PBVSI Ende Up Grade Wasit Lisensi B dan A, Vinsen Sangu; Kita Butuh Wasit dan Pelatih Yang Berlisensi

- Penulis

Minggu, 24 Mei 2026 - 00:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Provinsi NTT, Oktafianus Moa Mesi saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan up grade wasit bola voli lisensi B dan A daerah Provinsi NTT (Foto: Metaus Bheri/SP)

Anggota DPRD Provinsi NTT, Oktafianus Moa Mesi saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan up grade wasit bola voli lisensi B dan A daerah Provinsi NTT (Foto: Metaus Bheri/SP)

Ende, Savanaparadise.com,- Demi meningkatkan kualitas dan kompetensi pelatih dan wasit, Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Ende melaksanakan kegiatan up grade wasit bola voli lisensi B dan A daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kegiatan peningkatan kompetensi (up grade) wasit bola voli ini berlangsung di SMA Negeri 1 Ende dari Sabtu, 23 Mei 2026 hingga Senin, 25 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti oleh peserta sebanyak 21 orang.

Hadir dalam kegiatan pembukaan up grade wasit dan pelatih diantara, Anggota DPRD Provinsi NTT, Oktafianus Moa Mesi, Wakil Ketua II Bidang Perwasitan PBVSI Provinsi NTT, Drs Martinus Mangi, Kepala Bidang (Kabid) Perwasitan  PBVSI Provinsi NTT, Yohanes Seran, Ketua PBVSI kabupaten Ende, Vinsensius Sangu, dan Sekretaris PBVSI Ende, Ludger Naga Djawa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua PBVSI Ende, Vinsensius Sangu, dalam sambutannya menegaskan, agenda kegiatan up grade yang di selenggarakan oleh PBVSI Ende ini dalam rangka memberikan pelatihan bagi pelatih termasuk bagi wasit.

Menurutnya, kegiatan tersebut sangat penting untuk dilaksanakan mengingat hampir 10 tahun kegiatan pelatihan tak pernah di selenggarakan kembali ditambah jumlah wasit Bola Voli di Ende makin menurun dari data sebelumnya sebanyak 31 orang namun hingga kini yang aktif terdapat 21 orang.

“Dan dari aspirasi yang saya terima dari teman-teman wasit bahwa semua lisensi teman-teman wasit di Ende ini kebanyakan mati di tahun 2025. Dan hampir 10 tahun belum pernah diadakan kembali pelatihan untuk wasit”, ungkap pria yang akrab disapa Vinsen ini.

Vinsen mengatakan apabila para wasit ini tidak memiliki Lisensi nantinya akan mempengarui setiap turnamen Bola Voli yang diadakan di Ende karena wasit-wasit yang memimpin pertandingan tidak memiliki legalitas.

“Dari hasil diskusi dengan PBVSI Provinsi, puji Tuhan kami di Ende mendapat kesempatan pertama diadakan pelatihan ini”, kata Vinsen yang juga merupakan anggota DPRD kabupaten Ende.

Kepada peserta Vinsen berharap agar peserta dapat mengikutinya secara sungguh-sungguh kegiatan dimakaud demi mengembangkan dan memperkuat potensi para wasit dalam dunia perwasitan.

Baca Juga :  Bupati Badeoda Harap Pelatihan Pelatih Zona Dua Flores Lembata di Ende Bisa Bangkitkan Bola Voli di NTT

“Mulai tahun depan kita harus membatasi untuk setiap event bola voli bagi setiap pelatih harus berlisensi, begitu juga di Ende bahwa setiap pelatih itu harus berlisensi”, tegas Vinsen.

Ia juga berharap agar setiap turnamen Bola Voli yang digelar di Ende perlu mempersiapkan diri secara baik dan matang oleh tim di PBVSI terkhusus di wasit.

Sehingga, dihadapan pengurus PBVSI provinsi dan peserta up grade Ia berjanji akan memimpin organisasi PBVSI di Ende dengan baik dan efektif. Dirinya juga mendorong agar setiap anggota PBVSI mentaati tata aturan yang ada dalam organisasi PBVSI termasuk soal etika berogranisasi.

“Sebentar lagi dihadapan kita akan diadakan pertandingan Soekarno Cup I. Ini adalah kerja sama dengan PDI Perjuangan dalam rangka memperingati bulan Bung Karno di bulan Juni dan kita buka open turnamen, pesertanya kita batasi hanya untuk Flores dan Lembata”, terang Ketua Fraksi PDIP DPRD Ende ini.

“Nanti juga kita akan mengupayakan agar di Ende juga harus ada sekolah Bola Voli. Kami menunggu dua agenda penting ini, wasit kita selesaikan dan harus berlisensi dan pelatih juga sama harus berlinsensi, di tambah juga akan kita buka sekolah Bola Voli”, ujarnya.

Sementara, Wakil Ketua II Bidang Perwasitan NTT, Martinus Mangi dalam sambutannya menegaskan, kekuatan terbesar dalam membangun sebuah organisasi adalah perlu adanya kolaborasi dan kerja sama yang baik antara provinsi dan lokal.

