Pemkot Kupang Antisipasi Eksodus PSK Dolly

- Penulis

Kamis, 26 Juni 2014 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Pemerintah Kota Kupang memperketat pengawasan identitas pendatang baru khusus wanita Untuk mencegah exsodusnya Pekerja Sex Komersial dari Doly asal Surabaya.

Selain itu juga Pemkot akan melakukan pengetatan pendatang baru yang akan menghuni tempat lokasi PSK yang ada di Kota Kupang.

“ Kami sudah antisipasi bersama Komisi Penanggulangan AIDS, Dinas Kependudukan dan Dinas Pariwisata. Dengan pendataan terhadap PSK, bila ada penambahan anggota PSK yang baru maka kita lakukan pengecekan terhadap anggota baru tersebut sesuai KTP dan surat pindah,” kata Wakil Walikota Kupang Hermanus Man kepada
wartawan, belum lama ini di Kupang.

Baca Juga :  Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya dengan antisipasi ini agar daerah Kota Kupang terhidar dari bertambahnya para PSK dan dampak ikutannya.

Ia juga menambahkan, bahwa dengan pemeriksaan KTP bukan saja pemeriksaan terhadap para PSK tetapi semuah warga kota kupang yang masih belum ada indentitas.(Shemar)

Berita Terkait

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Berita Terbaru