Rusak Parah, Guru dan Siswa di Sabu Raijua Gotong Royong Bangun Jalan Alternatif

- Penulis

Rabu, 1 Maret 2023 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guru dan Siswa SMP Satu Atap Teriwu Gotong Royong Bangun Jalan Alternatif (Foto: Dule Dubu/Savanaparadise.com)

Guru dan Siswa SMP Satu Atap Teriwu Gotong Royong Bangun Jalan Alternatif (Foto: Dule Dubu/Savanaparadise.com)

Menia,Savanaparadise.com,- Akses jalan menuju Sekolah Menengah Pertama Satu Atap ( Sarapan) Teriwu rusak parah. Dampak dari kerusakan itu menghambat para pelintas jalan yang hendak melewati jalur jalan tersebut.

Mereka mengeluh akan kondisi jalan itu yang luput dari perhatian pemerintah. Padahal jalur jalan ini selain digunakan oleh para siswa dan guru di SMP Satu Atap Teriwu, jalur jalan yang sama ini juga merupakan jalur penghubung tiga kecamatan yakni, kecamatan Sabu Liae, Sabu Barat, dan kecamatan Hawu Mehara.

Prihatin dengan kondisi jalan yang sangat licin dan membahayakan keselamatan bagi pengguna jalan inilah yang membangkitkan nurani para guru dan siswa SMP Teriwu untuk bergotong royong membangun jalur alternatif agar bisa diakses oleh para pengguna jalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sangat sulit menuju sekolah dan pulang sekolah, Tidak sedikit yg jatuh karena jalannya licin dan berlumpur, apa lagi di musim hujan begini”, tutur Sammy Raja Lawa salah satu Guru di SMP Satap Teriwu kepada wartawan, Senin (28/02/2023).

Baca Juga :  Bupati Badeoda Lantik Gabriel Dala Jadi Sekda Ende; Minta Benahi Birokrasi Berbelit-Belit

Lebih lanjut Sammy menuturkan kondisi jalan yang sulit di lewati inilah yang membuat dirinya dan teman-teman guru lainnya berinisiatif membuat jalur alternative untuk pejalan kaki dan pengendara roda dua dengan material dan peralatan seadanya.

Ia pun berharap perlu ada perhatian serius dari pemerintah untuk segera memperbaiki demi keselamatan dan kenyamanan para pengguna jalan.

“Semangat pertama negara membuka jalan adalah membuka isolasi agar arus transportasi antar daerah yang satu dan yang lainnya bisa lancar dengan demikian aktifitas sosial dan ekonomi juga ikut lancar”, pungkas Sammy.

Selain itu, tambah dia, disamping memperlancar aktifitas sosial dan ekonomi semangat keduanya adalah harus memberikan rasa nyaman dan aman bagi para pengguna jalan apalagi bagi genarasi penerus bangsa (siswa/siswi-red) yang hendak menuntut ilmu.

“Kita membuka jalur alternatif ini selain aktifitas sosial dan ekonomi bisa lancar, jalur alternatif ini juga dapat mencegah terjadinya kecelekaan”, tutup Sammy.

Sementara, Cahaya Dayon Ruben salah satu siswa kelas 8 yg ditemui media mengatakan perlu kesabaran untuk bisa sampai di sekolah.

Baca Juga :  Terima 7 M Dari Dana Banpres, Dinas PK Ende Gunakan Untuk Pengadaan Tenda Darurat di 227 Sekolah 

“ Jalannya rusak parah, Tapi mau bagaimana lagi, tidak ada jalan lain selain di sini”, ujar Ruben.

PJ. Kepala Desa Teriwu Hermanus Rede Dida ketika dikonfirmasi media ini lewat whatshap juga mengharapkan agar perlu adanya perhatian serius dari pemerintah.

“Saya berterima kasih kalau ada media yang bantu mengangkat masalah-masalah yg dihadapi oleh kami, apa lagi jalan ini satu-satunya jalan penghubung antar 3 kecamatan. Disamping itu Guru dan siswa sangat susah kalau musim hujan. Masalah ini juga saya sudah angkat di rapat pamong praja beberapa waktu yang lalu. Lewat media ini suara-suara kecil dari kami bisa di dengar oleh Pemerintah yang lebih tinggi”, tukasnya.

Terpisah, Kadis PU Sabu Raijua Melalui Kepala Bidang Bina Marga Robson Taga saat dikonfirmasi media ini mengatakan bahwa jalan tersebut akan segera diperbaiki di tahun 2023.

“Anggarannya sudah ada dan sementara di tender, bulan depan sudah mulai bangun fisiknya,” ucap Robson

Penulis: Dule Dubu

Berita Terkait

Bupati Badeoda Lantik Gabriel Dala Jadi Sekda Ende; Minta Benahi Birokrasi Berbelit-Belit
Kunjungi Ende, Wamen PU Instruksikan Percepatan Tanggap Darurat Infrastruktur Air Minum Perumda Tirta Kelimutu
Datangi Kantor DPRD dan Bupati Ende; Puluhan Kades Tergabung Dalam APDESI dan PPDI Sampaikan 8 Poin Tuntutan
Sempat Dikabarkan Batal Dibagikan ke KPM; 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Disalurkan Secara Manual
754 Ton Beras Rawan Pangan Di Ende Gagal Salur, Ansel Kaise : Pemkab Segera Koordinasi Dengan Bapanas
Ratusan Unit Kendaraan Dinas Milik Pemkab Ende Tunggak Pajak
VBL Bawa Pesan Persatuan dan Solidaritas dalam Sosialisasi 4 Pilar di Sumba Tengah
Sambut Harlantas Bhayangkara Ke-71, Satlantas Polres Ende Bagikan Sembako Kepada Pengemudi Ojek dan Warga Kurang Mampu
Berita ini 13 kali dibaca