Kupang ,Savanaparadise-com Persatuan Alumni (PA) GMNI Nusa Tenggara Timur (NTT) menanam ratusan pohon di kawasan Mata Air Oelneneno, RW 003, Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Sabtu 4/7/2026.Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Konferda II PA GMNI NTT sekaligus bentuk nyata kepedulian alumni GMNI terhadap pelestarian lingkungan dan keberlangsungan sumber mata air.
Aksi penghijauan tersebut diikuti pengurus PA GMNI NTT, alumni GMNI dari berbagai angkatan, kader aktif GMNI serta masyarakat setempat. Selain melakukan penanaman pohon, peserta juga melaksanakan kerja bakti di sekitar kawasan mata air guna menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Ketua PA GMNI NTT, Yoseph Dasi Djawa, mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi nilai-nilai perjuangan GMNI yang diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
” Konferda II bukan hanya menjadi momentum konsolidasi organisasi, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan bahwa alumni GMNI tetap hadir dan berkontribusi bagi daerah. Menanam pohon di kawasan Mata Air Oelneneno adalah investasi jangka panjang untuk menjaga kelestarian sumber air, memperbaiki kualitas lingkungan, serta mewariskan alam yang lebih baik bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Menurut Yoseph menjaga kawasan resapan air merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, seluruh alumni diharapkan terus menjadi pelopor dalam berbagai gerakan sosial dan lingkungan yang memberi manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia Konferda II PA GMNI NTT, Yoppy Lati, menjelaskan bahwa penanaman ratusan pohon menjadi salah satu rangkaian kegiatan menuju Konferda II yang sengaja dikemas tidak hanya sebagai agenda organisasi, tetapi juga sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
” Kami ingin Konferda II PA GMNI NTT tidak hanya dikenang sebagai forum organisasi, tetapi juga sebagai momentum pengabdian. Karena itu, selain jalan santai, kami melaksanakan aksi penanaman ratusan pohon di kawasan Mata Air Oelneneno. Harapan kami, semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan terus menjadi bagian dari karakter alumni GMNI di Nusa Tenggara Timur,” kata Yoppy yang didampingi Sekretaris Panitia, Leonardo AR Waleng dan Dion Fernandez selalu Wakil Sekretaris Panitia.
Ketua RW 003 Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa, Goris Takene, menyampaikan apresiasi atas kepedulian PA GMNI NTT yang memilih Mata Air Oelneneno sebagai lokasi kegiatan penghijauan.
” Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar PA GMNI NTT yang telah menunjukkan kepeduliannya terhadap Mata Air Oelneneno. Kawasan ini merupakan salah satu sumber air yang sangat penting bagi masyarakat. Kami berharap pohon-pohon yang ditanam hari ini dapat terus dirawat bersama sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan dan generasi yang akan datang,” ujarnya.
Selain penanaman pohon, rangkaian kegiatan Konferda II PA GMNI NTT sebelumnya juga diawali dengan jalan santai yang melibatkan alumni GMNI se-NTT sebagai ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat soliditas organisasi.
Selain penanaman pohon dan pembersihan lokasi mata air juga dilakukan pembagian alat tulis bagi anak-anak usia sekolah disekitar lokasi mata air. Tampak wajah bahagia terpancar dari anak-anak usia sekolah ketika menerima bingkisan alat tulis dari pengurus dan anggota PA GMNI NTT.
Penulis : Tim Redaksi










