Jelang Kunjungan Jokowi, Hotel dan Homestay di Ende Full Booking

- Penulis

Kamis, 26 Mei 2022 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hotel Berlian yang terletak di Jalan Kelimutu, Kabupaten Ende (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Hotel Berlian yang terletak di Jalan Kelimutu, Kabupaten Ende (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Ende, Savanaparadise.com,- Menjelang kunjungan Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo di Kabupaten Ende pada tanggal 1 Juni 2022 hampir semua Hotel dan Homestay di Kota Ende full booking (pemesanan penuh).

Informasi ini baru diketahui setelah media Savanaparadise.com menyambangi beberapa Hotel dan Homestay yang ada di Kota Ende, Kamis (26/05/22).

Dari informasi yang diberikan oleh pemilik Hotel dan Homestay maupun Resepsionisnya, hampir semua Hotel dan Homestay di Kota Ende sudah di booking dari tanggal 30 Mei hingga 2 Juni.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini seperti yang disampaikan oleh salah satu Resepsionis Hotel Berlian, Ferdinandus H Pani. Ferdin mengatakan berdasarkan hasil rapat dengan BPIP pekan lalu di Kantor Bupati, semua Hotel di booking oleh BPIP.

Baca Juga :  Piala Bupati U-17 di Ende, SMANSA Wolowaru Libas St Petrus Dengan Skor Telak 3 - 1

“Untuk kami di sini (Hotel Berlian) karena BPIP belum memberikan kepastian, untuk sementara waktu sudah di booking juga oleh yang lain”, tukas Ferdin.

“Nanti kalau BPIP sudah benar-benar mengambil keputusan untuk booking, maka kita serahkan sepenuhnya kepada BPIP”, ujar Ferdin.

Tak hanya Hotel Berlian, ternyata informasi yang disampaikan oleh Ferdin benar adanya. Itu diketahui setelah media ini menyambangi beberapa Hotel diseputaran jalan Kelimutu pun mengatakan hal yang sama bahwa Hotel mereka pun sudah di booking oleh BPIP.

Akibatnya, banyak tamu dari luar daerah Kabupaten Ende, bahkan Jakarta mengelukan karena kesulitan mendapatkan tempat penginapan.

Baca Juga :  Usai di laporkan Istri Bupati Ende ,Ketua PMKRI Ende : Resiko Jadi Aktivis adalah keteguhan prinsip 

“Karena mungkin dari jauh hari kita belum booking hotel makanya sekarang hotel disekitaran lapangan pancasila sudah penuh”, kata Galut yang merupakan Fendor Biro Pers Kepresidenan.

Galut mengaku, sejak tiba di Ende dari Jakarta pukul 09.00 hingga pukul 13.14 menit dirinya bersama temannya belum menemukan tempat penginapan.

“Makanya hingga sekarang kita susa cari Hotelnya”, kelu Galut saat jumpa di Hotel Flores.

Disitupun semua kamar sudah terisi alias di booking.

“Jumlah kami sebanyak 14 orang dari Jakarta dan akan berada di Ende hingga tanggal 2 Juni”, kata Galut sambil pamitan untuk mencari Hotel di tempat lain.

Penulis: Chen Rasi

Editor: Yuven Abi

Berita Terkait

Ambrosius Kodo Tekankan Disiplin dan Optimalisasi PAD dalam Apel Virtual WFA Dinas PK NTT
Perkumpulan Peduli Kasih Prihatin Atas Kasus Pencabulan Anak Di Bawah Umur Oleh Tiga Pria di Ende
Sidang Penyelesaian Sengketa informasi Muchtar Djafar Adam & BPN Manggarai Barat Digelar,Pemohon Cabut Sengketa Secara Resmi
KPID NTT Dorong TVRI Perluas Jangkauan Siaran Piala Dunia
Polres Ende Gelar Open Turnamen Fustal Antar Club
Kasus Pencabulan di Ende Marak Terjadi; Terdata Tahun 2026 Sebanyak 9 Kasus
BI Rate Naik, Bank NTT Pastikan Bunga Kredit UMKM dan KUR Tetap Aman
Tiga Pria di Ende Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Kini Diamankan Polisi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:40 WIB

Ambrosius Kodo Tekankan Disiplin dan Optimalisasi PAD dalam Apel Virtual WFA Dinas PK NTT

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:37 WIB

Perkumpulan Peduli Kasih Prihatin Atas Kasus Pencabulan Anak Di Bawah Umur Oleh Tiga Pria di Ende

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:10 WIB

Sidang Penyelesaian Sengketa informasi Muchtar Djafar Adam & BPN Manggarai Barat Digelar,Pemohon Cabut Sengketa Secara Resmi

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:21 WIB

Polres Ende Gelar Open Turnamen Fustal Antar Club

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:45 WIB

Kasus Pencabulan di Ende Marak Terjadi; Terdata Tahun 2026 Sebanyak 9 Kasus

Berita Terbaru