Bupati Djuandi David : “Stunting di TTU Berada di Angka 25,3 %”

- Penulis

Selasa, 8 Maret 2022 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kefamenanu, Savana paradise.com,_ Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Drs. Djuandi David mengaku, stunting di TTU sejak tahun 2021 lalu telah berada di angka 25,3 %.

Hal ini dikatakan David saat ditemui wartawan usai pelaksanaan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten TTU senin, (7/3).

Menurut David, apa yang dikatakan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat soal tingginya angka stunting di TTU yang menembus angka 46 % adalah paparan data tahun 2019.

“Apa yang dikatakan Pa Gub (Gubernur), tentang tingginya angka stunting di TTU itu data tahun 2019. Tapi di tahun 2021 itu angka stunting sudah turun dari 46% menjadi 25,3%” kata David.

Walau telah turun sampai angka 25,3% namun Bupati Djuandi David bertekad akan terus berupaya untuk menekan lagi angka stunting di TTU.

Upaya-upaya yang akan dilakukan pemkab TTU menurut David antara lain dengan memanfaatkan Dinas Kesehatan dan OPD terkait untuk menurunkan angka stunting di masing-masing desa berdasarkan data yang ada pada pemerintah daerah.

Baca Juga :  8 OPD di Ende Belum Punya Pimpinan Defenitif; Arkadeus Sebut Konsolidasi Organisasi Tidak Maksimal

Berkaitan dengan alokasi anggaran untuk penurunan prevalensi stunting, David mengungkapkan, anggran tersebut ada pada setiap dinas terkait.

“Anggaran untuk stunting pasti di dinas-dinas terkait itu ada. Termasuk dinas Kesehatan juga ada. Bahkan ada anggaran yang dipersiapkan di desa untuk penanganan stunting ini” ungkap David.

Ia berharap, semua pihak dapat saling mendukung dan bekerja sama untuk memerangi stunting ini secara bersama-sama.

Penulis : Yuven Abi
Editor : Chen Rasi

Berita Terkait

Status Tanggap Darurat Diperpanjang, Wabup Domi Mere Sampaikan KBM Bisa di Sekolah Menggunakan Tenda Darurat
Dirut PT PLN Nusantara Kunjungi PLTU Ropa; Ingin Pastikan Kebutuhan Listrik Aman Bagi Warga Pasca Gempa Flores
Pemkab Ende Alokasikan Anggaran Penanganan Bencana Gempa Bumi Flores 35 M
Terjun Langsung Ke Tenda Pengungsi; Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Terdampak Gempa Flores di Ende
Puskesmas Rusak Berat Pasca Gempa Flores; Pemcam dan Unsur TNI/Polri di Ende Dirikan Tenda Darurat
Polemik Dugaan Asusila di Bijaepunu, Tokoh Masyarakat Serukan Jaga Keamanan antar Warga
9 Hari Pasca Gempa; Pemerhati Masyarakat Minta Pemkab Ende Jangan Abaikan Pengungsi Mandiri
Terobos Medan Ekstrem; Polres Ende Sukses Beri Pengobatan Gratis dan Bantuan bagi Warga Terdampak di Ngalupolo
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Status Tanggap Darurat Diperpanjang, Wabup Domi Mere Sampaikan KBM Bisa di Sekolah Menggunakan Tenda Darurat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:33 WIB

Dirut PT PLN Nusantara Kunjungi PLTU Ropa; Ingin Pastikan Kebutuhan Listrik Aman Bagi Warga Pasca Gempa Flores

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:47 WIB

Pemkab Ende Alokasikan Anggaran Penanganan Bencana Gempa Bumi Flores 35 M

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Terjun Langsung Ke Tenda Pengungsi; Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Terdampak Gempa Flores di Ende

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:20 WIB

Puskesmas Rusak Berat Pasca Gempa Flores; Pemcam dan Unsur TNI/Polri di Ende Dirikan Tenda Darurat

Berita Terbaru