Tanpa Sebab, Oknum Polisi di Sabu Raijua Hajar Seorang Warga

- Penulis

Senin, 22 Agustus 2022 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Ilustrasi

Keterangan foto: Ilustrasi

Menia, Savanaparadise.com,– Tanpa sebab, seorang oknum Polisi di Sabu Raijua inisial LR  tega menghajar seorang warga.

LR diketahui merupakan salah satu anggota kepolisian yang ditempat tugaskan di Kecamatan Raijua, Kabupaten Sabu Raijua dengan jabatan sebagai Kapospol.

Sedangkan seorang warga yang dihajar RL merupakan warga dari Kelurahan Ledeunu, Kecamatan Raijua berinisial GL.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat dikonfirmasi SP melalui via telepon, Minggu (21/08/22) korban GL menuturkan, sebelum kejadian itu, dirinya sempat duduk minum kopi bersama Pak Lurah Ledeunu dan jajarannya  di kegiatan malam kesenian dalam memeriahkan HUT RI ke-77 di Kantor Camat Raijua, Sabtu 20 Agustus 2022.

Baca Juga :  ADD 2025 Dipotong 6 Juta; Kadis PMD Ende Sebut Bukan Dipotong Tapi Disesuaikan dan Uangnya Ada di Kas Negara

Ketika hendak pulang ke rumah, tapi barusan sampai di pintu gerbang kantor camat Raijua, korban langsung dihajar oleh oknum Polisi tadi.

Kejadian itu, menurut pengakuan korban GL, terjadi sekitar pukul 24.00 wita atau jam 12 malam.

Usai dihajar oknum polisi, terang korban, dirinya langsung ke puskesmas terdekat untuk dilakukan visum.

Saat ditanya awak media, apakah kejadian ini akan dilaporkan ke pihak berwajib, namun korban mengatakan dirinya dan keluarga hanya berpasrah diri dan tidak dapat berbuat apa apa.

Baca Juga :  Bupati Badeoda Anggap Kritik dan Masukan Dari Masyarakat Adalah Dinamika Dalam Bernegara

“Kami hanya berpasrah apalagi kami tidak memiliki apa apa, hanya orang awam”, terang anak yatim piatu ini.

Informasi yang dihimpun media ini, tindakan premanisme yang dilakukan oknum polisi LR sudah dilakukan secara berulang dan sudah meresahkanasyarakat disekitarnya.

Dan sejauh ini belum pernah dilaporkan ke Polres Sabu Raijua karena sulitnya akses transportasi karena dari Kecamatan Raijua harus menggunakan transportasi laut.

Penulis: Dule Dubu

Berita Terkait

Kenang 10 Tahun Kepergian Ronny So; Sang Pejuang Orang Kecil
13 Petugas Sensus Alami Muntah-Muntah Hingga Dilarikan ke RSUD Ende Saat Ikut Pelatihan
Lepas 29 Peserta Didik, Kepala Desa Baumata Barat Apresiasi TK Eduard Michelis-Nasipanaf Cetak Generasi Berkarakter COIS dan Unggul
270 orang Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Ende Siap Melakukan Pendataan Usai Dibekali Pelatihan
Ambrosius Kodo Tekankan Disiplin dan Optimalisasi PAD dalam Apel Virtual WFA Dinas PK NTT
Perkumpulan Peduli Kasih Prihatin Atas Kasus Pencabulan Anak Di Bawah Umur Oleh Tiga Pria di Ende
Sidang Penyelesaian Sengketa informasi Muchtar Djafar Adam & BPN Manggarai Barat Digelar,Pemohon Cabut Sengketa Secara Resmi
KPID NTT Dorong TVRI Perluas Jangkauan Siaran Piala Dunia
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:12 WIB

Kenang 10 Tahun Kepergian Ronny So; Sang Pejuang Orang Kecil

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:04 WIB

13 Petugas Sensus Alami Muntah-Muntah Hingga Dilarikan ke RSUD Ende Saat Ikut Pelatihan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:17 WIB

Lepas 29 Peserta Didik, Kepala Desa Baumata Barat Apresiasi TK Eduard Michelis-Nasipanaf Cetak Generasi Berkarakter COIS dan Unggul

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:40 WIB

Ambrosius Kodo Tekankan Disiplin dan Optimalisasi PAD dalam Apel Virtual WFA Dinas PK NTT

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:37 WIB

Perkumpulan Peduli Kasih Prihatin Atas Kasus Pencabulan Anak Di Bawah Umur Oleh Tiga Pria di Ende

Berita Terbaru