Audiens Dengan Kejaksaan, GMNI Pertanyakan Perkembangan Pulbaket Dugaan Pungli Dana Bos, Begini Tanggapan Kejari Ende

- Penulis

Jumat, 21 Mei 2021 - 05:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ende, Savanaparadise.com,- Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Ende melakukan audiens dengan Kejaksaan Negeri Ende. Disaat audiens GMNI pertanyakan sejauh mana perkembangan proses Pulbaket yang dilakukan oleh Kejari Ende atas dugaan pungli dana bos di dinas P dan K Kabupaten Ende.

Ketua GMNI Cabang Ende, Marianus Yanto Woda kepada wartawan mengatakan, hari ini GMNI Cabang Ende melakukan audiens dengan Kejaksaan Negeri Ende terkait persolan dugaan pungli dana bos di Dinas P dan K Kabupaten Ende.

Menurutnya terkait substansi persoalan dana bos, GMNI Ende sudah sampaikan kepada pihak kejaksaan pada saat audiens.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk substansi-substansi persolan dana bos kita sudah sampaikan tadi dan kita komit tetap mengkawal proses ini”, jelas Ketua GMNI Ende ini yang akrab disapa Yanto, saat diwawancara usai audiens dihalaman Kejari Ende, Kamis, (20/5/21).

Baca Juga :  Rayakan HUT ke-72, GMNI Sedaratan Flores Gelar Napak Tilas Bung Karno di Ende

Yanto menegaskan terkait persolan ini, GMNI mendesak agar Kejari Ende menginformasikan kepada publik sejauh mana perkembangan proses pulbaketnya agar tidak menimbulkan opini-opini liar ditengah masyarakat.

“Dan poin ini kita tuangkan dalam bentuk pernyataan sikap yang sudah kita serahkan ke pihak kejaksaan Ende”, ungkap Yanto.

“Tadi juga sempat disampaikan oleh pihak kejaksaan bahwa mereka belum sampai pada titik kesimpulan karena masih proses pulbaket”, terang Yanto.

Mengenai persoalan ini, pihak Kejaksaan Negeri Ende, melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Muhammad Fakhry, ketika ditemui diruang kerjanya mengatakan kedatangan GMNI Cabang Ende adalah mempertanyakan sejauh mana perkembangan proses pulbaket yang dilaksanakan oleh kejaksaan Negeri Ende.

Baca Juga :  Festival Daun Lontar Ende Lio Ajang Lestarikan Tradisi Anyaman Yang Bernilai Ekonomis

Muhammad Fakhry menjelaskan sejauh ini proses pulbaket masih berlangsung jadi kita belum sampai pada kesimpulan tentang masalah ini seperti apa.

“Untuk hasilnya kita belum bisa sampaikan karena sekarang sementara masih pengumpulan bahan dan keterangan”, jelas Muhammad Fakhry.

Lebih lanjut Muhammad Fakhry mengatakan kita akan panggil pihak-pihak lain untuk kita wawancara dan minta keterangan Agar persoalan ini bisa terang benderang.

“Kita minta agar rekan-rekan berikan waktu lagi kepada kami untuk menyelesaikan pulbaket ini”, kata Muhammad Fakhry.

Penulis: Chen Rasi

Berita Terkait

Pendapatan 4 Unit Videotron di Ende Baru Capai 3 Juta Lebih
Cipayung Plus Menduga Adanya Intimidasi Dibalik Kehadiran Camat Enteng dan Sat Pol PP di Margasiswa PMKRI, Begini Penjelasan Camat
Buruknya Infrastruktur Jalan, Seorang Ibu Hamil di Ende Dibopong Jalan Kaki Selama Tiga Jam dan Melahirkan di Kampung Tetangga
Seruan Moral Seorang Anak Pedagang Kecil di Ndao Ende Saat Demo: Jangan Rampas Hak Kami
Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP
450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung
Cipayung Ende Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Kematian Adik Edwin dan Kemanusian
GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 13:17 WIB

Pendapatan 4 Unit Videotron di Ende Baru Capai 3 Juta Lebih

Senin, 13 April 2026 - 21:11 WIB

Cipayung Plus Menduga Adanya Intimidasi Dibalik Kehadiran Camat Enteng dan Sat Pol PP di Margasiswa PMKRI, Begini Penjelasan Camat

Minggu, 12 April 2026 - 21:57 WIB

Buruknya Infrastruktur Jalan, Seorang Ibu Hamil di Ende Dibopong Jalan Kaki Selama Tiga Jam dan Melahirkan di Kampung Tetangga

Sabtu, 11 April 2026 - 12:42 WIB

Seruan Moral Seorang Anak Pedagang Kecil di Ndao Ende Saat Demo: Jangan Rampas Hak Kami

Rabu, 8 April 2026 - 21:02 WIB

Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP

Berita Terbaru