Sosok Frans Lebu Raya di Mata Simon Kamlasi-Adrianus Garu: Sosok Humanis dan Rendah Hati

- Penulis

Rabu, 11 September 2024 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Larantuka, Savanaparadise.com, – Salah satu agenda safari politik Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (SIAGA) di Kabupaten Flores Timur adalah berziarah ke makam mantan Gubernur NTT 2 periode, Almarhum Frans Lebu Raya, Rabu (11/9/2024).

Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu Bertolak dari Kampung Waeburak sekitar pukul 6.30 Wita menuju ke lokasi makam Almarhum Frans Lebu Raya di Desa Watoone, Kecamatan Adonara Timur. Tiba di sana sekira pukul 07.00 Wita. Keduanya kompak mengenakan kemeja putih lengan pendek dan celana panjang hitam.

Di kediaman Almarhum Frans Lebu Raya, kedua sosok yang sering disebut dengan singkatan SPK-AG itu oleh Haryanto Herman Oro. Dia adalah penjaga rumah Almarhum Frans Lebu Raya. Selama beberapa menit, SPK-AG terlihat memantau ruangan museum pribadi yang ada di rumah Almarhum Frans Lebu Raya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah itu, mereka bergegas menuju tempat pemakaman Frans Lebu Raya yang berada di samping depan rumah itu.
Di sana SPK-Andry Garu terlihat bakar lilin dan memanjatkan doa.

Calon Gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi mengatakan, kunjungan ke makam Frans Lebu Raya itu, selain berziarah juga untuk melihat museum yang ada di Frans Lebu Raya. “Pagi ini saya sedang beradi di Adonara. Bangun pagi saya di Adonara ini. Sebelum beraktifitas saya ingin ziarah. Paling tidak saya ingin melihat museum Pak Frans Lebu Raya yang ada di rumahnya,” kata SPK.

Baca Juga :  Personil Polres Ende Tangani Bencana Longsor di Roa Ende

SPK mengatakan, banyak kisah inspirasi yang didapat setelah melihat museum yang ada di rumah alm. Frans Lebu Raya. “Banyak kisah inspirasi yang saya dapat dan saya mohon doa restu tentunya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, SPK juga menyampaikan keteladanan dari sosok Almarhum Frans Lebu Raya. SPK mengaku ia mengenal Frans Lebu Raya saat dirinya menjabat sebagai Kepala Seksi Logistik Korem 161 Wirasakti Kupang.

Saat Frans Lebu Raya menjadi Gubernur NTT, mereka sering bertemu. Ia mengaku sering menghadiri acara mewakili Danrem kala itu. “Dulu kalau ada acara kita sering bertemu, saat saya menjabat sebagai Kepala Seksi Logistik Korem dan banyak acara saya mewakili Danrem saat itu,” katanya.

Ia mengaku banyak hal yang ia dapat dari
buah pikiran Almarhum Frans Lebu Raya. Itu mulai dari cara pendekatan, cara diplomasi yang dilakukan sosok mantan Gubernur fenomenal itu. “Saya tahu betul buah pikiran beliau. Cara pendekatan, cara diplomasi dan banyak hal yang saya pelajari Pak Frans Lebu Raya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tak Bisa Terus Jadi Penerima, SImon Petrus Kamlasi Dorong Perubahan ke Basis Produksi

Haryanto Herman Oro, penjaga rumah Almarhum Frans Lebu Raya mengucapkan terima kasih atas kunjungan Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak untuk Pak Simon dan Andre atas kunjungan di kediaman Pak Frans Lebu Raya,” ungkapnya.

Ia juga mengaku kaget atas kunjungan Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu itu. Dikarenakan tidak ada informasi sebelumnya.

“Tidak ada penyampaikan, saya kaget,” tuturnya.

Calon Wakil Gubernur NTT, Adrianus Garu mengaku jika dirinya sangat mengenal baik Almarhum Frans Lebu Raya sejak bersama-sama di PDIP dulu.

“Pagi ini saya bersama Pak Simon berdoa di makam senior saya, kakak Frans Lebu Raya, karena beliau sahabat dekat saya. Dulu juga saya kader PDIP. Satu angkatan saya dengan beliau,” kata Andry Garu. (*)

Berita Terkait

Bupati Badeoda Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Kadis Venan; Ini adalah Amanah Untuk Peningkatan SDM di Ende
GMNI dan LMND Nyatakan Penggusuran di Irian Jaya Ende Harus Didasarkan Pada Putusan Pengadilan
Relawan SPPG di Ende; Program MBG Penggerak Ekonomi Masyarakat Lokal Serta Buka Lapangan Kerja
PADMA Indonesia Tegaskan Penggusuran Rumah Warga di Ende Oleh Pemda Abaikan Kemanusian dan Langgar Konstitusi
ADD 2025 Dipotong 6 Juta; Kadis PMD Ende Sebut Bukan Dipotong Tapi Disesuaikan dan Uangnya Ada di Kas Negara
PMKRI Nilai Penggusuran Rumah Warga Dilakukan Sepihak Oleh Pemda Ende
Kantongi Sertifikat Tanah, Pemda Ende Gusur Rumah Warga Keluarga; Kami Punya Surat Hibah Dari SVD
Pendapatan Videotron Baru Capai 3 Jutaan, Marianus; Dari Segi Ekonomi Pemkab Ende Akan Tinggalkan Bekas Tidak Berdaya Guna
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:19 WIB

Bupati Badeoda Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Kadis Venan; Ini adalah Amanah Untuk Peningkatan SDM di Ende

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:52 WIB

GMNI dan LMND Nyatakan Penggusuran di Irian Jaya Ende Harus Didasarkan Pada Putusan Pengadilan

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:36 WIB

Relawan SPPG di Ende; Program MBG Penggerak Ekonomi Masyarakat Lokal Serta Buka Lapangan Kerja

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:38 WIB

PADMA Indonesia Tegaskan Penggusuran Rumah Warga di Ende Oleh Pemda Abaikan Kemanusian dan Langgar Konstitusi

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:28 WIB

ADD 2025 Dipotong 6 Juta; Kadis PMD Ende Sebut Bukan Dipotong Tapi Disesuaikan dan Uangnya Ada di Kas Negara

Berita Terbaru