Oknum Polisi Penembak Nelayan Sudah di Tahan Polda

- Penulis

Rabu, 17 Juli 2013 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur, telah melakukan penahanan terhadap oknum polisi penembakan dua orang awak Kapal di perairan Reo, Kabupaten Manggarai Timur beberapa waktu lalu. Akibat penembakan ini dua nelayan tersebut tewas di tempat.

“Kapolda tidak mentolerir kepada anggota yang melakukan pelanggaran. Dan polda telah melakukan penahanan.” kata Kabid Humas Polda NTT AKBP Okto B. Riwu Kepada wartawan Rabu (17/7), di kupang.

Baca Juga :  Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Dikatakannya dalam kode etik kepolisian jika kasus pelanggaran berat sehingga menyebakan pihak lain korban jiwa, selain di proses secarah hukum juga akan di kenakan pelanggaran hukum disiplin kepolisian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam pelanggaran hukum berat, seperti penembakan yang mengakibatkan orang lain meninggal Itu akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku, baik secara pidana umum maupun tindakan kode etik kepolisian”, jelasnya.

Baca Juga :  VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Terkait dengan peristiwa penembakan nelayan asal Kabupaten Sikka tersebut, kata Okto, Kapolda NTT turut prihatin kepada keluarga korban. Kapolda meminta agar proses hukum secepatnya dilakukan .

Seperti di beritakan dua nelayan asal Kabupaten Sikka, tewas ditembak anggota Polisi Perairan dari polres Manggarai. Polres Manggarai di perairan Reo.(SP)

Berita Terkait

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:57 WIB

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:48 WIB

Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Berita Terbaru

Kondisi salah satu rumah warga di Dusun Nioniba isi dalam rumah dipenuhi lumpur sesudah banjir (Foto: Mateus Bheri/SP)

Ende

Puluhan Rumah Warga di Maukaro Ende Terendam Banjir

Sabtu, 7 Mar 2026 - 08:15 WIB