Kupang, Savanaparadise.com – Yayasan Penyelenggara Ilahi Indonesia melalui TK Eduard Michelis-Nasipanaf yang berlokasi di Kampung Bajawa, Desa Baumata Barat, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, menggelar acara perpisahan dan pelepasan 29 peserta didik Tahun Pelajaran 2025/2026.
Kegiatan yang mengusung tema “Langkah Kecil Menuju Impian Besar” ini menjadi simbol harapan para guru agar peserta didik terus melangkah meraih cita-cita dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Acara pelepasan berlangsung di lingkungan TK Eduard Michelis-Nasipanaf pada Sabtu (13/6/2026), dan dihadiri oleh Ketua Koordinator Kampus Kupang Yayasan Penyelenggara Ilahi Indonesia, Suster Anna, SDP, Ketua PKG Kecamatan Taebenu, Kepala Desa Baumata Barat, para Bruder CSA, Ketua Komite Sekolah, orang tua siswa, kepala sekolah, tenaga pendidik dan staf, peserta didik, serta para alumni.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Kepala Desa Baumata Barat, Abraham Nada Kihe, menyampaikan apresiasi kepada para guru yang telah memberikan fondasi pendidikan, keterampilan, dan pembentukan karakter bagi anak-anak sejak usia dini.
“Fondasi yang diberikan para guru menjadi bekal utama bagi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada TK Eduard Michelis-Nasipanaf.
“Jangan pernah berhenti menitipkan anak-anak di TK Eduard Michelis. Sekolah ini merupakan rumah yang nyaman dan aman bagi anak usia dini untuk belajar, bertumbuh, dan mendapatkan motivasi,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Abraham Nada Kihe turut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit rabies yang saat ini masih menjadi ancaman di sejumlah wilayah.
“Masyarakat perlu menghindari risiko penularan rabies karena sudah ada beberapa kasus yang bahkan menyebabkan kematian,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Koordinator Kampus Kupang Yayasan Penyelenggara Ilahi Indonesia, Suster Anna, SDP, mengatakan bahwa perjalanan TK Eduard Michelis-Nasipanaf selama lebih dari dua dekade telah melahirkan banyak generasi unggul dan berkarakter.
“Sekolah ini telah menorehkan sejarah selama lebih dari 20 tahun dan telah mempersembahkan generasi-generasi unggul yang kini menjadi bagian dari masyarakat. Kehadiran para alumni pada acara ini menjadi bukti nyata perjalanan tersebut,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala TK Eduard Michelis-Nasipanaf, Fransiska Leni Nau, S.Pd.Gr., mengaku bersyukur karena lembaga pendidikan yang dipimpinnya terus mendapat kepercayaan dari masyarakat sebagai tempat pertama anak-anak menempuh pendidikan formal.
“Kami bersyukur karena dipercaya untuk ikut terlibat dalam proses menyiapkan masa depan anak-anak. Semua kegiatan bermain dan belajar di TK Eduard Michelis selalu diarahkan agar bermakna bagi keberlanjutan pendidikan mereka pada jenjang berikutnya, terutama dalam penanaman nilai-nilai COIS, yaitu Cerdas, Otentik, Iman, dan Solider,” jelasnya.
Nilai-nilai tersebut tercermin dalam berbagai penampilan peserta didik pada acara pelepasan, mulai dari pembacaan puisi, child dance, permainan keyboard, tarian adat, drama musikal, hingga berbagai pertunjukan kreatif lainnya.
Suasana haru juga terasa ketika salah satu peserta didik mewakili teman-temannya menyampaikan pesan dan kesan kepada para guru.
“Saya mewakili teman-teman mengucapkan terima kasih kepada Bapak dan Ibu Guru yang telah mendidik kami agar bisa belajar dan menjadi anak yang baik. Walaupun kami sering nakal dan membuat Ibu Guru pusing, kami tetap bersyukur atas semua kasih sayang dan bimbingan yang diberikan,” ungkapnya, disambut tepuk tangan para hadirin.
Acara pelepasan ini menjadi momentum penuh makna bagi para peserta didik yang akan melanjutkan perjalanan pendidikan mereka, sekaligus menjadi bukti komitmen TK Eduard Michelis-Nasipanaf dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap meraih impian di masa depan. (DD )
Penulis : Tim Redaksi ( DD )










