Terkait Kebakaran Kantor KPUD TTU, Polisi Periksa Tiga saksi

- Penulis

Senin, 12 Oktober 2015 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor KPUD TTU Terbakar/foto Nato S
Kantor KPUD TTU Terbakar/foto Nato S

Kupang, Savanaparadise.com,- Penyidik Polres Timor Tengah Utara (TTU) melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi terkait kebakaran Kantor KPU Kabupaten TTU, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu kemarin.

Hal itu disampaikan Kapolda NTT, Brigjen Pol Endang Sunjaya, kepada SP di Kupang, Minggu, (11/10) malam.

Menurut Endang Sunjaya, Kantor KPU TTU yang terbakar itu sudah dipasang garis polisidan anggota terus melakukan penyelidikan terhadap kebakaran kantor itu.

“Kantor KPUD Kefamenanu terbakar pada hari Minggu 11 Oktober 2015 pukul 10.00 Wita dan tiga orang saksi menjalani pemeriksaan di Polres TTU,” kata Brigjen Pol Endang Sunjaya.

Tiga orang saksi itu adalah Antonius Sakunab (40), Yohanes Binsasi (37) dan Jefri Batu Saksi mata Yohanes Binsasi mengatakan, sebelum peristiwa kebakaran terjadinya dirinya awalnya dari kantor KPUD menuju rumahnya pukul 09.32 Wita. Sebelum keluar, Yohanes Binsasi mengunci semua pintu dan jendela dan mematikan meteran dan MCB listrik.

Kemudian kunci kantor diletakan di atas meteran. Pada pukul 10.00 Wita Yohanes Binsasi di telepon oleh Antonius Sakunab, menyampaikan bahwa Kantor KPUD sudah terbakar sebagian. Yohanes Binsasi langsung kembali ke Kantor KPUD dan bersama Antonius Sakunab dan Jefri Batu.

Mereka melihat salah satu ruangan yaitu ruangan hukum (ruangan ke-2 dari sudut kanan belakang gedung) sudah berasap dan terbakar.

Saat itu juga masyarakat sekitar sudah banyak yang datang menonton kebakaran tersebut. Api baru bisa di padamkan satu jam kemudian setelah kurang lebih 20 unit mobil tanki air diturunkan dibantu petugas dari Polres TTU, Kodim 1618, pegawai KPUD TTU dan masyarakat sekitar TKP.(beritasatu)

Berita Terkait

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”
Sulastri Sebut Kenaikan Tarif 300 Persen Karena Masukan DPRD NTT, Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Meradang
Sulastri Sebut Pergub 33/2025 Terbit Berdasarkan Masukan Resmi DPRD NTT
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 18:40 WIB

Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir

Selasa, 30 September 2025 - 12:44 WIB

Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp

Selasa, 30 September 2025 - 06:59 WIB

Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 

Senin, 29 September 2025 - 21:58 WIB

Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”

Berita Terbaru