Akibat Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, Tanggul Penahan Ombak Jebol, Rumah dan Perahu Motor Milik Warga di Ende Rusak Parah

- Penulis

Sabtu, 3 April 2021 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ende, Savanaparadise.com,-Akibat hujan lebat yang sertai angin kencang mengakibatkan satu rumah warga di Dusun Nuanaga, Desa Nuanaga, Kabupaten Ende, NTT, rusak parah karena diterjang Banjir Pesisir (ROB), pada Jumat, (2/4/2021).

Warga mengaku banjir pesisir di dusun tersebut  terjadi dikarenakan hujan lebat yang disertai angin kencang melanda di wilayah utara sekitar pukul 10.00 Pagi hingga 16.00 Sore. Karenanya muara Nangadhae yang ada di dusun tersebut meluap dan menghantam satu rumah warga.

“Di sini ada muara namanya Nangadhae, karena hujan lebat membuat muara tersebut meluap dan menghantam satu rumah warga hingga rusak karena kebetulan rumah itu tidak jauh dari muara”, kata Oskar Kunu, salah seorang warga Dusun Nuanaga kepada Savanaparadise.com saat dihubungi, Sabtu, (3/4/21).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Oskar, selain rumah warga rusak akibat dihantam banjir, tanggul penahan ombak pun jebol karena diterjang gelombang.

“tidak hanya rumah yang rusak tapi tanggul penahan ombak pun ikut jebol karena dihantam gelombang laut” katanya.

Renol Ramadan, salah seorang warga yang rumahnya terkena dampak banjir pesisir, saat dihubungi, belum bisa memberikan komentar dikarenakan masih merasa trauma dengan musibah yang menimpa keluarganya.

Baca Juga :  Rayakan HUT ke-72, GMNI Sedaratan Flores Gelar Napak Tilas Bung Karno di Ende

Lalu SP mencoba menghubungi Kepala Desa Nuanaga untuk meminta informasi lebih lanjut berkaitan dengan bencana yang melanda i Desa Nuanaga.

Melalu sambunga telepon seluler, Kepala Desa Nuanaga, Agustinus Pana, saat dihubungi SP membenarkan ada bencana banjir pesisir yang terjadi di Desa Nuanaga, Dusun Nuanaga yang mengakibatkan satu rumah warga di Dusun tersebut rusak karena diterjang banjir.

“Paska kejadian kemarin selaku Pemerintah Desa (Pemdes) kami sudah melakukan pendataan atas kerugian yang diderita warga karena dampak terjadinya banjir pesisir dan terjangan gelombang laut”, terang kades

Dan berdasarkan data yang kami peroleh, jelas kades Agus, ada 5 KK yang terkena dampak bencana tersebut, 1 KK rumahnya rusak parah, sedangkan 3 KK lainnya, perahu motor hancur, sedangkan 1 KK sampan hancur dihantam ombak.

” Dengan rincian, 1 Unit rumah kolom ukuran 4×6 milik saudara Renol Ramadan, total kerugian yang diderita, Rp. 15.000.000 , 3 buah perahu motor milik masing-masing warga atas nama, Ahmad Iseng kerugian senilai, Rp. 30.000.000, Arwahi Mego kerugian senilai, Rp. 25.000.000, Sudarso Dede, kerugian senilai Rp. 25.000.000″, jelas kades

Baca Juga :  Personil Polres Ende Tangani Bencana Longsor di Roa Ende

Dan untuk  terakhir 1 unit sampan milik warga yang rusak parah atas nama, Yohanes B. Gewa dengan total kerugian Rp. 4.000.000, sambung kades

Lalu Kades menambahkan dengan ada bencana banjir dan terjangan gelombang laut setelah dijumlahkan secara keseluruhan, kerugian yang diderita masyarakat Desa Nuanaga, Dusun Nuanaga, total kerugian senilai Rp. 99.000.000.

Selain itu, kata Agus, akibat hujan deras yang disertai angin kencang membuat gelombang laut setinggi 5 Meter menghantam tanggul penahan ombak hingga jebol.

“Tidak ada korban jiwa atas terjadinya bencana kemarin, hanya kerugian materi”, tukasnya.

Kades juga mengatakan, saat ini dirinya sudah menghimbau warganya untuk sementara waktu jangan melaut sampai menunggu cuaca membaik demi menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Ketika ditanyai soal apakah sudah menyampaikan ke pihak terkait dalam hal ini BPBD soal bencana ini, Ia mengatakan sejauh ini belum tapi kita berharap agar pihak BPBD bisa meresponnya.

Penulis: Chen Rasi

Berita Terkait

Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan
Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende
GMNI Sedaratan Flores Usulkan Taman Renungan Bung Karno Jadi Taman Nasional dan Ende Ditetapkan Jadi Kota Pancasila
Rayakan HUT ke-72, GMNI Sedaratan Flores Gelar Napak Tilas Bung Karno di Ende
Personil Polres Ende Tangani Bencana Longsor di Roa Ende
Bupati Badeoda Pastikan Stok Sembako dan BBM Jelang Lebaran Aman
KPU Ende Gelar Safari Demokrasi Partisipasi di Bulan Ramadhan
Dua Dusun di Ende Hidup Tanpa Listrik, Immer Pakpahan Sebut Sudah Ada Dalam Roadmap dan Tunggu Anggaran
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:31 WIB

Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:34 WIB

Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:31 WIB

GMNI Sedaratan Flores Usulkan Taman Renungan Bung Karno Jadi Taman Nasional dan Ende Ditetapkan Jadi Kota Pancasila

Senin, 16 Maret 2026 - 13:24 WIB

Personil Polres Ende Tangani Bencana Longsor di Roa Ende

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:16 WIB

Bupati Badeoda Pastikan Stok Sembako dan BBM Jelang Lebaran Aman

Berita Terbaru

Ketua PMKRI Ende, Daniel Turof menyampaikan pernyataan sikap terkait penggusuran lapak jualan sempada Pantai Ndao Ende (Foto: Mateus Bheri/SP)

Ende

Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende

Jumat, 27 Mar 2026 - 15:34 WIB