Kupang,Savanaparadise.com- Produk OSOP (One School One Product) dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui SMKN 3 Kupang turut hadir dan dinikmati dalam kegiatan rapat koordinasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berlangsung di Aula Fernandes, Kantor Gubernur NTT belum lama ini.
Kehadiran produk OSOP tersebut mendapat apresiasi dan testimoni positif dari sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi NTT. Di antaranya datang dari Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT, Ir. Benyamin Nahak, M.T., serta Kepala Dinas ESDM Provinsi NTT, Viktor Manek.
Kedua Kadis ini memberi apresiasi terhadap inovasi yang dilakukan oleh Dapur Flobamora SMKN 3 Kupang yang sudah menghasilkan produk OSOP. Baik Viktor maupun Benyamin Nahak mengatakan menu yang disajikan sangat enak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
” Hari ini kita acarah dengan KPK dan Snack nya disiapkan oleh OSOP dari Tim nya Pak Kadis Pendidikan dan Kebudayaan NTT (Ambrosius Kodo-red).
Sementara itu Viktor Manek mengatakan OSOP yang digagas oleh Gubernur dan Wakil Gubernur NTT ditingkat satuan Pendidikan SMA/SMK. Baginya program tersebut merupakan modal awal bagi pada lulusan SMK untuk berwirausaha.
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambrosius Kodo mengatakan apresiasi tersebut menjadi motivasi bagi pihak sekolah untuk terus menghadirkan produk unggulan yang berkualitas, inovatif, dan mampu bersaing.
” Program OSOP tidak hanya menjadi sarana pembelajaran di sekolah, tetapi juga menjadi wadah pengembangan kreativitas, keterampilan, dan jiwa kewirausahaan peserta didik. Melalui program ini, sekolah didorong menghasilkan produk khas yang memiliki nilai ekonomi sekaligus mencerminkan potensi lokal daerah, ” jelasnya.
Ia mengatakan partisipasi SMKN 3 Kupang dalam kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa produk hasil karya siswa mampu tampil dalam forum resmi pemerintahan dan mendapat pengakuan dari berbagai pihak.
Hal ini kata Ambrosius memperkuat komitmen sekolah dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi yang berorientasi pada dunia usaha dan industri.***
Penulis : Tim Redaksi (DD)










