Kupang,Savanaparadise.com-Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kupang menyambut Dies Natalis ke-72 dengan menggelar berbagai rangkaian kegiatan. Salah satu agenda utamanya adalah penyaluran bantuan sosial bagi pasien di Rumah Singgah Orang Sakit Yayasan Ratu Pecinta Damai, Naikoten.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen GMNI dalam mengamalkan nilai ideologis dan organisatoris yang berpihak pada kaum Marhaen, khususnya mereka yang sedang berjuang melawan penyakit dan jauh dari keluarga.
Rumah Singgah Yayasan Ratu Pecinta Damai yang berlokasi di Naikoten saat ini dihuni oleh puluhan pasien bersama keluarga pendamping dari berbagai kabupaten di NTT. Para pasien umumnya merupakan pasien rawat jalan dengan beragam riwayat penyakit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua DPC GMNI Kupang, Jacson Marcus, menyampaikan bahwa aksi sosial ini merupakan wujud kesadaran kader terhadap realitas sosial masyarakat.
“Bahwa sakitnya kaum Marhaen harus menjadi sakit seluruh kader GMNI yang berkorps Pejuang Pemikir – Pemikir Pejuang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui koordinasi intens dengan pihak pengelola dan keluarga pendamping, GMNI melihat bahwa para pasien tidak hanya berjuang melawan penyakit, tetapi juga menghadapi keterbatasan ekonomi selama menjalani pengobatan di Kota Kupang.
“GMNI hadir tentu tidak untuk langsung mengobati penyakit yang diderita ataupun memenuhi seluruh kebutuhan, tetapi setidaknya kami ingin meringankan beban pasien dan keluarga pendamping,” tambahnya.
Selain menyalurkan bantuan, para kader GMNI juga berdialog langsung dengan pasien, sekaligus memberikan dukungan moral agar tetap semangat dalam menjalani proses penyembuhan.
Pada kesempatan tersebut, Ketua DPC GMNI Kupang juga mendesak pemerintah daerah asal pasien untuk memberikan perhatian lebih, baik dalam bentuk intervensi anggaran maupun penyediaan fasilitas yang memadai bagi masyarakat yang menjalani pengobatan di luar daerah.
Sementara itu, Ketua Yayasan Ratu Pecinta Damai, Kaka Virgo, menyampaikan apresiasi atas kepedulian GMNI Kupang.
“Terima kasih untuk teman-teman GMNI yang sudah berbagi dengan Rumah Singgah Pasien Yayasan Ratu Pecinta Damai,” ujarnya.
Ia berharap ke depan semakin banyak pihak yang terlibat dalam aksi-aksi kemanusiaan.
“Harapan kami, ke depan ada kolaborasi dengan banyak pihak agar saling peduli, saling mendukung, dan memberikan solusi positif bagi sesama,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya perhatian pemerintah terhadap aspek administrasi masyarakat, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), status kependudukan serta jaminan kesehatan.***










