Kupang, Savanaparadise.com,- Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Bidang Hubungan Antar Lembaga Partai Amanat Nasional (PAN), Simon Petrus Kamlasi (SPK), menegaskan pentingnya percepatan konsolidasi partai sebagai langkah strategis untuk menghadapi kontestasi politik ke depan.
Dalam kegiatan konsolidasi wilayah DPW PAN yang dihadirinya mewakili DPP, SPK menyampaikan bahwa penguatan struktur partai menjadi fondasi utama yang harus segera diselesaikan. Menurutnya, struktur yang solid akan menentukan efektivitas kerja politik di lapangan.
“Struktur partai segera kita konsultasikan dan kita mantapkan. Ini penting agar seluruh gerak langkah partai lebih terarah dan memiliki kekuatan yang solid sampai ke bawah,” kata SPK kepada sejumlah wartawan, Kamis, 09/04/2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, SPK juga menekankan pentingnya penyiapan kader dan relawan sebagai ujung tombak perjuangan partai. Ia mengingatkan bahwa waktu menuju agenda politik berikutnya relatif singkat, sehingga seluruh elemen partai harus bergerak cepat dan terukur.
“Kita harus siapkan kader-kader dan relawan dari sekarang. Karena dalam waktu yang tidak lama, kita akan mempersiapkan PAN menjadi partai yang meningkat perolehan suaranya,” ujar pensiunan jenderal bintang satu ini.
Lebih lanjut, SPK mengungkapkan PAN menargetkan peningkatan signifikan, termasuk peluang menembus posisi empat besar secara nasional. Target tersebut, menurutnya, realistis apabila didukung dengan kerja nyata dan konsistensi di lapangan.
Untuk itu, ia meminta seluruh kader untuk tidak hanya berfokus pada wacana, tetapi memastikan program-program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Program yang sudah berjalan, kata dia, perlu dipertajam agar dampaknya lebih terasa.
“Program-program itu sudah ada, tapi harus kita pertajam. Kita pastikan sampai ke masyarakat, sampai ke tingkat paling bawah, bahkan hingga ke TPS. Di situlah ukuran keberhasilan kita,” jelasnya.
Dalam konteks daerah pemilihan (dapil) NTT I dan NTT II, SPK juga menyoroti pentingnya memperluas keterwakilan PAN. Jika sebelumnya PAN telah memiliki kursi di Dapil I, kini partai menargetkan tambahan kursi strategis di Dapil II.
“Kalau Dapil I kita sudah ada, sekarang kita dorong agar Dapil II juga bisa kita isi. Ini target yang sedang kita siapkan dengan serius,” kata SPK yang saat ini juga menjabat sebagai Tenaga Ahli Kemenko Pangan RI.
Ia menambahkan bahwa strategi tersebut sejalan dengan semangat utama PAN, yakni “Bantu Rakyat”. Menurutnya, keberpihakan kepada masyarakat harus menjadi identitas utama partai, bukan sekadar slogan.
“Kita harus berada di depan dalam membantu rakyat. Itu harus terlihat dalam kerja nyata kita di lapangan,” tegasnya.
SPK juga menyinggung peran PAN dalam mengawal program-program pemerintah, terutama yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat. Dengan posisi strategis partai di tingkat nasional, ia menilai bahwa kader PAN memiliki tanggung jawab untuk memastikan program tersebut berjalan optimal.
“Program pemerintah yang ada, di mana kita menjadi bagian dari penentu kebijakan, harus kita kawal di bawah. Kita perjelas, kita pertajam, agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Di akhir arahannya, SPK menegaskan bahwa seluruh langkah konsolidasi ini harus segera dijalankan dalam waktu yang relatif singkat. Ia optimistis, dengan struktur yang kuat, kader yang siap, serta program yang tepat sasaran, PAN mampu mencapai target politik yang telah ditetapkan.
“Dalam waktu yang singkat ini, semuanya harus sudah berjalan. Struktur kuat, kader siap, program jalan. Dengan itu, kita yakin PAN bisa menambah kursi strategis dan meningkatkan posisi politiknya,” kata SPK.
Untuk diketahui, Rakorwil DPW PAN se-NTT ini diikuti oleh seluruh Ketua DPD PAN se-NTT, Fraksi PAN se-NTT, serta para kader. Hadir pula Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan, yang juga menjabat sebagai Ketua DPW PAN NTT.
Ahmad Yohan yang mewakili Dapil NTT I terlihat membakar semangat para kader PAN yang hadir. Ia meminta seluruh kader untuk memantapkan struktur organisasi serta membentuk jaringan relawan hingga ke tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh wilayah NTT.(SP)
Penulis : Tim Redaksi