Karena itu, Martinus menekankan pada tiga aspek penting yang menjadi landasan utama bagi kemajuan PBVSI dalam dunia perwasitan dan pelatih. Tiga komponen utama yang disebut Martinus diantaranya, pelatihan, up grade, dan penyegaran.

Ia juga sempat mengkisahkan tentang perjalanan karirnya untuk mendapat lisensi dari C, B, hingga A dihadapan para peserta up grade. Menurutnya, segala sesuatu yang diraih tidak diperolehnya secara instan melainkan butuh perjuangan dan pengorbanan.

Baca Juga :  Jelang Peresmian TPA Al Amin di Ende, Yayasan Timur Bangkit Peduli Pelopori Khitanan Massal

“Kita berharap lewat kegiatan up grade ini dapat memunculkan wasit-wasit yang handal dan mampu bersaing dengan daerah lain sehingga di Ende cabang olaraga Bola Voli kian nampak dan berkembamg”, tandasnya.

Pentingnya Kolaborasi Dengan Berbagai Pihak

Dalam kesempatan yang sama, Anggota DPRD Provinsi NTT, Oktafianus Moa Mesi sebelum membuka kegiatan up grade wasit menekankan pentingnya kolaborasi dan kerja sama dengan berbagai pihak termasuk CSR dalam mendukung setiap event yang diselenggarakan PBVSI Ende.

“Saya berharap setiap turnamen Bola Voli PBVSI yang ada di daerah ini menjadi prioritas.dan harus berkolaborasi dengan berbagai pihak karena kita berbicara soal event akan berbarengan dengan pembiayaan”, kata Fian Moa Mesi.

Menurutnya, dinamika olahraga paling bergensi dan maju saat ini yang selalu di selenggarakan dalam setiap perayaan baik dalam perayaan ulang tahun dan perayaan lainnya adalah Bola Kaki dan Bola Voli.

Dari itu, mantan Anggota DPRD Ende tiga periode mendorong agar perlu dilakukan pembenahan organisasi PBVSI secara baik sehingga kelak mampu menghasilkan wasit dan pelatih yang memiliki kualitas baik dan berintegritas.

“Saya mengapresiasi kepada pengurus Cabor PBVSI dalam rangka membenahi Cabor ini secara baik dan ke depan turnamen bola voli perlu terus digelar”, saran politisi dari Partai NasDem ini.

Fian juga menyinggung tentang penyelenggaran Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan di selenggarakan di dua provinsi yakni NTT dan NTB. Dikatakan, dari hasil diskusi dengan berbagai pihak, NTT di percayakan sebagai tuan rumah untuk menyelenggarakan 22 Cabang Olahraga..

Sedangkan, NTB sendiri menurut ketarangan Fian Moa Mesi di beri kepercayaan menyelenggarakan 23 cabang olahraga.

” Kita di Ende sendiri ada Cabor Arum Jeram dan Sepak Bola Wanita. Kita berharap ke depan aturan PBVSI dapat diikuti secara baik dengan mengikuti dinamika bola voli yang ada di kabupaten Ende yang begitu luar biasa.sehingga kita mampu melahirkan atlet-atlet yang berpertasi”, ujarnya.

Penulis : Mateus Bheri

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Sang Juara Bertahan Ensel Kesulitan Hadapi Laskar Tapal Batas Kotabaru Dalam Laga Perdana Piala BEC 2026
21 Kecamatan di Ende Ikut Turnamen BEC 2026, Bupati Badeoda: Tunjukan Kemampuan Terbaik Kalian
Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan, PA GMNI NTT Hijaukan Kawasan Mata Air Oelneneno Jelang Konferda II
Orang Muda di Ende Kritik Kebijakan Gubernur Soal Pembatasan Kendaraan Dalam Mengisi BBM Bersubsidi 
Alumni GMNI se-NTT Gelar Jalan Santai dan Bhakti Sosial Jelang Konferda II PA GMNI NTT
Jelang Peresmian TPA Al Amin di Ende, Yayasan Timur Bangkit Peduli Pelopori Khitanan Massal
Jalan Saga – Sokoria Tak Kunjung Diperbaiki, Pemkab Ende Akan Evaluasi PT. SGI
Gandeng CIRMA, PA GMNI NTT Gelar Penghijauan dan Bagikan Alat Tulis untuk Anak Sekolah Sambut Konferda II*
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:00 WIB

Sang Juara Bertahan Ensel Kesulitan Hadapi Laskar Tapal Batas Kotabaru Dalam Laga Perdana Piala BEC 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 11:59 WIB

21 Kecamatan di Ende Ikut Turnamen BEC 2026, Bupati Badeoda: Tunjukan Kemampuan Terbaik Kalian

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:02 WIB

Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan, PA GMNI NTT Hijaukan Kawasan Mata Air Oelneneno Jelang Konferda II

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:56 WIB

Orang Muda di Ende Kritik Kebijakan Gubernur Soal Pembatasan Kendaraan Dalam Mengisi BBM Bersubsidi 

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:13 WIB

Alumni GMNI se-NTT Gelar Jalan Santai dan Bhakti Sosial Jelang Konferda II PA GMNI NTT

Berita Terbaru