Pendapatan 4 Unit Videotron di Ende Baru Capai 3 Juta Lebih

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Ende, Mauritus Max Jufri Seko (Mateus Bheri/SP)

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Ende, Mauritus Max Jufri Seko (Mateus Bheri/SP)

Ende, Savanaparadise.com,- Demi menunjang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ende mengalokasi anggaran sebesar 3,2 M untuk pengadaan 4 unit videotroon yang dipasang di beberapa titik dalam Kota Ende seperti, Jalan Gatot Subroto, Simpang Lima, Pasar Potulando. dan Perempatan Kantor Pelni Ende.

Selain videotroon, Pemkab Ende juga adakan 2 unit Neonbox seharga Rp. 700 Juta. Total secara keseluruhan alokasi anggaran untuk dua jenis barang tersebut yakni, Videoteron dan Neonbox sebesar Rp 3,9 M. Namun, sejak pengadaannya di bulan Oktober 2025, pendapatan yang diperoleh dari Dua jenis barang tersebut belum mencapai target.

Pada tahun 2025, data pajak reklame Videotron sebesar Rp. 1.061.280 dan data pajak reklame untuk Billboard/Neonbox sebesar Rp. 1.386.000. Begitupun dengan data penetapan reterbusi videotroon. Di tahun 2026 pengahsilan reterbusi dari videotron sebesar Rp. 1.752.367.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sehingga, apabila di total secara keseluruhan pendapatan dari videotron yang bersumber dari pajak reklame dan reterbusi sebesar Rp. 3.625.087.00.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Ende, Mauritus Max Jufri Seko saat ditemui wartawan mengungkap, pendapatan yang di peroleh dari videotroon untuk tahun 2026 sejauh ini angkanya belum memenuhi target yang ditentukan.

Hal ini sejalan dengan minimnya para pengguna yang menggunakan  barang tersebut. Dari informasi yang di sampaikannya, para pengguna yang menggunakan Videotron, Billboard, dan Neonbox diantaranya, dari partai Politik, Bank, persekutuan doa, Perumda, Grab Ende, dan yang lainnya.

Minim partisipasi dari para pengguna untuk videotroon menurut penjelasan Jufri di karenakan kurangnya sosialisasi ke para pengguna menyangkut durasi waktu tayang serta prosedur pembayaran.

Baca Juga :  Takut Gempa Susulan; Warga di Ende Memilih Mengungsi di Atas Bukit, Bangun Tenda Darurat

Berdasarkan data yang masuk di Bapenda, jelas Jufri, total pemasukan pajak reklame untuk videotron pada tahun 2026 terhitung dari Januari hingga Maret sebesar Rp. 811.440. Dia menambahkan, pendapat pajak reklame dari Videotron untuk tahun 2026 jumlahnya agak berbeda dengan pendapatan pajak reklame untuk Billboard dan Neonbox.

Menurutnya, untuk pajak reklame Billboard dan Neonbox di tahun 2026 per Januari hingga Maret sebesar Rp. 1.806.000.

Lebih lanjut, Jufri menerangkan, selain pajak reklame, Pemkab Ende juga memperoleh pendapatan lain dari Videotron, Billboard, dan Neonbox melalui penetapan reterbusi daerah dan hingga Maret 2026, terang dia, pendapatan yang diperoleh dari beberapa jenis barang tersebut sudah mencapai Rp. 7.469.896.

“Kalau Videotroon, ya kami hitung nilai tayangannya, terus dia pumya pemakaian. Reterbusi juga kami hitung. Jadi ada dua tagihan di situ, semuanya masuk ke Kasda. Kalau dilihat tahun 2026 belum terlalu nampak. Karena kalau kita lihat videotroon hasil belum terlalu nampak itu karena baru, kurang sosialisasi ke para pengguna”, tandasnya.

“Kita sekarang sudah mulai buat surat untuk sampaikan ke sekolah BUMN, BUMD, agar dapat menggunakan fasilitas ini. Perhari ini ada beberapa saja yang tahu, yang lain itu kalau kita lihat beberapa bulan kemarin, itu datang tanya reins harga dan lain sebagainya”, tambah dia.

