Tak Punya HP Untuk Sekolah Daring, Pelajar di Kupang Nekat Curi HP

- Penulis

Sabtu, 27 Februari 2021 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MTN di Kota Kupang ketika diamankan aparat Kepolisian Kupang Kota/Foto Willy Makani

MTN di Kota Kupang ketika diamankan aparat Kepolisian Kupang Kota/Foto Willy Makani

Kupang, Savanaparadise.com,- MTN, seorang pelajar salah satu SMA Negeri di Kota Kupang nekat mencuri Handphone (HP). MTN melakukan itu untuk dipakai sekolah daring (dalam jaringan) akibata ketiadaan HP android.

Tak tanggung-tanggung, MTN mencuri 3 buah HP sekaligus ketika melancarkan aksinya itu. Ia mencuri HP tersebut ketika calon korbannya lupa mengunci pintu kost ketika hendak jogging.

Tak butuh waktu lama, polisi dari Polres Kupang Kota menciduknya setelah mendapat laporan dari korban dan melakukan penyelidikan.

Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Hasri Manasye mengatakan, MTN telah mengakui perbuatannya. MTN mencuri karena sekolah tempatnya belajar mengharuskan mempunyai HP android untuk belajar daring.

HP lainnya dijual pelaku kepada penadah berinisial GRH. Barang bukti yang jual ke penadah sudah diamankan oleh polisi.

Baca Juga :  Tingkatkan Solidaritas Warga,Ketua RT 05 Kel. Belo pimpin warga kerja bakti perbaiki jalan lingkungan

” Sebelum melakukan aksi pencuriannya, pelaku terlebih dahulu mengecek kos-kosan yang pintunya terbuka dengan jogging pagi. Saat ada peluang pelaku langsung beraksi,” kata Hasry, Jumad, 26/02/2021.

Setelah menerima laporan, Polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap MTN. Meski MTN masih di bawah umur, polisi tetap membawanya ke kantor polisi untuk proses hukum lebih lanjut.(SP

Berita Terkait

Cipayung Ende Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Kematian Adik Edwin dan Kemanusian
Gubernur NTT Desak Penindakan Admin Tiktok Lika Liku NTT, Dinilai Resahkan Publik
GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi
Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan
Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende
GMNI Sedaratan Flores Usulkan Taman Renungan Bung Karno Jadi Taman Nasional dan Ende Ditetapkan Jadi Kota Pancasila
Gubernur NTT pangkas program OPD yang tak berdampak.Akademisi Unwira :  Kebijakan yang krisis paradigma Pembangunan,dorong perbaikan design kelembagaan yang stagnan
Bersamaan dengan momentum Dies Natalis Ke-72. GMNI-Kupang lantik Anggota baru angkatan Ke- XXXVI berjumlah 112 Orang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 09:31 WIB

Cipayung Ende Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Kematian Adik Edwin dan Kemanusian

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:09 WIB

Gubernur NTT Desak Penindakan Admin Tiktok Lika Liku NTT, Dinilai Resahkan Publik

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:24 WIB

GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:31 WIB

Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:34 WIB

Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende

Berita Terbaru