Bupati Badeoda Kembali Nyatakan Pemerintah dan Masyarakat Ende Siap Selenggarakan ETMC 2025

- Penulis

Senin, 4 Agustus 2025 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kabupaten Ende, Yosef Benediktus Badeoda saat memberikan sambutan pada kegiatan penutupan turnamen Piala BEC 2025 (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Bupati Kabupaten Ende, Yosef Benediktus Badeoda saat memberikan sambutan pada kegiatan penutupan turnamen Piala BEC 2025 (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Ende, Savanaparadise.com,- Bupati Kabupaten Ende, Yosef Benediktus Badeoda kembali menyatakan Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Ende siap menyelenggarakan El Tari Memorial CUP (ETMC) 2025 di Kabupaten Ende.

Kesiapan ini kembali dilontarkan Bupati Badeoda di hadapan ribuan suporter dan penonton dalam sambutannya pada acara penutupan turnamen Piala Bupati Ende CUP 2025 yang bertempat di Stadion Marilonga, Minggu, (3/8/25).

Pernyataan ini juga buntut dari keputusan Asprov PSSI NTT beberapa pekan lalu yang membatalkan Ende sebagai tuan rumah ETMC dan memilih Kota Kupang kembali menjadi tuan rumah ETMC 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keputusan kontroversial tersebut menuai protes dan ungkapan kekecewaan dari masyarakat pecinta sepak bola di Kabupaten Ende. Masyarakat menilai dari tiga poin yang disampaikan Asprov NTT terkesan mengada-ada dan bernuansa politik tanpa mengkonfirmasi balik.

Padahal sebelum keputusan pembatalan itu dikeluarkan Asprov NTT, Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda beberapa hari sebelumnya menyatakan kesiapan Ende sebagai tuan rumah ETMC 2925. Kesiapan itu Bupati Badeoda pertegas lewat rencana pemerintah kabupaten Ende untuk merenovasi Stadion Marilonga tempat di mana nanti turnamen ETMC dilangsungkan.

“Terkait dengan ETMC 2025, Saya selaku Bupati menyatakan bahwa pemerintah dan masyarakat kabupaten Ende siap menyelenggarakannya. Kita masih menunggu keputusan final dan surat dari Asprov NTT”, kata Bupati dalam sambutannya.

Bupati juga menyinggung soal sumber anggaran untuk turnamen sepak bola. Menurut Bupati, sumber anggaran untuk turnamen-turnamen sepak bola tidak mesti diambil dari uang negara tetapi berasal dari beberapa sumber pembiayaan.

“Jadi aneh apabila ETMC batal di Ende karena di kira kita tidak punya uang.atau karena kita di kira belum membahasnya dengan DPRD Ende”, ujar Bupati.

Dikatakan, pemerintah memiliki sumber daya yang melimpah untuk membiayai turnamen sekelas ETMC dengan total hadiah sebesar Rp. 250 juta.

Baca Juga :  Kembangkan Potensi Orang Muda, Komunitas EB Sport Buka Turnamen Billiard dan E-Sport

Karena itu, Dirinya mengajak seluruh suporter dan penonton yang menyaksikan pertandingan partai final antara Ende Selatan FC dan Maukaro FC untuk bersabar menunggu keputusan akhir dari Asprov NTT dan manakala dalam keputusan akhir tersebut Ende tidak menjadi tuan rumah ETMC, Ia menghimbau untuk tidak bersedih hati.

“Stadion Marilonga akan tetap kita rawat dan kita perbaiki dan kita akan selenggarakan turnamen sepak bola yang tidak kalah besar nya dengan turnamen ETMC”, janji Bupati Ende kepada ribuan suporter dan penonton.

Benahi Perwasitan

Pada ceremony penutupan turnamen Piala Bupati Ende CUP 2025, Bupati Badeoda juga memberikan beberapa catatan kritis selama turnamen Piala BEC berlangsung. Catatan pertama yang disampaikan Bupati adalah mengenai persoalan perwasitan.

Menurutnya, persoalan perwasitan perlu dibenahi mengenai masalah kualitas, ketegasan, kewibawaan dan ini perlu menjadi perhatian utama.

Catatan berikut yang disampaikan Bupati adalah masalah ketertiban dan keamanan penonton. Menurutnya, hal tersebut perlu di perhatikan bersama agar lebih tertib, lebih aman, dan terkendali.

Bupati juga mengatakan, saat ini sepak bola tidak sekedar lagi hiburan atau prestasi tetapi sudah menjadi bisnis tersendiri. Sebagai hiburan turnamen sepak bola akan menjadi pesta rakyat, pesta kemenangan. Akan tetapi dari aspek prestasi, tambah dia, sepak bola tidak sekedar menjaring bibit-bibit pemain melainkan perjuangan penuh emosi yang ditampilkan peserta turnamen.

