Kesal Dengan Kinerja Kades, Warga Desa Sunsea TTU Segel Kantor Desa

Kefamenanu, Savanaparadise.com,_ Sejumlah warga masyarakat Desa Sunsea, kecamatan Naibenu, kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada selasa (4/5/2021) menyegel kantor desa wilayah tersebut.

Penyegelan yang dikawal ketat aparat kepolisian daru polsek Miomaffo Timur ini, dilakukan lantaran warga merasa kesal dengan kepala desa Lusianus L.T. Oematan yang diduga tidak transparan dan terkesan bekerja sendiri tanpa membangun komunikasi yang baik terutama dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Bacaan Lainnya

Ketua BPD desa Sunsea, Petrus Eko kepada wartawan mengungkapkan, penyegelan kantor desa dilakukan karena masyarakat bersama BPD tidak setuju dengan kinerja kepala desa.

“Kita lakukan penyegelan ini karena sejak tahun 2016 hingga saat ini kepala desa tidak pernah menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada masyarakat melalui BPD” ungkap Petrus.

Petrus mengatakan bahwa selama ini BPD sudah beberapa kali meminta kepala desa untuk menyampaikan dokumen-dokumen pertanggungjawaban itu namun sang kades tidak pernah menghiraukan apa yang diminta oleh BPD.

“Kita sudah meminta berulang-ulang, baik secara lisan maupun tertulis kepada kepala desa untuk menggelar pertemuan bersama, agar kepala desa bisa menyampaikan ke kita laporan pertanggungjawaban atas kinerjanya selama ini, namun kepala desa malas tahu dan selalu menghindar” cerita Petrus.

“Karena sudah berulang-ulang kita minta tapi tak dihiraukan maka akhirnya berpuncak pada hari ini, dimana masyarakat akhirnya kecewa dan menyegel kantor desa” sambungnya.

Eko juga mengungkapkan bahwa, terkait rencana pertemuan hari ini, pihaknya telah mengeluarkan surat secara tertulis kepada pihak pemerintah desa untuk hadir bertemu dengan masyarakat, namun kepala desa bersama aparaturnya lagi-lagi tak mengindahkan surat tersebut.

“Jadi kami akan terus menyegel kantor desa ini sampai dengan kepala desa mau bertemu dengan masyarakat dan BPD untuk berdialog” tegas Eko.

Sementara itu, Camat Naibenu Lorenso Colo yang juga sempat hadir dalam aksi penyegelan yang dilakukan oleh masyarakat mengungkapakan, dirinya akan berusaha memediasi pertemuan antara masyarakat bersama BPD dan kepala desa agar persoalan yang terjadi dapat diselesaikan dengan baik dan bijaksana.

Perlu disampaikan bahwa dalam aksi penyegelan tersebut, masyarakat membawa beberapa poster yang bertuliskan ; “MASYARAKAT DESA SUNSEA TIDAK MAU PIARA TIKUS DALAM KANTOR”

“BPD BUKAN BAWAHANMU
MITRA
BODOH”

KADES PENIPU
KADES PEMBOHONG
KADES PUTAR BALIK
KADES RHS
KADES TERTUTUP
KADES MUNAFIK
KAMI LAWAN.

Mereka juga membawa poster-poster lain yang merinci tugas-tugas dan kewenangan BPD. (YA).

Pos terkait