Lakukan Aksi Jilid II, Cipayung TTU Dihadang Ketat Aparat Kepolisian dan Satpol PP

- Penulis

Senin, 15 November 2021 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa Aksi dari Kelompok Cipayung TTU sedang melakukan Orasi di depan Gerbang DPRD TTU

Massa Aksi dari Kelompok Cipayung TTU sedang melakukan Orasi di depan Gerbang DPRD TTU

Kefamenanu, Savanaparadise.com,-Sebanyak tiga organisasi Kemahasiswaan yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), kembali melakukan aksi demostrasi jilid II, Senin (15/11/21).

Ketiga organisasi itu yakni Perhimpunan Mahasiswa Katholik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Kefamenanu.

Dalam aksi demostrasinya, Aliansi Cipayung TTU mempersoalkan Perda Nomor 3 tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten TTU tahun 2021-2026 yang menurut mereka telah ditetapkan tanpa validasi Kajian Lingkungan Hidup Strategis.

Pantauan media ini, massa aksi yang bergerak dari lokasi Taman kota Kefamenanu dikawal ketat aparat kepolisian Polres Timor Tengah Utara hingga tiba di pintu gerbang kantor Bupati TTU.

Di depan pintu gerbang Kantor Bupati TTU, massa aksi dihadang dengan ketat oleh aparat kepolisian dan Satpol PP yang telah membentuk pagar betis dan tidak memperkenankan massa aksi memasuki halaman Kantor Bupati TTU.

Setelah melewati proses negosiasi yang panjang, massa aksi masih tidak diperkenankan untuk pimpinan daerah kabupaten setempat.

Baca Juga :  Orang Muda di Ende Kritik Kebijakan Gubernur Soal Pembatasan Kendaraan Dalam Mengisi BBM Bersubsidi 

Karena tidak diperbolehkan masuk untuk bertemu dengan Bupati Drs. Djuandi David dan Wakil Bupati Eusabius Binsasi, massa aksi akhirnya memutuskan untuk melanjutkan aksi dengan melakukan long march menuju kantor DPRD Kabupaten TTU.

Tiba di depan gerbang Kantor DPRD TTU, blokade kepolisian dan satpol PP dengan ketat masih menghalangi massa aksi yang ingin bertemu dengan 30 anggota DPRD TTU.

Hingga berita ini diturunkan, aksi masih berlangsung, dan massa aksi sementara melakukan orasi di depan gerbang

Penulis : Yuven Abi
Editor : Chen Rasi

Berita Terkait

BNPB Minta Pemkab Ende Perhatikan Korban Gempa Flores di Tenda Pengungsian
PDI Perjuangan Salurkan Air Bersih Bagi Korban Bencana Gempa Flores di Ende 
Tiba di Ende, Kepala BNPB Sebut Beredarnya Informasi Akan Ada Gempa Susulan Lebih Besar Dari M7,7 Adalah Hoaks
BPBD Bali Serahkan Bantuan di Posko Bencana Ende; Kirim Tim Medis Bantu Korban Terdampak Gempa Flores
SPPG di Ende Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Gempa Flores
Bawa Misi Kemanusian, DPC PDIP Ende Serahkan Bantuan Korban Bencana Gempa Flores
Gempa Guncang Flores; Sebanyak 1115 Rumah Penduduk di Ende Rusak, 3.666 Jiwa Mengungsi, 2 Orang Meninggal Dunia
Mendagri Tito Karnavian Kunjungi Korban Gempa Flores di Ende, Prioritaskan Evakuasi dan Tolong Korban
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:43 WIB

BNPB Minta Pemkab Ende Perhatikan Korban Gempa Flores di Tenda Pengungsian

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:43 WIB

PDI Perjuangan Salurkan Air Bersih Bagi Korban Bencana Gempa Flores di Ende 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:22 WIB

Tiba di Ende, Kepala BNPB Sebut Beredarnya Informasi Akan Ada Gempa Susulan Lebih Besar Dari M7,7 Adalah Hoaks

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:14 WIB

SPPG di Ende Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Gempa Flores

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:11 WIB

Bawa Misi Kemanusian, DPC PDIP Ende Serahkan Bantuan Korban Bencana Gempa Flores

Berita Terbaru

Ekonomi Bisnis

Rekor MURI Pecah, 220 Ribu Siswa NTT Serentak Menabung di Bank NTT

Rabu, 19 Agu 2026 - 20:46 WIB