Umat Kotakeo Sambut Uskup Budi dan Keluarga Besar Jacob Nuwa Wea Secara Adat

- Penulis

Minggu, 28 September 2025 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mbay, Savanaparadise. com, – Umat Paroki Santo Yakobus Rasul Kotakeo, Kevikepan Mbay, Keuskupan Agung Ende (KAE) menyambut kedatangan Uskup Agung Ende, Mgr Paulus Budi Kleden SVD, bersama rombongan keluarga besar (alm.) Jacob Nuwa Wea dengan prosesi adat, Sabtu (27/9/2025). Acara ini dirangkai dengan peresmian gedung baru Gereja Paroki Kotakeo.

 

Jacob Nuwa Wea dikenal sebagai inisiator dan donatur utama pembangunan gereja tersebut. Hadir mewakili keluarga yakni William Yani Wea dan Klaudius Audy Wea yang tampil mengenakan busana adat Nagekeo. “Dalam pembangunan gereja juga ada peranan aktif dari (alm.) Bapak Joseph Wea. Pada kesempatan ini, hadir istri beliau, Ibu Delfina Luna,” ujar William Yani Wea.

 

Prosesi adat berlangsung khidmat. Uskup Budi bersama rombongan keluarga besar Wea dijemput di Watusege menuju Gereja Santo Yakobus Rasul Kotakeo. Siswa-siswi SD Kotakeo, SDK Kotakeo, dan SMPS Santo Petrus Lokatadho membentuk pagar betis di sepanjang jalan Wolopau sambil mengibarkan bendera merah putih dan kuning putih. Rombongan disambut dengan pengalungan, tarian, dan alunan musik tradisional beghu.

 

Tokoh adat Stanislaus Tegu memimpin sapaan adat, dilanjutkan ritual Pa Badha berupa pengenaan pakaian adat kepada Uskup Agung dan keluarga. William Yani Wea, putra sulung alm. Jacob Nuwa Wea, mendapat penyambutan khusus dengan pakaian kebesaran Nagekeo.

Baca Juga :  PMKRI Nilai Penggusuran Rumah Warga Dilakukan Sepihak Oleh Pemda Ende

 

Dalam prosesi itu, perwakilan keluarga Klaudius Audy Wea juga melaksanakan ritual Pebho Telo didampingi tokoh adat Marselinus Seda. Puncak acara ditandai penyembelihan seekor kerbau sebagai hewan kurban, dipimpin langsung Mgr Paulus Budi Kleden SVD sebagai ungkapan syukur.

 

Ucapan selamat turut disampaikan Andi Gani Nena Wea, putra alm. Jacob Nuwa Wea, melalui tayangan video yang diiringi tabuhan beghu, gendang, dan musik bambu tradisional.

 

“Kami sangat berbangga bisa melanjutkan komitmen ayah kami membangun kampung halaman. Jika melihat umat nyaman berdoa di gereja yang baru, kami turut berbahagia,” tandas William Yani Wea.

Berita Terkait

DPRD Ende Soroti Soal Perubahan Struktur APBD Tanpa Melalui Perda Perubahan
Bupati Badeoda Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Kadis Venan; Ini adalah Amanah Untuk Peningkatan SDM di Ende
GMNI dan LMND Nyatakan Penggusuran di Irian Jaya Ende Harus Didasarkan Pada Putusan Pengadilan
Relawan SPPG di Ende; Program MBG Penggerak Ekonomi Masyarakat Lokal Serta Buka Lapangan Kerja
PADMA Indonesia Tegaskan Penggusuran Rumah Warga di Ende Oleh Pemda Abaikan Kemanusian dan Langgar Konstitusi
ADD 2025 Dipotong 6 Juta; Kadis PMD Ende Sebut Bukan Dipotong Tapi Disesuaikan dan Uangnya Ada di Kas Negara
PMKRI Nilai Penggusuran Rumah Warga Dilakukan Sepihak Oleh Pemda Ende
Kantongi Sertifikat Tanah, Pemda Ende Gusur Rumah Warga Keluarga; Kami Punya Surat Hibah Dari SVD
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:55 WIB

DPRD Ende Soroti Soal Perubahan Struktur APBD Tanpa Melalui Perda Perubahan

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:19 WIB

Bupati Badeoda Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Kadis Venan; Ini adalah Amanah Untuk Peningkatan SDM di Ende

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:52 WIB

GMNI dan LMND Nyatakan Penggusuran di Irian Jaya Ende Harus Didasarkan Pada Putusan Pengadilan

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:36 WIB

Relawan SPPG di Ende; Program MBG Penggerak Ekonomi Masyarakat Lokal Serta Buka Lapangan Kerja

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:38 WIB

PADMA Indonesia Tegaskan Penggusuran Rumah Warga di Ende Oleh Pemda Abaikan Kemanusian dan Langgar Konstitusi

Berita Terbaru