Lebih lanjut Ia mengatakan, perjuangan penuh emosi itu apabila diolah secara baik maka yang dipertontonkan bukan lagi permainan kuda kayu tetapi sebuah panggung seni budaya, melodrama yang dapat dinikmati semua orang.

Selain sebagai hiburan dan prestasi, tanya Bupati, mengapa sepak bola menjadi bisnis tersendiri? Bupati kemudian menerangkan bahwa karena sepak bola sudah menjadi bagian dari lapangan kerja, tidak hanya bagi pemain tapi juga bagi penyelenggara.

Baca Juga :  Bupati Badeoda Ungkap Satu Tahun Pemerintahan Ende Baru Capaian Belum Maksimal

“Di turnamen ini kita dapat melihat semua upaya, semua kerja keras, tekad, daya juang, dan kebersamaan, tidak hanya dalam tim pemain, tetapi juga official, suporter, dan penonton. Itulah mengapa dunia sepak bola selalu dinikmati oleh masyarakat di mana saja”, timpal Bupati.

Bupati menilai ini menjadi lebih bergengsi, mendapat lebih pemasukan, baik itu dari sisi tiket, parkir, sponsor, UMKM, dan sektor lainnya.

“Saya mendapat laporan dari panitia bahwa income dari perhelatan ini hampir mencapai 1 Miliar dan menyedot rata-rata 5 ribu penonton dalam delapan pertandingan terakhir, untuk itu pendapatan yang diperoleh panitia akan membiayai seluruh penyelenggaraan pemerintahan kabupaten Ende”, tandasnya.

“Saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia yang telah bekerja maksimal untuk suksesnya penyelenggaraan turnamen ini. Saya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, official, wasit, suporter, dan penonton sekalian yang sama-sama telah menjaga agar turnamen bergengsi tingkat kabupaten ini dapat berjalan sukses tanpa insiden yang berarti”, ucap Bupati.

“Akhirnya saya mengucapkan selamat kepada .para juara dan selamat kepada juara tiga bersama, kecamatan Wolowaru dan Ende Tengah. Saya juga ingin mengucapkan selamat kepada para camatnya, kepada para official, serta suporter dan pendukungnya. Saya juga menyampaikan selamat kepada tim dan suporter terbaik. Tim terbaik adalah tim yang harus terus berjuang untuk menyuguhkan permainan indah kepada penonton walaupun sudah tidak masuk semi final”, pungkasnya.

Ketua Panitia, Albert Djombu Djen dalam laporan menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan membantu sehingga terlaksananya turnamen ini.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Ende dan Bapak Wakil Bupati Ende unsur Forkopimda yang telah mendukung seluruh proses kegiatan turnamen ini”, ucap ketua panitia dalam laporannya (CR/SP)

Berita Terkait

Kembangkan Potensi Orang Muda, Komunitas EB Sport Buka Turnamen Billiard dan E-Sport
Meriah! Smartfren Run 2025 Hadirkan DJ dan Cheering Squad di Kota Kupang
Pimpin KONI Ende, Bupati Badeoda: Mari Kita Sama-sama Membangun Olahraga di Ende Dengan Baik
Yusinta Nenobahan Gelar Turnamen Volly Cup 1, Hadirkan Semangat Olahraga di HUT Kota Soe ke-103
Penyanyi dan Pencipta Lagu Tabola Bale Bakal Konser di Acara Buka Tutup Turnamen ETMC di Ende
Pemerintah dan DPRD Sepakat Ende Tuan Rumah ETMC 2025 , Siapkan Anggaran 1,5 M
Dispora Ende Rehab Stadion Marilonga, Anggaran 900 Juta
Gubernur Melki Mengaku Setuju Atas Penyampaian Asprov NTT Rencanakan Ende Akan Jadi Tuan Rumah ETMC 2025
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:43 WIB

Kembangkan Potensi Orang Muda, Komunitas EB Sport Buka Turnamen Billiard dan E-Sport

Jumat, 26 September 2025 - 16:59 WIB

Meriah! Smartfren Run 2025 Hadirkan DJ dan Cheering Squad di Kota Kupang

Minggu, 21 September 2025 - 23:01 WIB

Pimpin KONI Ende, Bupati Badeoda: Mari Kita Sama-sama Membangun Olahraga di Ende Dengan Baik

Senin, 25 Agustus 2025 - 16:29 WIB

Yusinta Nenobahan Gelar Turnamen Volly Cup 1, Hadirkan Semangat Olahraga di HUT Kota Soe ke-103

Kamis, 21 Agustus 2025 - 10:49 WIB

Penyanyi dan Pencipta Lagu Tabola Bale Bakal Konser di Acara Buka Tutup Turnamen ETMC di Ende

Berita Terbaru

Ketua PMKRI Ende, Daniel Turof menyampaikan pernyataan sikap terkait penggusuran lapak jualan sempada Pantai Ndao Ende (Foto: Mateus Bheri/SP)

Ende

Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende

Jumat, 27 Mar 2026 - 15:34 WIB