Kejari Ende Tetapkan Dua Tersangka Kasus Normalisasi Kali dan Bronjonisasi, Ini Pasal Yang Dikenakan

- Penulis

Kamis, 27 Februari 2025 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Ende, Nanda Yoga Rohmana (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Ende, Nanda Yoga Rohmana (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Ende, Savanaparadise.com,- Publik Ende kembali di hebohkan dengan ditetapkan dua tersangka baru, Yohanes Kaki dan Siprianus Lenggoyo oleh Kejaksaan Negeri Ende. Kejari Ende menetapkan keduanya sebagai tersangka pada, 19 Februari 2025.

Keduanya di tetapkan sebagai tersangka dalam kasus pekerjaan proyek normalisasi kali dan bronjonisasi di kali Lowolulu Lokalande, Desa Tou, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Ende pada tahun 2016 silam.

Sebelumnya, kasus ini telah menyeret sejumlah nama termasuk mantan kepala BPBD kabupaten Ende dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan keduanya telah dijatuhi hukuman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasi Intel Kejaksanaan Negeri Ende, Nanda Yoga Rohmana saat ditemui media ini diruang kerjanya, Rabu, (26/02/25) menjelaskan berdasarkan petikan putusan sebelumnya, terdakwa Sariatus Serebritemu sebagai PPK dalam menjalankan kewenangan tidak mengendalikan kegiatan Paket pekerjaan itu.

Baca Juga :  Kenang 10 Tahun Kepergian Ronny So; Sang Pejuang Orang Kecil

Dijelaskan pemilik CV. Bintang Pratama yang semestinya mengerjakan paket itu, namun pada kenyataan pemilik CV. Bintang Pratama, Yohanes Kaki mengadakan subkontrak dengan pihak lain atas nama Cornelis Syukur sebagai pelaksana dari pekerjaan proyek dimaksud.

“Si tersangka Yohanes Kaki tidak melaksanakan tapi yang laksanakan itu si Cornelis Syukur alias Jesi tadi. Dia (Yohanes Kaki) cuman tanda tangan- tanda tangan saja. Pelaksananya Cornelis Syukur”, ungkap Nanda.

Berdasarkan putusan persidangan sebelumnya, lanjut Kasi Intel, kemudian saksi Albert Yani sebagai mantan Kepala BPBD Ende, saksi Sprianus Lenggoyo selaku direktur CV. Maju Bersama, saksi Yohanes Kaki selaku direktur CV. Bintang Pratama, dan saksi Cornelis Syukur alias Jesi selaku pelaksana pekerjaan diputuskan harus mempertanggungjawabkan secara hukum pengelolaan anggaran dalam kegiatan Paket tersebut.

Baca Juga :  Relawan SPPG di Ende; Program MBG Penggerak Ekonomi Masyarakat Lokal Serta Buka Lapangan Kerja

Dalam putusan, kata Nanda, dinyatakan bahwa perbuatan terdakwa bersama-sama dengan saksi-saksi telah menimbulkan kerugian negara atau perekonomian negara sebesar Rp.638 juta.

“Jadi jelas disebutkan di dalam amar putusan itu. Siprianus Lenggoyo dan Yohanes Kaki waktu itu sebagai saksi”, ungkap Nanda.

Setelah nama keduanya disebutkan, terang Nanda, Kejari Ende kemudian mengumpulkan seluruh bahan dan keterangan (Pulbaket) dan lalu menetapkan tersangka pada tanggal 29 Februari 2025.

“Pasal yang di kenakan, Pasal 3 Jo pasal 18 dengan pidana penjara paling cepat 1 (satu) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun”, jelas Nanda. (CR/SP)

Berita Terkait

Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan, PA GMNI NTT Hijaukan Kawasan Mata Air Oelneneno Jelang Konferda II
Orang Muda di Ende Kritik Kebijakan Gubernur Soal Pembatasan Kendaraan Dalam Mengisi BBM Bersubsidi 
Alumni GMNI se-NTT Gelar Jalan Santai dan Bhakti Sosial Jelang Konferda II PA GMNI NTT
Jelang Peresmian TPA Al Amin di Ende, Yayasan Timur Bangkit Peduli Pelopori Khitanan Massal
Jalan Saga – Sokoria Tak Kunjung Diperbaiki, Pemkab Ende Akan Evaluasi PT. SGI
Gandeng CIRMA, PA GMNI NTT Gelar Penghijauan dan Bagikan Alat Tulis untuk Anak Sekolah Sambut Konferda II*
DPRD Ende Nilai PT SGI Belum Maksimal Berkontribusi Untuk Daerah
Songsong HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Ende Gelar Pengobatan Gratis Untuk Masyarakat dan Lansia 
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:02 WIB

Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan, PA GMNI NTT Hijaukan Kawasan Mata Air Oelneneno Jelang Konferda II

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:56 WIB

Orang Muda di Ende Kritik Kebijakan Gubernur Soal Pembatasan Kendaraan Dalam Mengisi BBM Bersubsidi 

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:13 WIB

Alumni GMNI se-NTT Gelar Jalan Santai dan Bhakti Sosial Jelang Konferda II PA GMNI NTT

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:11 WIB

Jelang Peresmian TPA Al Amin di Ende, Yayasan Timur Bangkit Peduli Pelopori Khitanan Massal

Senin, 29 Juni 2026 - 18:42 WIB

Jalan Saga – Sokoria Tak Kunjung Diperbaiki, Pemkab Ende Akan Evaluasi PT. SGI

Berita Terbaru