Polda NTT Selesaikan Perkara Korupsi Sebanyak 30 Kasus

- Penulis

Kamis, 31 Desember 2015 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jumpa pers akhir tahun Polda NTT
Jumpa pers akhir tahun Polda NTT

Kupang, Savanaparadise.com,- Polda NTT berhasil menyelesaikan kasus korupsi di NTT sebanyak 36 perkara dan telah diselesaikan sebanyak 30 Perkara.

” target penyelesaian tindak korupsi Polda NTT dan jajaran selama tahun 2015 sebanyak 36 perkara sesuai dengan DIPA Ditreskrimsus. Perkara yang diselesaikan atau P 21 sebanyak 30 perkara dengan prosentase 83 persen, Kata Kapolda NT, Brigjen Endang Sunjaya dalam jumpa pers akhir tahun, 31/12 di kupang.

Baca Juga :  Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Endang menjelaskan jumlah potensi kerugian keuangan negara yang disidik oleh Polda NTT dan polres jajaran sebesar Rp. 10. 447.888.658,90.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Polda NTT sebesar Rp. 2.779.000.147 dan Polres Jajaran sebesar Rp. 7.668.888.511,90, jelas Endang.

Menurutnya kasus korupsi yang paling menonjol di tahun 2015 yakni proyek pembangunan lanjutan pasar Alok di kabupaten Sikka dengan tersangka berinisial HS. Potensi kerugian negara pada kasus tersebut sebesar Rp. 1.305.671.672,.

Baca Juga :  Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Kasus korupsi lainnya adalah dugaan korupsi terkait pengadaan pakaian kerja lapangan pada Kesbangpol kabupaten Alor. tersangka berinisial YMB dengan potensi kerugian negara sebesar Rp. 309.018.000,.

Jumpa Pers akhir tahun ini juga dihadiri oleh Walikota Kupang Jonas Salean, Pejabat Utama Polda NTT dan Kapolres Kupang Kota dan Kapolres Kupang. (SP)

Berita Terkait

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Berita Terbaru