BPBD Sabu Raijua Tinjau lokasi Banjir dan Longsor di Desa Depe

- Penulis

Sabtu, 19 Maret 2022 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPBD Sabu Raiju, Javid Ndu Ufi, S. Sos didampingi Pj. Kades Depe sedang meninjau lokasi banjir di RT.017/RW.008, Dusun IV, Desa Depe (Foto: Dule Dubu/Savanaparadise.com)

Kepala BPBD Sabu Raiju, Javid Ndu Ufi, S. Sos didampingi Pj. Kades Depe sedang meninjau lokasi banjir di RT.017/RW.008, Dusun IV, Desa Depe (Foto: Dule Dubu/Savanaparadise.com)

Menia, Savanaparadise.com,- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sabu Raijua, Javid Ndu Ufi, S. Sos meninjau lokasi banjir dan tanah longsor, pada Sabtu (19/03/22), di Kecamatan Sabu Barat tepatnya di Desa Depe, RT.017/ RW.008, Dusun IV.

Hali ini dilakukan BPBD Sabu Raijua setelah mendapat laporan dari Pj. Kepala Desa Depe, Alfred Radja S. pd pasca hujan lebat mengguyur Sabu Raijua sejak kemarin.

Dalam kunjungan tersebut, Ndu Ufi mengatakan, bahwa akan berkordinasi dengan Dinas PU untuk melakukan langkah-langkah teknis dan penangan darurat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih Lanjut Ndu Ufi menambahkan bahwa untuk jangka pendek pihaknya akan berkordinasi dengan Dinas PU untuk menurunkan Eksavator.

” Kita turun hari ini merespon apa yg disampaikan oleh Bapak Desa terkait Banjir dan Longsor di Desa Depe dan ini adalah kunjungan ke 2 ke Desa Depe, dari hasil kunjungan ini akan kami sampaikan ke dinas teknis dalam hal ini Dinas PU untuk ditindaklanjuti”, kata Ndu Ufi.

Baca Juga :  DPRD Ende Nilai PT SGI Belum Maksimal Berkontribusi Untuk Daerah

Sementara, PJ. Kepala Desa Depe, Alfret Radja, ketika dimintai tanggapannya oleh media ini menyampaikan terima kasih Kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sabu Raijua yang bergerak cepat merespon persoalan-persoalan yg disampaikan walaupun hanya melalui WhatsApp.

” Atas nama Pemerintah Desa Depe saya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua secara khusus kepada Bapak Kepala BPBD yg telah turun langsung melihat dari dekat Bronjong yg rusak akibat banjir dan longsor”, pungkas Alfret.

Lebih lanjut Alfret menuturkan bahwa kejadian banjir dan longsor di Desa Depe sudah terjadi beberapa kali dan mengancam berbagai fasilitas umum.

” Banjir di Desa Depe ini sudah berulang kali, kalau hujan deras sudah pasti banjir karena kali Depe salah satu kali yg cukup besar karena semua muara air dari sebagian Liae seperti dari Desa Eikare, Teriwu, dan Titinalede muaranya ke Depe. Akibat dari banjir dan longsor ini mengancam fasilitas umum seperti Kantor Desa, Gedung Gereja Ebenhaezer Depe, Jalan raya, Gedung SD GMIT Depe, Area Pertanian, dan Area Pemukiman”, pungkas Kades Muda energik ini.

Baca Juga :  Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka Berkunjung Ke Ende; Warga Ngaku Kecewa Tidak Melihat Langsung Wajah Wapres

Jebolan Aktivis GMNI Kupang ini kembali menuturkan bahwa banjir dan longsor yg mengancam fasilitas umum ini sudah dilaporkan langsung kepada Bupati Sabu Raijua beberapa waktu yang lalu dan dari laporan itu Pemda Sabu Raijua sudah turun langsung meninjau lokasi tersebut.

” Kajadian ini saya sudah laporkan ke Pak Bupati dan Pak Bupati langsung respon dengan turun langsung ke lokasi bersama Bapak Kepala Dinas PU. Dan dari Dinas PU sudah lakukan survei dan pengukuran dan kalau tidak salah proposal terkait masalah bronjong di Desa Depe ini sudah dibawah langsung oleh Pak Bupati ke Balai Wilayah Sungai, sehingga beberapa waktu yg lalu Tim dari balai sudah turun survei dan pengukuran” terang Alfret.

Penulis: Dule Dubu

Editor: Chen Rasi

Berita Terkait

Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan, PA GMNI NTT Hijaukan Kawasan Mata Air Oelneneno Jelang Konferda II
Orang Muda di Ende Kritik Kebijakan Gubernur Soal Pembatasan Kendaraan Dalam Mengisi BBM Bersubsidi 
Alumni GMNI se-NTT Gelar Jalan Santai dan Bhakti Sosial Jelang Konferda II PA GMNI NTT
Jelang Peresmian TPA Al Amin di Ende, Yayasan Timur Bangkit Peduli Pelopori Khitanan Massal
Jalan Saga – Sokoria Tak Kunjung Diperbaiki, Pemkab Ende Akan Evaluasi PT. SGI
Gandeng CIRMA, PA GMNI NTT Gelar Penghijauan dan Bagikan Alat Tulis untuk Anak Sekolah Sambut Konferda II*
DPRD Ende Nilai PT SGI Belum Maksimal Berkontribusi Untuk Daerah
Songsong HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Ende Gelar Pengobatan Gratis Untuk Masyarakat dan Lansia 
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:02 WIB

Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan, PA GMNI NTT Hijaukan Kawasan Mata Air Oelneneno Jelang Konferda II

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:56 WIB

Orang Muda di Ende Kritik Kebijakan Gubernur Soal Pembatasan Kendaraan Dalam Mengisi BBM Bersubsidi 

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:13 WIB

Alumni GMNI se-NTT Gelar Jalan Santai dan Bhakti Sosial Jelang Konferda II PA GMNI NTT

Senin, 29 Juni 2026 - 18:42 WIB

Jalan Saga – Sokoria Tak Kunjung Diperbaiki, Pemkab Ende Akan Evaluasi PT. SGI

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:53 WIB

Gandeng CIRMA, PA GMNI NTT Gelar Penghijauan dan Bagikan Alat Tulis untuk Anak Sekolah Sambut Konferda II*

Berita Terbaru