Ende, Savanaparadise.com,- Turnamen Piala Bupati U-17 kabupaten Ende, Senin, (15/6/26) kembali mempertemukan dua tim terbaik partai kedua lanjutan babak penyisihan di grup B antara, SMAK Syuradikara versus SMA Negeri Maurole.
Pertandingan ini, SMAK Syuradikara menang tipis atas SMAN Maurole dengan skor 3 – 2. Dengan keunggulan ini Syuradikara kembali memantapkan asahnya menuju babak selanjutnya dan sementara bertengger dipuncak klasemen grup B dengan 6 poin karena di babak sebelumnya SMAK Syuradikara unggul atas lawannya.
Sebagai tim kuat asal Pantai Utara (Pantura), SMAN Maurole harus mengakui keunggulan lawannya dalam pertandingan kali ini. Anak asuh Roy Saputra Nurdin sebetulnya bermain cukup bagus, tetapi dua gol cepat yang di lesatkan oleh SMAK Syuradikara pada babak kedua meredam irama permainan SMAN Maurole.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di babak pertama, SMAN Maurole lebih dulu unggul lewat kaki dua striker tajamnya. Gol pertama tercipta melalui tendangan bebas dari luar daerah 16. Pemain nomor 10 dari SMAN Maurole, Umar Nara yang berdiri bebas tanpa di kawal pemain Syuradikara serobot masuk, menerima bola dan menendangnya ke sisi kiri gawang sehingga membuah gol.
Gol cepat ini mengejutkan anak asuh, Eusagius Kadju. Mereka berusaha menyamakan kedudukan, namun kokohnya benteng pertahanan SMAN Maurole hingga babak pertama usai kedudukan masih tetap 1 – 0.
Memasuki babak kedua, SMAN Maurole tampil makin impresif. Aprianus Benda (8) pada menit ke 50, mencatatkan namanya di papan skor berkat sepakan kaki kirinya di sudut kiri gawang sehingga sang penjaga, Kristianus Fua Mana kembali memungut bola di jala gawangnya. Nur Aflan Triyadin (C) dan kawan-kawannya berhasil menggandakan keuanggulan 2 – 0.
Tertinggal dua gol, tak menyurutkan semangat Mario Al Aja (C) dan kawan-kawannya. Tak berselang dua menit kemudian, Stefanus Wera Bedi (18) memperkecil ketinggalan lewat gol balasan pada menit ke 52. Gol pertama ini, membangkit kembali para pemain Syuradikara. Alhasil, dua menit kemudian, Martino Alves (7) mampu menyamakan kedudukan menjadi 2 – 2 pada menit 54.
Hasil imbang ini seakan menjadi malapetaka bagi SMAN Maurole. Anak asuh, Roy Saputra ini terkesan bermain tanpa irama, di tambah sang penjaga gawang mereka, Apriliano Fransisko (1) harus ditandu keluar akibat cidera. Kondisi ini memicu Nur Aflan (4) dan kawan-kawan mengalami frustasi.
Momentum ini kemudian di manfaatkan oleh para pemain Syuradikara, lewat kerja sama cukup apik, Felixto Edwaredo (11) sebagai sosok pahlawan kemenangan bagi SMAK Syuradikara lewat golnya pada menit ke 64. Skorpun berubah, Syuradikara unggul 3 – 2.
Pelatih SMAN Maurole, Roy Saputra Nurdin mengaku setelah Maurole unggul 2 – 0, Ia melihat euforia para pemain terlalu berlebihan sehingga kehilangan fokus pada pertandingan kali ini. Menurutnya, hal itu terlihat dengan gol kedua yang diciptakan oleh timnya dan gol balasan dari SMAK Syuradikara terpaut 3 menit.
“Sehingga mungkin karena kehilangan fokus di lima menit setelah gol itu”, katanya.
Roy Saputra optimis meski kalah dalam pertandingan ini, di sisa dua laga nanti, timnya akan memenangkan pertandingan pada dua laga yang tersisa demi memastikan timnya lolos ke babak selanjutnya.
“Kami pastikan sapu bersih dua pertandingan sisa. kami pastikan itu. Kami optimis menang”, ungkapnya.
SMANDO VS SMKN 2 Ende
Di grup A, pada hari yang sama, berlangsung pertandingan SMA Negeri Ndondo (SMANDO) versus SMKN 2 Ende di Stadion utama Marilonga. Dalam pertandingan ini, SMANDO mampu menahan imbang 1 – 1 atas SMKN 2 Ende.
Di babak pertama, SMKN 2 Ende lebih dulu unggul pada laga ini lewat pemainnya, Ahmad Firdaus (7) pada menit ke-13. Namun, Ahmad Firdaus (C) Cs tak mampu mempertahan keunggulan setelah SMANDO berhasil menjebol gawangnya lewat, Oktafianus Y. Pemba (9) pada menit ke-16.
Skor 1 – 1 ini bertahan hingga babak pertama usai setelah wasit utama, Idham meniup peluit panjang tanda laga berakhir. Memasuki babak kedua, pemain SMANDO dan SMKN 2 Ende bermain penuh hati-hati. Meskipun demikian, kedua tim tetap bermain menyerang demi memenangkan laga ini.
Hingga 2×40 menit, kedudukan tetap tidak berubah sampai pertandingan babak kedua berakhir. Hasil imbang ini, SMANDO harus bekerja ekstra di sisa dua laga nantinya dan harus memenangkan dua laga tersebut agar masuk ke fase berikutnya.
Sang Kapten SMANDO, Marfianus Nikolaus Sanggu usai pertandingan berkeyakinan timnya tetap akan berjuang di dua laga yang tersisa.
“Kami tetap semangat dan pertandingan kali ini cukup seru. Pokoknya para pemain dari kedua tim terbaik”, ucapnya.
Penulis : Mateus Bheri
Editor : Tim Redaksi










