Perkuat Toleransi dan Kebersamaan ,DPW PKS NTT Berbagi Daging Kurban ke Tokoh GMIT dan Gereja Katolik

- Penulis

Senin, 9 Juni 2025 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG ,Savanaparadise.com– Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nusa Tenggara Timur membagikan daging kurban kepada sejumlah pemuka agama Kristen Protestan dan Katolik di Kota Kupang dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah, Senin (9/6/2025).

Pembagian dilakukan secara simbolis kepada Ketua Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), Pendeta Samuel Pandie, dan Romo Maxi di Gereja Katolik Santa Maria Assumpta Kupang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional PKS bertajuk Syiar Dzulhijjah yang digelar serentak di berbagai daerah di Indonesia.

Ketua DPW PKS NTT, Anwar Hajral, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian partai dalam memperkuat semangat kebersamaan dan toleransi antar umat beragama.

“Idul Adha adalah momentum untuk berbagi dan mempererat tali persaudaraan. Karena itu, kami ingin berbagi tidak hanya kepada umat Muslim, tetapi juga kepada para pemuka dan saudara-saudari dari lintas agama,” ujar Anwar kepada wartawan usai kegiatan.

Menurutnya, PKS ingin menunjukkan bahwa keberadaan partai politik harus dirasakan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, bukan hanya saat menjelang pemilu. Ia menegaskan bahwa program seperti ini merupakan wujud nyata kehadiran PKS dalam membangun solidaritas sosial.

“Kami ingin menunjukkan bahwa PKS hadir bersama rakyat dalam berbagai momentum. Kegiatan ini juga merupakan upaya membumikan nilai gotong royong serta memperkuat persaudaraan lintas iman yang sudah terjalin baik di NTT,” lanjutnya.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan NTT Imbau Sekolah Bijak Gunakan Media Sosial, Hindari Hoaks dan Pelanggaran Hukum

Anwar menambahkan bahwa kegiatan pembagian daging kurban ini juga dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah dan organisasi keagamaan, sehingga distribusinya dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Diketahui, perayaan Idul Adha yang jatuh setiap tanggal 10 Dzulhijjah dalam kalender Hijriah, merupakan salah satu hari besar umat Islam yang identik dengan penyembelihan hewan kurban.

PKS NTT memanfaatkan momentum ini untuk menyalurkan daging kurban tidak hanya kepada umat Islam, tetapi juga kepada kalangan lintas agama sebagai simbol toleransi dan kemanusiaan. (*)

Berita Terkait

Jonas Salean tersandung kasus pengalihan aset tanah ,IMM NTT Dukung penuh PN Kupang pegang teguh putusan yang telah inkracht
KI NTT Komitmen Jamin Hak Masyarakat Peroleh Informasi Publik, Sengketa Djafar Adam Vs BPN Mabar Segera Digelar 
Nilai proses Hukum Jonas Salean Cederai Prinsip Keadilan,IMM NTT akan Gelar Unjuk Rasa di Pengadilan & Kejaksaan Tinggi NTT.
UPTD Tekkomdik Luncurkan Peta Pendidikan NTT 2026 untuk Dasar Kebijakan Berbasis Data
Euforia kelulusan SMA/SMK DI NTT Dinilai berlebihan,GMNI Kupang : Pembinaan karakter menjadi tanggungjawab bersama
Tak Bisa Terus Jadi Penerima, SImon Petrus Kamlasi Dorong Perubahan ke Basis Produksi
Sukseskan Gerakan Beli NTT, Gubernur NTT Borong Hasil Karya Siswa SMK Bukapiting di Hardiknas 
Momentum Hardiknas, kepala UPTD Tekkomdik Dinas pendidikan NTT persembahkan Buku Peta Satuan pendidikan sebagai basis perumusan kebijakan pendidikan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:01 WIB

Jonas Salean tersandung kasus pengalihan aset tanah ,IMM NTT Dukung penuh PN Kupang pegang teguh putusan yang telah inkracht

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:04 WIB

KI NTT Komitmen Jamin Hak Masyarakat Peroleh Informasi Publik, Sengketa Djafar Adam Vs BPN Mabar Segera Digelar 

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:50 WIB

UPTD Tekkomdik Luncurkan Peta Pendidikan NTT 2026 untuk Dasar Kebijakan Berbasis Data

Rabu, 6 Mei 2026 - 23:35 WIB

Euforia kelulusan SMA/SMK DI NTT Dinilai berlebihan,GMNI Kupang : Pembinaan karakter menjadi tanggungjawab bersama

Senin, 4 Mei 2026 - 11:05 WIB

Tak Bisa Terus Jadi Penerima, SImon Petrus Kamlasi Dorong Perubahan ke Basis Produksi

Berita Terbaru