Korban kekerasan oleh  Dua Anggota DPRD Kab.Kupang Roni Natonis Lapor Polisi,Polda NTT : Pastikan Proses Hukum Berjalan 

- Penulis

Minggu, 22 Juni 2025 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG,Savanaparadise.com – Dua anggota DPRD Kabupaten Kupang dari Partai Gerindra dan Golkar dilaporkan ke Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) atas dugaan tindak pidana penganiyaan terhadap Kepala Bagian Umum dan Keuangan Sekretariat DPRD Kabupaten Kupang, Roni Natonis.

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Kamis sore, 19 Juni 2025, di ruang kerja Ketua DPRD Kabupaten Kupang, saat berlangsung rapat internal.

Laporan polisi atas kasus ini telah diterima oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra, saat dikonfirmasi pada Sabtu, 21 Juni 2025, membenarkan adanya laporan polisi tersebut.

“Iya benar, ada laporan polisi terkait peristiwa tersebut. Polda NTT melalui Dirkrimum Kombes Patar Silalahi sedang melakukan proses lidik guna pengumpulan alat bukti dan barang bukti, dan akan melanjutkan ke tahap penyelidikan dan penyidikan yang menjunjung tinggi keadilan dan kepastian hukum,” ujar Kombes Henry.

Baca Juga :  KY NTT Apresiasi Persidangan Putusan Jonas Salean Berjalan Aman dan Kondusif

Korban Roni Natonis mengungkapkan bahwa insiden bermula saat rapat berlangsung. Anggota DPRD dari Partai Gerindra, Tome Da Costa, tiba-tiba memaki dan melemparkan botol minuman ke arah dada korban.

“Dia bangun dari kursi, langsung tarik saya, memaki-maki, tampar saya, dan bilang, ‘saya kasi mati kamu’,” ungkap Roni kepada wartawan, Sabtu (21/6/2025).

Tak lama berselang, seorang anggota DPRD lainnya dari Partai Golkar, Oktovianus La’a, juga diduga ikut melakukan kekerasan fisik dengan memukul bagian kepala korban.

Akibat penganiayaan tersebut, Roni mengalami luka memar dan pembengkakan di wajah dan sekitar mata. Ia juga mengaku mengalami trauma secara fisik dan psikis, sehingga memilih untuk menempuh jalur hukum.

Baca Juga :  Siswa Jadi Target Kejahatan Digital, UPTD Tekomdik Dinas Pendidikan NTT Dorong Sekolah Lindungi Data Pribadi

“Saya sudah beri keterangan ke penyidik Polda, sudah visum, dan keluarga saya juga tidak terima. Saya akan proses ini sampai tuntas secara hukum,” tegasnya.

Menanggapi laporan tersebut, salah satu terlapor, Tome Da Costa, membantah telah melakukan pemukulan. Ia menyebut insiden itu hanyalah dinamika biasa dalam forum DPRD.

“Di DPRD itu biasa ada dinamika. Saya tidak pukul, hanya ada selisih sedikit. Kemarin kami sudah damai di DPRD. Saya tidak tahu kelanjutannya seperti apa,” ujarnya singkat.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Oktovianus La’a dari Partai Golkar belum berhasil dikonfirmasi.

Polda NTT memastikan bahwa proses hukum akan terus berjalan sesuai prosedur, dengan menjunjung tinggi prinsip keadilan dan profesionalitas penyelidikan.***

Berita Terkait

Ambrosius Kodo Tekankan Disiplin dan Optimalisasi PAD dalam Apel Virtual WFA Dinas PK NTT
Sidang Penyelesaian Sengketa informasi Muchtar Djafar Adam & BPN Manggarai Barat Digelar,Pemohon Cabut Sengketa Secara Resmi
KPID NTT Dorong TVRI Perluas Jangkauan Siaran Piala Dunia
BI Rate Naik, Bank NTT Pastikan Bunga Kredit UMKM dan KUR Tetap Aman
Penerimaan Murid Baru SMA/SMK Se-NTT 2026/2027 Dilaksanakan Secara Online,Kadis P&K NTT Pastikan Berlangsung Transparan & Akuntabel 
Sejumlah Pelajar Di NTT Terindikasi Terpapar Paham Ekstrem Terorisme Via Platform Digital
Pelajar di NTT Terindikasi Paham Terorisme, Kini Jadi Perhatian serius Pemprov.NTT
Simon Petrus Kamlasi Pastikan Program MBG Menjangkau Wilayah 3T di Kabupaten Kupang
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:40 WIB

Ambrosius Kodo Tekankan Disiplin dan Optimalisasi PAD dalam Apel Virtual WFA Dinas PK NTT

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:10 WIB

Sidang Penyelesaian Sengketa informasi Muchtar Djafar Adam & BPN Manggarai Barat Digelar,Pemohon Cabut Sengketa Secara Resmi

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:00 WIB

KPID NTT Dorong TVRI Perluas Jangkauan Siaran Piala Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:44 WIB

BI Rate Naik, Bank NTT Pastikan Bunga Kredit UMKM dan KUR Tetap Aman

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:05 WIB

Penerimaan Murid Baru SMA/SMK Se-NTT 2026/2027 Dilaksanakan Secara Online,Kadis P&K NTT Pastikan Berlangsung Transparan & Akuntabel 

Berita Terbaru