Gubernur NTT : Persiapan sudah Matang, Tour de EnTeTe Siap Digelar

- Penulis

Jumat, 5 September 2025 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG,Savanaparadise.com-Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan perhelatan Tour de EnTeTe sudah siap digelar. Semua persiapan teknis telah matang dan rute telah dipersiapkan dengan baik.

“Semua persiapan telah berjalan baik dan event ini siap gelar. Persiapan teknis sudah berjalan dengan baik. Mulai hari Minggu, para peserta sudah masuk Kupang,” ujar Melki Laka Lena saat jumpa pers di Gedung Sasando pada Jumat, (5/9/2025).

Melki Laka Lena mengatakan event Tour de EnTeTe ini tercetus waktu penggemblengan di Magelang bagi semua kepala daerah. Tour de EnTeTe kali ini merupakan event pertama yang dilakukan oleh seluruh Pemda di NTT. Keterlibatan semua Pemda dalam event internasional ini dalam rangka memperkenalkan budaya masing-masing daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Peserta juga akan berputar di batas negara Indonesia – Timor Leste. Dari Kupang ke Sumba akan menggunakan kapal laut dan dari Sumba ke Flores akan menggunakan pesawat Hercules. Setiap tempat perhentian akan ada pertunjukan budaya bagi peserta. Untuk kabupaten kepulauan akan ditarik ke Kupang atau fokus di Provinsi yakni Lembata, Alor, Rote Ndao dan Sabu Raijua,” ungkap Melki.

Baca Juga :  Sidang PS Sengketa Tanah Maulafa, Penggugat Tak Bisa Buktikan Batas Lahan

Melki Laka Lena menegaskan, Tour de EnTeTe bukan sekadar perlombaan olahraga. Lebih jauh, ini adalah upaya NTT untuk meneguhkan diri sebagai panggung pariwisata dan budaya dunia.

Melki Laka Lena mengatakan, NTT akan mencatat sejarah baru lewat Tour de EnTeTe 2025, event balap sepeda internasional dengan lintasan terpanjang di Indonesia, mencapai 1.500 kilometer. Ajang ini digelar pada 10–21 September 2025, melintasi tiga pulau besar yakni Timor, Sumba, Flores, serta melibatkan peserta dari 13 negara.

“Kalau daerah lain bisa punya event kelas dunia, mengapa NTT tidak? Maka saya usulkan konsep ini, dan ternyata mendapat dukungan banyak pihak,” jelasnya.

Tour de EnTeTe menghadirkan 10 etape dengan panorama dan tantangan berbeda. Start dimulai dari Kota Kupang, berlanjut ke Timor Tengah Utara, lalu menyusuri perbatasan Indonesia–Timor Leste hingga finis di Atambua, Belu. Pada etape ini, pembalap akan melewati jalur spektakuler di tepi pantai yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

Etape selanjutnya membawa peserta melintasi Soe di Timor Tengah Selatan, kemudian bergeser ke Pulau Sumba dengan dua etape, yakni Tanarara–Waingapu dan Waingapu–Sumba Barat Daya. Setelah itu, rombongan diterbangkan menggunakan pesawat Hercules TNI menuju Flores untuk melanjutkan balapan dari Larantuka, Sikka, Ende, Ruteng, hingga finis di Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Baca Juga :  Euforia kelulusan SMA/SMK DI NTT Dinilai berlebihan,GMNI Kupang : Pembinaan karakter menjadi tanggungjawab bersama

Dengan panjang lintasan mencapai 1.500 km, Tour de EnTeTe 2025 dinobatkan sebagai balap sepeda dengan rute terpanjang di Indonesia.

Bagi Gubernur Melki, ajang ini memiliki empat tujuan besar, yakni, mengerek pariwisata, menggerakkan ekonomi rakyat, mempercepat infrastruktur, dan menampilkan budaya NTT.

Setiap malam, di titik singgah peserta akan digelar pesta rakyat dengan melibatkan UMKM lokal. Produk unggulan seperti kain tenun, makanan khas, dan cinderamata NTT dipastikan hadir. “UMKM harus hidup. Wisatawan dan peserta bisa membeli oleh-oleh khas kita,” tegas Melki.

Sementara Direktur event Tour de EnTeTe, Yanes Eudes Wawa, pada kesempatan yang sama mengatakan semua persiapan sudah clear dan siap masuk dalam titik star.

“Kami telah persiapkan dengan baik dan kami harap ini berjalan lancar dan antusias peserta cukup tinggi. Ada 16 tim kontinental. Ini berarti event ini penting dan yang kita jual adalah panorama. Para pembalap sudah berdatangan untuk warming up. Peserta luar negeri datang dari Jakarta dan Bali,” papar Yanes. (*)

Berita Terkait

Jonas Salean tersandung kasus pengalihan aset tanah ,IMM NTT Dukung penuh PN Kupang pegang teguh putusan yang telah inkracht
KI NTT Komitmen Jamin Hak Masyarakat Peroleh Informasi Publik, Sengketa Djafar Adam Vs BPN Mabar Segera Digelar 
Nilai proses Hukum Jonas Salean Cederai Prinsip Keadilan,IMM NTT akan Gelar Unjuk Rasa di Pengadilan & Kejaksaan Tinggi NTT.
UPTD Tekkomdik Luncurkan Peta Pendidikan NTT 2026 untuk Dasar Kebijakan Berbasis Data
Euforia kelulusan SMA/SMK DI NTT Dinilai berlebihan,GMNI Kupang : Pembinaan karakter menjadi tanggungjawab bersama
Tak Bisa Terus Jadi Penerima, SImon Petrus Kamlasi Dorong Perubahan ke Basis Produksi
Sukseskan Gerakan Beli NTT, Gubernur NTT Borong Hasil Karya Siswa SMK Bukapiting di Hardiknas 
Momentum Hardiknas, kepala UPTD Tekkomdik Dinas pendidikan NTT persembahkan Buku Peta Satuan pendidikan sebagai basis perumusan kebijakan pendidikan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:01 WIB

Jonas Salean tersandung kasus pengalihan aset tanah ,IMM NTT Dukung penuh PN Kupang pegang teguh putusan yang telah inkracht

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:04 WIB

KI NTT Komitmen Jamin Hak Masyarakat Peroleh Informasi Publik, Sengketa Djafar Adam Vs BPN Mabar Segera Digelar 

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:50 WIB

UPTD Tekkomdik Luncurkan Peta Pendidikan NTT 2026 untuk Dasar Kebijakan Berbasis Data

Rabu, 6 Mei 2026 - 23:35 WIB

Euforia kelulusan SMA/SMK DI NTT Dinilai berlebihan,GMNI Kupang : Pembinaan karakter menjadi tanggungjawab bersama

Senin, 4 Mei 2026 - 11:05 WIB

Tak Bisa Terus Jadi Penerima, SImon Petrus Kamlasi Dorong Perubahan ke Basis Produksi

Berita Terbaru