DPD GMNI NTT Desak Kapolres TTU Segera Usut Tuntas Aksi Premanisme Terhadap Kadernya

- Penulis

Minggu, 21 November 2021 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD GMNI NTT, Marianus Kristanto Haukilo (Foto: Istimewa)

Ketua DPD GMNI NTT, Marianus Kristanto Haukilo (Foto: Istimewa)

Kupang, Savanaparadise.com,– Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Nusa Tenggara Timur (DPD GMNI NTT) mendesak Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Timor Tengah Utara AKBP. Nelson Filipe Diaz Quintas segera mengusut tuntas aksi premanisme terhadap kadernya.

Desakan ini disampaikan Ketua DPD GMNI NTT, Marianus Krisanto Haukilo lewat keterangan tertulis yang diterima redaksi SP, Minggu (21/11/21).

Berdasarkan kronologis yang diurai Marianus peristiwa penganiayaan terhadap kader GMNI Kefamenanu terjadi pada Minggu 21 November 2021, Petang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dimana pada saat itu, GMNI Kefamenanu usai melaksanakan kegiatan Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB).

Baca Juga :  Miliki Bukti Kuat, Margareta Doa Siap Hadapi Perkara di PN Ende, Kuasa Hukumnya; Klien Kami Punya Sertifikat HGB

Akibat dari tindakan penganiayaan tersebut, ungkap Marianus, ada kader GMNI yang mengalami luka pada bagian tubuh dan sejumlah kendaraan yang dirusak oleh sekolompok orang yang diduga preman.

“Ini merupakan bentuk tindakan kriminal dan tidak dibenarkan oleh hukum. Saya mengencam keras tindakan premanisme terhadap kader GMNI dan mendesak Kapolres TTU untuk mengusut tuntas kasus ini”, tegas Marianus.

Karena bagi GMNI, Aksi premanisme apapun bentuknya sangat bertentangan dengan semangat demokrasi sehingga perlu diusut tuntas segera.

Baca Juga :  BI Rate Naik, Bank NTT Pastikan Bunga Kredit UMKM dan KUR Tetap Aman

Apalagi tindakan tidak terpuji ini, manakala GMNI baru saja melaksanakan agenda internal organisasi.

Dengan demikian, kata Marianus, kejadian ini menjadi perhatian bersama kader GMNI seluruh Indonesia, sehingga apabila Kapolres lambat dalam menangani kasus ini, tegasnya, maka DPD GMNI NTT akan menempuh jalur lain secara konstitusional.

“Kita mendesak Kapolres TTU agar secepat mungkin segera mengungkap para pelaku yang terlibat dalam aksi ini. Hal ini sejalan dengan perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada jajaran Kapolda dan Kapolres agar oknum premanisme segera dibersihkan, tangkap dan tuntaskan”, tegasnya. (SP/MKH)

Berita Terkait

Sat Pol PP Amankan Lima Pelaku Prostitusi Online di Ende,; Hasil Medis Satu Orang Positif Hamil
Hibahkan Tanah Bangun SMPN; Bupati Ende Apresiasi Untuk Mosalaki Tanah Nggesa
Potret Infrastruktur Jalan Pantura Ende Cukup Memprihatinkan
Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan, PA GMNI NTT Hijaukan Kawasan Mata Air Oelneneno Jelang Konferda II
Orang Muda di Ende Kritik Kebijakan Gubernur Soal Pembatasan Kendaraan Dalam Mengisi BBM Bersubsidi 
Alumni GMNI se-NTT Gelar Jalan Santai dan Bhakti Sosial Jelang Konferda II PA GMNI NTT
Jelang Peresmian TPA Al Amin di Ende, Yayasan Timur Bangkit Peduli Pelopori Khitanan Massal
Jalan Saga – Sokoria Tak Kunjung Diperbaiki, Pemkab Ende Akan Evaluasi PT. SGI
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:18 WIB

Sat Pol PP Amankan Lima Pelaku Prostitusi Online di Ende,; Hasil Medis Satu Orang Positif Hamil

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:36 WIB

Hibahkan Tanah Bangun SMPN; Bupati Ende Apresiasi Untuk Mosalaki Tanah Nggesa

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:16 WIB

Potret Infrastruktur Jalan Pantura Ende Cukup Memprihatinkan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:02 WIB

Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan, PA GMNI NTT Hijaukan Kawasan Mata Air Oelneneno Jelang Konferda II

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:56 WIB

Orang Muda di Ende Kritik Kebijakan Gubernur Soal Pembatasan Kendaraan Dalam Mengisi BBM Bersubsidi 

Berita Terbaru