Puluhan Anak-anak Taman Baca Illa One Nua di Ende Gotong Royong Bersihkan Gua Maria Lianasi

- Penulis

Jumat, 18 Juni 2021 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ende, Savanaparadise.com,- Anak-anak yang tergabung dalam Taman Baca Illa One Nua (TB ION) bergotong royong membersihkan lingkungan disekitar Gua Maria Lianasi Detupau, Desa Lika Naka, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, Jumat, (18/6/21) Sore.

Gotong royong itu dilakukan oleh anak-anak sebagai perwujudan rasa cinta terhadap lingkungan.

Penggagas sekaligus pendiri TB ION, Vichar Laka kepada wartawan mengatakan Anak-anak begitu antusias mengikuti kegiatan Jumat bersih yang sering diselenggarakan oleh TB ION.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kegiatan ini sebagai bentuk untuk memupuk semangat Anak-anak sebagai generasi bahwa penting menjaga lingkungan alam disekitarnya.

“Nah, untuk itu semangat mereka harus terus dipupuk sejak dini”, ujar pria yang sering disapa Vichar ini.

Pentolan aktivis GMNI ini menambakan kegiatan seperti ini bukan kali pertama yang dilakukan oleh Anak-anak TB ION, bahkan sudah menjadi rutinitas bagi Anak-anak.

“Memang awal mulanya agak sulit mendidik, mengarahkan, serta membina mental mereka yang identik dengan usia bermain, akan tetapi karena ada panggilan moral dan tidak putus asa akhir secara perlahan-lahan mereka begitu aktif  dalam setiap kegiatan yang diprogramkan oleh TB ION”, tutur Vichar.

Baca Juga :  270 orang Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Ende Siap Melakukan Pendataan Usai Dibekali Pelatihan

Vichar menjelaskan tujuan terbentuknya TB ION Detupau yakni ingin membimbing anak-anak agar mencintai budaya literasi lewat membaca dan menulis sejak dini.

“Anak-anak dibimbing ke hal-hal yang bersifat edukatif setelah 6 Jam menerima pelajaran di Sekolah, karena itu saya memanfaatkan sisa waktu di sore harinya untuk membimbing mereka lewat rekreasi, permainan, maupun latihan membaca dan menulis di alam bebas”, kata Vichar.

Sementara, Helmin (7) menuturkan dirinya senang dan bahagia bergabung di Taman Baca Illa One Nua karena memiliki banyak teman.

“Kami sering rekreasi, baca buku, dan belajar menulis yang diajarkan pak Vikhar”, tutupnya.

Untuk diketahui, Perpustakaan Mini Taman Baca Illa One Nua berdiri sejak tahun 2015. Gagasan ini muncul termotivasi ingin membangun budaya cinta literasi lewat membaca dan menulis kepada Anak-anak sejak dini.

Baca Juga :  Perkumpulan Peduli Kasih Prihatin Atas Kasus Pencabulan Anak Di Bawah Umur Oleh Tiga Pria di Ende

TB ION biasanya melakukan aktifitasnya pada sore hari dengan memanfaatkan waktu satu jam bersama generasi sejak dini. Dan saat ini Anak-anak yang tergabung dalam TB ION sebanyak 30 Orang.

Nama Taman Baca “Illa One Nua” sendiri mengandung arti, “Illa” artinya “Lampu”, “One” artinya “Tengah”, dan “Nua” artinya “Kampung”. Sehingga “Illa One Nua” memiliki arti “Lampu yang Menyala di Tengah Kampung”.

Ternyata nama “Illa One Nua” bukan sekedar nama tanpa makna, melainkan nama itu diberi sesuai letak lokasi rumah Taman Baca Illa One Nua yang persis berada ditengah-tengah kampung, Dusun Detupau, Desa Lika Naka.

Tentunya sebagai harapannya agar TB ION menjadi promotor dan penggerak dalam membentuk budaya literasi bagi generasi sejak dini sesuai namanya yaitu, lampu yang mampu menerangi setiap sudut-sudut kampung yang belum terjamah oleh budaya literasi.

Penulis: Chen Rasi

Berita Terkait

13 Petugas Sensus Alami Muntah-Muntah Hingga Dilarikan ke RSUD Ende Saat Ikut Pelatihan
270 orang Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Ende Siap Melakukan Pendataan Usai Dibekali Pelatihan
Perkumpulan Peduli Kasih Prihatin Atas Kasus Pencabulan Anak Di Bawah Umur Oleh Tiga Pria di Ende
Polres Ende Gelar Open Turnamen Fustal Antar Club
Kasus Pencabulan di Ende Marak Terjadi; Terdata Tahun 2026 Sebanyak 9 Kasus
Tiga Pria di Ende Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Kini Diamankan Polisi
Kesbangpolda Ende Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan Bagi Partai Politik
Sebanyak 587 Lansia Jalani Operasi Katarak di Ende, Gubernur Melki Minta Doa Restu Dari Para Lansia Agar Sukses Bangun NTT
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:04 WIB

13 Petugas Sensus Alami Muntah-Muntah Hingga Dilarikan ke RSUD Ende Saat Ikut Pelatihan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:13 WIB

270 orang Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Ende Siap Melakukan Pendataan Usai Dibekali Pelatihan

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:21 WIB

Polres Ende Gelar Open Turnamen Fustal Antar Club

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:45 WIB

Kasus Pencabulan di Ende Marak Terjadi; Terdata Tahun 2026 Sebanyak 9 Kasus

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:24 WIB

Tiga Pria di Ende Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Kini Diamankan Polisi

Berita Terbaru