Tak Ada Titik Terang, GMNI Dan Armet Akan Bawa Persoalan PTT Di TTU Ke PTUN

- Penulis

Kamis, 21 April 2022 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kefamenanu, Savana paradise.com,_ Persoalan panjang kisruh Pegawai Tidak Tetap (PTT) di kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) hingga hari ini belum menemui titik terang.

Setelah beberapa kali berjuang bersama organisasi Kemahasiswaan baik dari GMNI maupun PMKRI, forum Aliansi Rakyat Menggugat (Armet), yang terdiri dari kumpulan para calon PTT yang merasa dirugikan karena proses perekrutan yang inprosedural akhirnya mengambil sikap untuk melanjutkan persoalan ini ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN).

Gilbertus Taena, salah satu senior PMKRI cabang Kefamenanu, yang sudah sejak awal berjuang bersama anggota forum Armet untuk mendapatkan keadilan bagi para calon PTT ini dengan tegas mengatakan, Bupati TTU, Drs. Djuandi David dan wakil Bupati Eusabius Binsasi seolah tidak peduli dengan nasib rakyatnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam orasi-orasi yang disampaikan saat menggelar aksi demonstrasi di pintu masuk kantor Bupati TTU, Gilbert menyampaikan bahwa Bupati TTU, Drs. Djuandi David telah melakukan penipuan terhadap rakyatnya sendiri, karena dalam pertemuan yang digelar beberapa waktu lalu antara perwakilan forum Armet bersama Pemerintah Daerah (Pemda) TTU, Bupati Djuandi David telah berjanji untuk memberikan penjelasan terkait proses evaluasi yang sudah dilakukan terkait beberapa kejanggalan yang ditemukan dan disampaikan oleh perwakilan forum Armet.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Bantah Kliennya Terima Komisi dan Adanya Praktek Prostitusi Online di Kos Kosan Milik Kliennya

“Teman-teman media tolong tulis. Kami masyarakat pencari keadilan yang tergabung dalam forum Armet bersama GMNI, kami nyatakan bahwa Pak Bupati tipu rakyat” ungkap Tus, sapaan akrab Gilbertus Taena dalam orasinya.

Saat ditanyai wartawan, usai melakukan tatap muka bersama wakil Bupati Eusabius Binsasi, Tus mengungkapkan, jawaban yang diberikan oleh Pemda melalui wakil Bupati Eusabius Binsasi bukanlah sebuah jawaban yang pro rakyat.

“Yang kami minta adalah, apa solusi yang sudah Pemda dapatkan untuk mengatasi persoalan yang sudah diajukan para calon PTT ini. Bukan memberi ceramah yang bersifat retorika belaka” kata Tus.

“Saya minta agar Pemerintah jangan beralibi untuk menutupi kesalahan. Mengakui kekhilafan itu penting” sambungnya.

Sementara itu, ketua GMNI cabang Kefamenanu, Francis Ratrigis juga menyesalkan sikap Pemda yang tidak bisa memberikan jawaban yang pasti terhadap persoalan-persoalan dan kejanggalan-kejanggalan yang disampaikan oleh Armet.

Baca Juga :  Mendagri Tito Karnavian Kunjungi Korban Gempa Flores di Ende, Prioritaskan Evakuasi dan Tolong Korban

Atas penjelasan yang tidak memuaskan dalam pertemuan bersama wakil Bupati Eusabius Binsasi, Francis menuturkan Ia bersama para calon PTT yang berjuang mencari keadilan akan mengambil langkah hukum dengan mengajukan gugatan ke PTUN.

“Saya dan teman-teman sudah berkoordinasi dengan Kuasa hukum, dan dalam satu atau dua hari ke depan kita akan mendaftarkan gugatan ke PTUN agar kita dapat membuktikan siapa yang salah dan benar dalam proses ini” kata Francis.

Menanggapi ancaman GMNI bersama forum Armet ini, wakil Bupati Eusabius Binsasi dengan dingin mempersilahkan GMNI bersama Armet untuk menempuh jalur hukum tersebut.

“Saya persilahkan teman-teman Armet bersama GMNI untuk menempuh jalur hukum. Itu adalah hak setiap warga negara yang dilindungi Undang-undang, dan kami dari pihak pemerintah daerah tentu menghargai langkah hukum yang hendak ditempuh” pungkas Eusabius.

Penulis : Yuven Abi
Editor : Chen Rasi

Berita Terkait

BNPB Minta Pemkab Ende Perhatikan Korban Gempa Flores di Tenda Pengungsian
PDI Perjuangan Salurkan Air Bersih Bagi Korban Bencana Gempa Flores di Ende 
Tiba di Ende, Kepala BNPB Sebut Beredarnya Informasi Akan Ada Gempa Susulan Lebih Besar Dari M7,7 Adalah Hoaks
BPBD Bali Serahkan Bantuan di Posko Bencana Ende; Kirim Tim Medis Bantu Korban Terdampak Gempa Flores
SPPG di Ende Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Gempa Flores
Bawa Misi Kemanusian, DPC PDIP Ende Serahkan Bantuan Korban Bencana Gempa Flores
Gempa Guncang Flores; Sebanyak 1115 Rumah Penduduk di Ende Rusak, 3.666 Jiwa Mengungsi, 2 Orang Meninggal Dunia
Mendagri Tito Karnavian Kunjungi Korban Gempa Flores di Ende, Prioritaskan Evakuasi dan Tolong Korban
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:43 WIB

BNPB Minta Pemkab Ende Perhatikan Korban Gempa Flores di Tenda Pengungsian

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:43 WIB

PDI Perjuangan Salurkan Air Bersih Bagi Korban Bencana Gempa Flores di Ende 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:22 WIB

Tiba di Ende, Kepala BNPB Sebut Beredarnya Informasi Akan Ada Gempa Susulan Lebih Besar Dari M7,7 Adalah Hoaks

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:14 WIB

SPPG di Ende Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Gempa Flores

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:11 WIB

Bawa Misi Kemanusian, DPC PDIP Ende Serahkan Bantuan Korban Bencana Gempa Flores

Berita Terbaru

Ekonomi Bisnis

Rekor MURI Pecah, 220 Ribu Siswa NTT Serentak Menabung di Bank NTT

Rabu, 19 Agu 2026 - 20:46 WIB