Seorang Pria di Ende Dikabarkan Hilang dan Hingga Kini Belum Ditemukan

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan kembali melakukan penyisiran 1 mil arah barat dan 1 mil arah timur pada hari kedua proses pencarian terhadap korban (Foto: Mateus Bheri/SP)

Tim SAR Gabungan kembali melakukan penyisiran 1 mil arah barat dan 1 mil arah timur pada hari kedua proses pencarian terhadap korban (Foto: Mateus Bheri/SP)

Ende, Savanaparadise.com,- Seorang pria,  Karim (52), asal Desa Maunggora, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende dikabarkan hilang. Korban di kabarkan hilang sejak, Senin 23 Februari 2026, diduga terseret arus gelombang laut.

Hasil pantuan media dilokasi, saat ini tim SAR Gabungan sedang melakukan pencarian sepanjang perairan pantai Nangapada untuk menemukan korban.

Ketua Tim Pencarian dari Unit Siaga SAR Ende, Azis, saat ditemui media dilokasi kejadian menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima pihaknya ada satu warga berasal dari Desa Maunggora dikabarkan hilang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari kronologis kejadian, menurut Azis, sebelum hilang, korban sempat mandi laut sebelum melaksanakan Sholat Dzuhur. Namun, tambah Abdulraham, pada pukul 12.00 korban tidak melaksanakan sholat.

Ketika mengetahui korban tidak melaksanakan sholat, jelas Azis, akhirnya warga setempat melakukan pencarian namun korban di nyatakan hilang sekarang.

Baca Juga :  Tiga Pria di Ende Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Kini Diamankan Polisi

“Upaya yang kita lakukan hingga hari kedua ini yaitu pelaksanaan operasi SAR dengan menerjunkan 7 personil kantor SAR Maumere unit SAR Ende dengan alut yang kita gunakan, 1 Unit Rapinline, 2 Set Alat Selam, 1 Unit Rafterboot, dan SAR Air lainnya. Untuk sekarang kita masuk tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, serta masyarakat, dan keluarga korban”, terangnya.

Azis menambahkan, selama dua hari Tim SAR Gabungan telah berupaya melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet bermula dari titik yang diduga korban hilang kemudian menyisir 1 mil arah barat dan 1 mil arah timur.

“Dan kita juga melakukan penyelaman di titik-tirik yang di curigai bahwa korban hilang namun sampai dengan saat ini hasilnya masih nihil. Namun kita tidak patah semangat, kita tetap melakukan pencarian, sesuai dengam SOP Basarnas bahwa pelaksanaan operasi SAR dilaksanakan selama 7 hari”katanya

Baca Juga :  Kuasa Hukum Bantah Kliennya Terima Komisi dan Adanya Praktek Prostitusi Online di Kos Kosan Milik Kliennya

“Untuk kendala selama pemcarian korban, yang pertama kita kendala saat melakukan penyelaman karena di bawa dasar itu kabur dan arus bawa lumayan kencang”,tambah dia.

Sementara, Camat Nangapanda Darius Meka menuturkan kabar tentang hilangnya warga desa Maurongga di pantai Maurongga diketahuinya dari kepala desa Nggorea.

Dikatakan, usai dirinya mendapat informasi tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan dinas sosial kabupaten Ende dan Kapolsek Nangapanda.

“Sebagai pemerintah kami tetap mendukung pelaksanaan pencarian korban. Terhadap hal-hal yang di perlukan selama proses pencarian korban kami akan tetap berkoordinasi dengan dinas sosial, BPBD Kabupaten Ende dan juga tim SAR dan dari hasil koordinasinya seperti apa akan ditindaklanjuti sehingga proses pencarian ini berjalan lancar”, ujar Camat.

Penulis : Mateus Bheri

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

LPA NTT Menduga Ada Eksploitasi Anak dan Perempuan Dibalik Praktek Prostitusi Online di Ende
Pemerhati Perempuan dan Anak di Ende Dampingi, Saat Korban Laporkan Mucikari dan Pemilik Kos ke Polisi
Kuasa Hukum Bantah Kliennya Terima Komisi dan Adanya Praktek Prostitusi Online di Kos Kosan Milik Kliennya
Perkumpulan Peduli Kasih Dorong Agar Kasus Prostitusi Online di Ende Diserahkan ke Polisi
Mucikari dan Pemilik Kos Dapat Komisi Dari Praktek Prostitusi Online di Ende
Sat Pol PP Amankan Lima Pelaku Prostitusi Online di Ende,; Hasil Medis Satu Orang Positif Hamil
Hibahkan Tanah Bangun SMPN; Bupati Ende Apresiasi Untuk Mosalaki Tanah Nggesa
Potret Infrastruktur Jalan Pantura Ende Cukup Memprihatinkan
Berita ini 125 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:50 WIB

LPA NTT Menduga Ada Eksploitasi Anak dan Perempuan Dibalik Praktek Prostitusi Online di Ende

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:15 WIB

Pemerhati Perempuan dan Anak di Ende Dampingi, Saat Korban Laporkan Mucikari dan Pemilik Kos ke Polisi

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:21 WIB

Kuasa Hukum Bantah Kliennya Terima Komisi dan Adanya Praktek Prostitusi Online di Kos Kosan Milik Kliennya

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:58 WIB

Perkumpulan Peduli Kasih Dorong Agar Kasus Prostitusi Online di Ende Diserahkan ke Polisi

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:41 WIB

Mucikari dan Pemilik Kos Dapat Komisi Dari Praktek Prostitusi Online di Ende

Berita Terbaru