Siswa Jadi Target Kejahatan Digital, UPTD Tekomdik Dinas Pendidikan NTT Dorong Sekolah Lindungi Data Pribadi

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 09:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang,Savanaparadise.com- Siswa kini bukan lagi sekadar pengguna internet, tetapi juga menjadi target empuk berbagai kejahatan digital. Mulai dari cyberbullying, penipuan online (phishing), hingga penyalahgunaan data pribadi menjadi ancaman nyata yang mengintai dunia pendidikan.

Merespons kondisi tersebut, Komunitas Power Hub Girl menggelar roadshow keamanan digital bagi anak muda yang dirangkaikan dengan deklarasi sekolah peduli privasi data.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala UPTD Telekomunikasi dan Komunikasi Pendidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Martina Hartini Bere, yang hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT.

Dua sekolah di Kota Kupang, yakni SMAN 5 Kupang dan SMKN 6 Kupang, menjadi sampel dalam pelaksanaan kegiatan ini.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Pendidikan tidak hanya menekankan pentingnya literasi digital, tetapi juga mendorong langkah konkret. Salah satunya, meminta sekolah mulai menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) perlindungan data siswa sebagai bentuk tanggung jawab institusi pendidikan di era digital.

Deklarasi sekolah peduli privasi data pun menjadi penegasan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya aman secara fisik, tetapi juga aman di ruang digital.

Dalam sambutannya, Martina Hartini Bere mengingatkan bahwa generasi muda harus menjadi pengguna internet yang cerdas dan bertanggung jawab.

Baca Juga :  Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan, PA GMNI NTT Hijaukan Kawasan Mata Air Oelneneno Jelang Konferda II

“Gunakan internet untuk belajar, berkarya, dan berinovasi. Jangan sampai teknologi justru merugikan diri sendiri. Pikirkan sebelum membagikan sesuatu. Think before you post,” kata Martina, Kamis, 23/04/2026.

Ia menekankan, tanpa kesadaran dan kontrol diri, ruang digital bisa menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda, termasuk generasi emas NTT.

Martina mengatakan didorong siswa tidak hanya memahami bahaya yang mengintai di dunia digital, tetapi juga memiliki kesadaran dan kemampuan untuk melindungi data pribadinya sejak dini.

Penulis : Tim Redaksi

Berita Terkait

Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan, PA GMNI NTT Hijaukan Kawasan Mata Air Oelneneno Jelang Konferda II
Alumni GMNI se-NTT Gelar Jalan Santai dan Bhakti Sosial Jelang Konferda II PA GMNI NTT
Bank NTT Perkuat Sistem Keamanan Digital, Benahi Data Center dan DRC
Gandeng CIRMA, PA GMNI NTT Gelar Penghijauan dan Bagikan Alat Tulis untuk Anak Sekolah Sambut Konferda II*
Menjelang Konferda II ,PA GMNI NTT Gelar Aneka Bakti, Bukti Kontribusi Nyata Bagi Pembangunan Daerah NTT
PERMASA Kupang Kecam Dugaan Percobaan Pemerkosaan Siswi SD di Lobolauw, Dukung Polres Sabu Raijua Usut Tuntas dan Transparan
Ambil Langkah Pencegahan Kekerasan Dilingkungan Sekolah,Asti Laka Lena Kukuhkan Satgas PPKS,SMKN 5 Siap Penguatan Karakter Di MPLS
Upaya Tekan Kasus Kekerasan di Lingkungan pendididikan, Ketua TP PKK Prov.NTTDorong Optimalisasi Guru BK & Satgas PPKS
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:02 WIB

Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan, PA GMNI NTT Hijaukan Kawasan Mata Air Oelneneno Jelang Konferda II

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:13 WIB

Alumni GMNI se-NTT Gelar Jalan Santai dan Bhakti Sosial Jelang Konferda II PA GMNI NTT

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:28 WIB

Bank NTT Perkuat Sistem Keamanan Digital, Benahi Data Center dan DRC

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:53 WIB

Gandeng CIRMA, PA GMNI NTT Gelar Penghijauan dan Bagikan Alat Tulis untuk Anak Sekolah Sambut Konferda II*

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:22 WIB

Menjelang Konferda II ,PA GMNI NTT Gelar Aneka Bakti, Bukti Kontribusi Nyata Bagi Pembangunan Daerah NTT

Berita Terbaru