Ende, Savanaparadiss.com,- Fraksi Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ende mengungkap masih ada warga terdampak bencana gempa bumi Flores membutuhkan bantuan dan perhatian pemerintah.
Karena itu, Fraksi Golkar mendorong agar pendataan kerusakan dampak bencana gempa Flores di Kabupaten Ende perlu dilakukan secara menyeluruh dan aturan diperbarui secara berkala.
Menurut Fraksi Golkar, pendataan tidak hanya mencatat kerusakan rumah, tetapi juga fasilitas umum, fasilitas sosial, dan dampak terhadap sumber penghidupan terhadap masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Data yang valid harus menjadi dasar agar bantuan dan pemulihan tepat sasaran, tidak ada warga yang terlewatkan”, kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Ende, Margaretha Sigasare saat menyampaikan pandangan umum Fraksi dalam Rapat Paripurna DPRD Ende dengan agenda Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Ende atas Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD tahun Anggaran 2026, Jumat, (28/8/26).
Atas dasar itu, lanjut Megi Sigasare, Fraksi Golongan Karya dengan tegas mendorong agar bantuan yang masih dalam proses segera dituntaskan dan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan terutama warga yang mengalami kerusakan tempat tinggal atau sumber penghidupan.
“Kami menyadari bahwa penanganan bencana bukan pekerjaan mudah. Karena itu, catatan ini bukan untuk mengurangi apresiasi terhadap kerja pemerintah tetapi sebagai bentuk tanggung jawab bersama agar penanganan pasca bencana semakin cepat, tepat sasaran, dan berkeadilan.
Sebelumnya, Megi Sigasare saat menyampaikan pandangan umum Fraksi Golkar menyampaikan belasungkawa dan duka mendalam kepada korban meninggal dunia dan keluarga yang ditinggalkan atas musibah yang terjadi.
Ia juga menyampaikan simpati dan keprihatinan yang mendalam kepada masyarakat yang rumahnya rusak, kehilangan harta benda, maupun yang sampai saat ini tidur dalam suasana takut dan tidak nyaman.
“Kami juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Ende, serta seluruh jajaran TNI/Polri, tenaga kesehatan, relawan, media cetak elektronik, semua pihak yang telah bergerak cepat membantu sejak terjadi gempa. Namun simpati saja tidak cukup, kami mau menyampaikan catatan bahwa penanganan dampak bencana belum sepenuhnya selesai”, tukasnya.
Karena itu, kata Megi Sigasare, mengingat besarnya kebutuhan pemulihan, sementara kapasitas anggaran daerah terbatas, Fraksi Golkar mendorong penguatan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Pusat agar dukungan sumber daya dan pembiayaan, mempercepat proses pemulihan.
“Meningat gempa susulan masih terjadi, kami menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan kita semua tetap waspada, mengikuti informasi resmi dari pemerintah, BMKG, serta mengutamakan keselamatan diri, keluarga, dan sesama”, himbaunya.
Penulis : Mateus Bheri
Editor : Tim Redaksi