Jufri juga menjelaskan soal iklan dan proses penayanganya. Menurutnya, model iklan yang dapat dikenakan biaya apabila dalam proses penanyangan menggunakan logo-logo komersial seperti pegadaian dan juga lainnya.

Baca Juga :  Bupati Badeoda Lantik Kadis Dukcapil Ende; Yopi Dosi Woda Komit Ubah Pola Pelayanan Berbasis Desa dan Kecamatan

Penjelasan tersebut sekaligus menjawab pertanyaan dari wartawan tentang apakah iklan yang ditayangkan di videotron mengenai visi-misi dan ucapan selamat hari raya dari Bupati juga dikenakan tarif?. Ia menegaskan terkait soal itu tidak dipungut biaya.

“Jadi kalau misalnya ada iklan yang menampilkan Bupati tapi di fasilitasi oleh Pegadaian, ya bayar. Kalau Bupati sendiri tidak. Tapi kalau ada lambang Bank NTT contohmya atau BNI. Ya bayar”,jelasnya.

Dalam kesempatam yang sama, Dia juga menguraikan bagaimana penentuan nllai sewa reklame untuk videotroon. Dijelaskan, untuk Videotron sendiri penentuan nila sewa dibagi dalam beberapa kswasan di antaranya, kawasan A, kawasan B, C, dan D. Untuk kawasan A, urai dia, itu terdapat di Simpang Lima, kawasan B, Simpang Empat, Simpang Tiga, Simpang Dua.

Sedangkan untuk kawasan C, tambah dia, itu terdapat di Jaan Negara dalam kota seperti Gatot Subroto dan kawasan D itu di luar daerah.

“Contohnya kalau kawasan A diatur selama 30 detik untuk satu hari itu 67 rupiah. 30 detik untuk nilai sewa 31 hari sampai 60 hari itu dia menurun ke 63 rupiah. Sedangkan kawasan B, 30 detik untuk satu hari nilai sewa reklame itu 64 rupiah seterusnya sampai kawasan C”, terangnya.

“Kalau dilihar dari tarif itu tidak terlalu mahal sekali, itu standar.Maka dari itu kita terus melakukan sosialisasi ke BUMN dan BUMD”, tukasnya.

Penulis : Mateus Bheri

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

SPPG di Ende Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Gempa Flores
Bawa Misi Kemanusian, DPC PDIP Ende Serahkan Bantuan Korban Bencana Gempa Flores
Gempa Guncang Flores; Sebanyak 1115 Rumah Penduduk di Ende Rusak, 3.666 Jiwa Mengungsi, 2 Orang Meninggal Dunia
Mendagri Tito Karnavian Kunjungi Korban Gempa Flores di Ende, Prioritaskan Evakuasi dan Tolong Korban
Polres Ende Dirikan Tenda Darurat dan Kawal Bantuan Presiden Untuk Korban Bencana Gempa Flores
Takut Gempa Susulan; Warga di Ende Memilih Mengungsi di Atas Bukit, Bangun Tenda Darurat
Bupati Ende Beberkan Ada 300 Lebih Bangunan Rumah Milik Warga Ende Rusak Akibat Gempa Flores
Respons Cepat Pasca Gempa Flores; DPC PDIP Ende Salurkan Bantuan Untuk Korban Bencana di 4 Kecamatan
Berita ini 222 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:14 WIB

SPPG di Ende Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Gempa Flores

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:11 WIB

Bawa Misi Kemanusian, DPC PDIP Ende Serahkan Bantuan Korban Bencana Gempa Flores

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Gempa Guncang Flores; Sebanyak 1115 Rumah Penduduk di Ende Rusak, 3.666 Jiwa Mengungsi, 2 Orang Meninggal Dunia

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Mendagri Tito Karnavian Kunjungi Korban Gempa Flores di Ende, Prioritaskan Evakuasi dan Tolong Korban

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:30 WIB

Polres Ende Dirikan Tenda Darurat dan Kawal Bantuan Presiden Untuk Korban Bencana Gempa Flores

Berita Terbaru