Sukseskan Gerakan Beli NTT, Gubernur NTT Borong Hasil Karya Siswa SMK Bukapiting di Hardiknas 

- Penulis

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang,Savanaparadise.com- Dukungan terhadap pengembangan produk hasil karya siswa kembali ditunjukkan oleh Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena melalui aksi nyata dengan memborong produk OSOP (One School One Product) dari SMK Negeri Bukapiting.

Hal itu dilakukan Melki ketika melakukan kunjungan ke stand-stand SMA/SMK dalam Gebyar SMK dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang berlangsung di alun-alun I.H Doko, Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Sabtu, 02/05/2026.

Adapun produk OSOP yang dibeli Melki adalah Abon ikan tuna, madu, amplang Ikan, amplang ayam serta produk makanan lokal yang sudah diolah menjadi makanan jadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu sejalan dengan slogan Beli NTT yang selalu digaungkan oleh Melki dalam berbagai kesempatan. Bahkan untuk mensukseskan gerakan Beli NTT, Melki mendorong masyarakat dan ASN untuk membeli produk produk UMKM, Produk One School One Product serta produk-produk UMKM.

Baca Juga :  Berbeda Dengan Akademisi, Ketua STN NTT Tegaskan Pelantikan Wajib Persetujuan Gubernur

Langkah tersebut menjadi sinyal kuat Melki serius mendorong sekolah vokasi agar tidak hanya fokus pada pembelajaran di kelas tetapi juga mampu menghasilkan produk yang bernilai ekonomi dan siap bersaing di pasar.

Kepala SMK Negeri Bukapiting, Simon Laumakiling berterimakasih kepada Melki yang berkunjung dan membeli produk OSOP SMK Negeri Bukapiting. Bagi Simon itu adalah penghargaan atas karya-karya siswa.

SMK Negeri Bukapiting kata Simon berbagai produk telah dikembangkan, di antaranya abon ikan tuna “Baulei”, madu, roti abon, hingga olahan lainnya. Khusus untuk abon ikan tuna Baulei, produk tersebut telah memiliki kelengkapan dokumen seperti sertifikat halal, uji BPOM serta analisis kandungan gizi.

” Yang pertama kita harapkan adalah dukungan pemerintah untuk melihat langsung produk-produk siswa. Kami juga berharap ada bantuan dalam pengurusan perizinan seperti sertifikat halal dan pendaftaran merek,” kata Simon.

Baca Juga :  Perkuat peran lembaga penyiaran dalam mendukung pembangunan daerah, Gubernur NTT Bakal Buka Workshop dan Rakerda KPID NTT

Menurut Simon saat ini banyak produk yang dihasilkan oleh siswa namun belum semuanya bisa dipasarkan karena terkendala legalitas.

” Untuk abon ikan tuna Baulei, semua dokumen sudah lengkap, sehingga siap masuk pasar,” jelas Simon.

Sementara itu beberapa produk lain seperti amplang ikan, amplang ayam, kerupuk, serta olahan jagung dan pulut masih dalam proses pengurusan perizinan.

Simon menegaskan kualitas produk harus sejalan dengan kelengkapan dokumen agar bisa diterima di pasar.

” Kalau mau masuk pasar, kualitas dan perizinan harus lengkap. Kalau tidak, pasti ditolak,” kata Simon.

Ia berharap dukungan pemerintah agar fasilitasi perizinan dan pembinaa sehingga produk-produk hasil karya siswa benar-benar mampu bersaing dan menjadi kebanggaan daerah.

” Ini semua hasil kerja peserta didik. Tinggal didorong agar bisa berkembang dan dikenal lebih luas,” kata Simon.

Penulis : Tim Redaksi (DD)

Berita Terkait

UPTD Tekkomdik Luncurkan Peta Pendidikan NTT 2026 untuk Dasar Kebijakan Berbasis Data
Euforia kelulusan SMA/SMK DI NTT Dinilai berlebihan,GMNI Kupang : Pembinaan karakter menjadi tanggungjawab bersama
Tak Bisa Terus Jadi Penerima, SImon Petrus Kamlasi Dorong Perubahan ke Basis Produksi
Momentum Hardiknas, kepala UPTD Tekkomdik Dinas pendidikan NTT persembahkan Buku Peta Satuan pendidikan sebagai basis perumusan kebijakan pendidikan
Gubernur NTT Jadi Inspektur upacara Hardiknas,,Melky-Jhoni Launching Pergub meja belajar 
GMNI Kupang Desak Polda NTT dan Kejaksaan Negeri Manggarai Barat Transparan dalam Penyitaan dan Pelelangan BBM Subsidi Jenis Solar Tahun 2025
Lembaga penyiaran kini Di era tantangan Digital, Gubernur NTT Dorong Isi konten yang mencerdaskan 
Koperasi Merah putih Untuk NTT : Solusi atau Ilusi, Akademisi: Tidak Boleh terjebak Romantisme Koperasi ” Soko Guru Ekonomi Rakyat”
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:50 WIB

UPTD Tekkomdik Luncurkan Peta Pendidikan NTT 2026 untuk Dasar Kebijakan Berbasis Data

Rabu, 6 Mei 2026 - 23:35 WIB

Euforia kelulusan SMA/SMK DI NTT Dinilai berlebihan,GMNI Kupang : Pembinaan karakter menjadi tanggungjawab bersama

Senin, 4 Mei 2026 - 11:05 WIB

Tak Bisa Terus Jadi Penerima, SImon Petrus Kamlasi Dorong Perubahan ke Basis Produksi

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:02 WIB

Sukseskan Gerakan Beli NTT, Gubernur NTT Borong Hasil Karya Siswa SMK Bukapiting di Hardiknas 

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:37 WIB

Momentum Hardiknas, kepala UPTD Tekkomdik Dinas pendidikan NTT persembahkan Buku Peta Satuan pendidikan sebagai basis perumusan kebijakan pendidikan

Berita Terbaru