala dinas pendidikan provinsi dan Kebudayaan NTT untuk melakukan Evaluasi khusus sekolah dimana anak sekolah itu tempuh pendidikan.kata Jackson

Ketua GMNI Cabang Kupang juga meminta Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Provinsi NTT untuk melakukan Evaluasi terhadap semua kepala sekolah di NTT agar dalam membina para murid lebih menekankan pada pembinaan karakter ketimbang pada kecerdasan kognitif.

Baca Juga :  Polemik Sekda, Sam Haning Minta Yos Rasi Jangan Sulut Emosi Gubernur vs Bupati Ngada

Jackson berharap Kejadian semacam ini tidak akan terulang lagi di tahun tahun yang akan datang katanya.Ia berharap ini menjadi evaluasi dan tanggung jawab bersama dalam mendidik anak sejak usia dini dan pembinaan karakter menjadi tanggungjawab bersama terlebih mulai dalam keluarga.kata Jackson

Mantan Ketua Senat Fakultas Hukum Universitas Arta Wacana Kupang ini juga mengapresiasi Pergub Meja Belajar (Melki-Jhoni Ajak Belajar) yang baru baru ini di launching pada momentum Hardiknas pada tanggal 02 Mei 2026 yang lalu.

Hal ini menurut Jackson Pergub Meja belajar yang baru diteken Gubernur NTT merupakan Pergub yang efektif bagi pelajar di NTT Karena dengan pergub ini siswa dapat dikontrol jam belajar sejak dini, Tujuannya bukan saja untuk meningkatkan kecerdasan intelektual /kognitif melainkan juga di barengi dengan Kemampuan berperilaku atau (Behavioral Inteligence )dengan baik dan benar.

sehingga dengan adanya kemampuan behavioral Inteligence atau kemampuan berperilaku anak anak memiliki karakter dan berperilaku dengan baik dan benar dalam kehidupan sosial masyarakat dimanapun berada.kata Tutup Jackson.

Penulis : Tim Redaksi (DD)

Berita Terkait

Tak Bisa Terus Jadi Penerima, SImon Petrus Kamlasi Dorong Perubahan ke Basis Produksi
Sukseskan Gerakan Beli NTT, Gubernur NTT Borong Hasil Karya Siswa SMK Bukapiting di Hardiknas 
Momentum Hardiknas, kepala UPTD Tekkomdik Dinas pendidikan NTT persembahkan Buku Peta Satuan pendidikan sebagai basis perumusan kebijakan pendidikan
Gubernur NTT Jadi Inspektur upacara Hardiknas,,Melky-Jhoni Launching Pergub meja belajar 
GMNI Kupang Desak Polda NTT dan Kejaksaan Negeri Manggarai Barat Transparan dalam Penyitaan dan Pelelangan BBM Subsidi Jenis Solar Tahun 2025
Lembaga penyiaran kini Di era tantangan Digital, Gubernur NTT Dorong Isi konten yang mencerdaskan 
Koperasi Merah putih Untuk NTT : Solusi atau Ilusi, Akademisi: Tidak Boleh terjebak Romantisme Koperasi ” Soko Guru Ekonomi Rakyat”
Pemprov NTT Bentuk Tim Percepatan Pembangunan Daerah, Fokus Tingkatkan PAD
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 23:35 WIB

Euforia kelulusan SMA/SMK DI NTT Dinilai berlebihan,GMNI Kupang : Pembinaan karakter menjadi tanggungjawab bersama

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:02 WIB

Sukseskan Gerakan Beli NTT, Gubernur NTT Borong Hasil Karya Siswa SMK Bukapiting di Hardiknas 

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:37 WIB

Momentum Hardiknas, kepala UPTD Tekkomdik Dinas pendidikan NTT persembahkan Buku Peta Satuan pendidikan sebagai basis perumusan kebijakan pendidikan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:29 WIB

Gubernur NTT Jadi Inspektur upacara Hardiknas,,Melky-Jhoni Launching Pergub meja belajar 

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:40 WIB

GMNI Kupang Desak Polda NTT dan Kejaksaan Negeri Manggarai Barat Transparan dalam Penyitaan dan Pelelangan BBM Subsidi Jenis Solar Tahun 2025

Berita Terbaru