Politisi PDIP Minta Gubernur NTT Telepon Presiden Untuk Selesaikan 9.000 P3K Seperti Klaim Waktu Pilgub

- Penulis

Senin, 2 Maret 2026 - 22:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Politisi PDI Perjuangan (PDIP) NTT, Nelson Matara, meminta Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, segera mengambil langkah komunikasi politik dengan pemerintah pusat guna mencari solusi atas nasib 9.000 ASN P3K.

“Karena begini, Gubernur ini kan jabatan politik. Dia salah satunya adalah tim pemenangan Prabowo-Gibran. Itu artinya dengan pendekatan politik, dia bisa lakukan itu. Kita serahkan kepada Pak Gubernur,” kata Nelson Matara yang juga anggota DPRD NTT kepada wartawan, Senin, 02/03/2026).

Pernyataan Nelson merujuk pada pernyataan Melki Laka Lena saat kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT tahun 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekarang kita tunggu Pak Gubernur punya telepon. Tidak apa-apa. Karena dalam debat beliau mengatakan punya banyak teman di Jakarta,” ujar Nelson.

Baca Juga :  Dasar Hukumnya Keliru!” Pakar Undana Bongkar Kajian Umbu Rudi Soal Sekda Ngada

Ia menegaskan bahwa janji politik yang pernah disampaikan saat kampanye perlu direalisasikan.

“Yang dulu Pak Gubernur janji politik kepada rakyat, beliau bilang akan telepon. Ya kami tunggu itu telepon Pak Gubernur,” jelasnya.

Ketika ditanya siapa yang harus dihubungi, Nelson mengatakan sesuai pernyataan saat kampanye, Melki Laka Lena mengklaim memiliki jaringan di pusat, termasuk Presiden Prabowo Subianto.

Untuk itu Nelson meminta jaringan tersebut dimanfaatkan guna menyelamatkan 9.000 P3K yang terancam dirumahkan akibat pemberlakuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD).

“Kan Pak Gubernur punya teman-teman di Jakarta, termasuk Presiden. Karena beliau Ketua Tim Pemenangan. Nah, itu,” katanya.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan NTT Imbau Sekolah Bijak Gunakan Media Sosial, Hindari Hoaks dan Pelanggaran Hukum

Menurut Nelson, persoalan ini bukan semata-mata tidak adanya uang di daerah, melainkan adanya pembatasan regulasi.

“Uang di daerah itu ada. Tapi dibatasi oleh undang-undang. Belanja pegawai hanya 30 persen. Itu yang disampaikan Pak Gubernur secara terbuka,” ujarnya.

Meski demikian, Nelson menegaskan masyarakat kini menunggu langkah konkret dari Gubernur NTT agar 9.000 formasi P3K tidak terkatung-katung.

Ia menambahkan DPRD siap berdiskusi bersama pemerintah daerah apabila ada format lain yang ditawarkan untuk pembiayaan P3K tersebut.

“Kalau ada skema alternatif yang sesuai aturan, DPRD siap duduk bersama. Tapi inisiatif tetap ada pada eksekutif,” kata Nelson.

Berita Terkait

Framing “PT. Partai NasDem Indonesia Raya Tbk,DPW NasDem NTT tuntut Majalah Tempo minta maaf secara tertulis 
SPK Panaskan Mesin PAN NTT, Target Kursi Tambahan di Dapil II
Dinas Pendidikan NTT Imbau Sekolah Bijak Gunakan Media Sosial, Hindari Hoaks dan Pelanggaran Hukum
Dinas Pendidikan NTT Imbau Sekolah Bijak Gunakan Media Sosial, Hindari Hoaks dan Pelanggaran Hukum
Gubernur NTT Desak Penindakan Admin Tiktok Lika Liku NTT, Dinilai Resahkan Publik
Gubernur NTT Dorong Transformasi Bank NTT Jadi Perseroda, Perkuat Tata Kelola dan Daya Saing lembaga Keuangan 
Gubernur NTT pangkas program OPD yang tak berdampak.Akademisi Unwira :  Kebijakan yang krisis paradigma Pembangunan,dorong perbaikan design kelembagaan yang stagnan
Bersamaan dengan momentum Dies Natalis Ke-72. GMNI-Kupang lantik Anggota baru angkatan Ke- XXXVI berjumlah 112 Orang
Berita ini 323 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:12 WIB

Framing “PT. Partai NasDem Indonesia Raya Tbk,DPW NasDem NTT tuntut Majalah Tempo minta maaf secara tertulis 

Jumat, 10 April 2026 - 06:59 WIB

SPK Panaskan Mesin PAN NTT, Target Kursi Tambahan di Dapil II

Kamis, 2 April 2026 - 13:03 WIB

Dinas Pendidikan NTT Imbau Sekolah Bijak Gunakan Media Sosial, Hindari Hoaks dan Pelanggaran Hukum

Kamis, 2 April 2026 - 12:33 WIB

Dinas Pendidikan NTT Imbau Sekolah Bijak Gunakan Media Sosial, Hindari Hoaks dan Pelanggaran Hukum

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:09 WIB

Gubernur NTT Desak Penindakan Admin Tiktok Lika Liku NTT, Dinilai Resahkan Publik

Berita Terbaru