Ende, Savanaparadise.com,- Menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polres Ende Polda NTT menggelar pengobatan gratis bagi masyarakat dan Homo Visit untuk Lansia. Kegiatan aksi nyata ini sebagai bentuk kepedulian sosial Polres Ende kepada masyarakat.
Bakti Kesehatan tersebut menyasar masyarakat luas yang bertempat di Terminal Ndao, Kelurahan Kota Ratu Kecamatan Ende Utara, pada Selasa (23/06/2026).
Ratusan warga antusias memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang diinisiasi oleh Seksi Dokkes (Sidokkes) Polres Ende yang dipimpin langsung oleh Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., dan dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Ende, Kepala Perwakilan Jasa Raharja Ende serta instansi terkait seperti Dinas Perhubungan Kabupaten Ende.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tidak hanya sekadar memberikan obat, Bakti Kesehatan kali ini sekaligus memberikan edukasi praktis kepada warga mengenai PPGD (Pertolongan Pertama Gawat Darurat). Masyarakat diajarkan cara melakukan tindakan awal saat menghadapi situasi darurat medis di lingkungan sekitar, seperti pingsan atau tersedak.
Sebanyak 10 tenaga medis profesional dikerahkan dalam aksi ini, meliputi 2 dokter umum, 1 dokter gigi, 6 perawat dan 1 perawat gigi. Tercatat sebanyak 85 warga berhasil mendapatkan pelayanan medis gratis, mulai dari pemeriksaan fisik, pemeriksaan gigi hingga pembagian obat-obatan.
Selain itu, tim medis Polres Ende yang dipimpin oleh Kasi Dokkes, Penata Tingkat I dr.Marieta Stefany Elim bergerak melakukan aksi Home Visit (kunjungan rumah) ke kediaman warga di sekitar area terminal.
Sebanyak 3 orang lansia dengan disabilitas akibat stroke mendapatkan pemeriksaan khusus dan bantuan medis langsung di tempat tidur mereka.
Namun, sebelum bakti kesehatan dimulai seluruh personel dan tamu undangan terlebih dahulu mengikuti Zoom meeting serentak bersama Mabes Polri dalam rangka peluncuran Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh, sebuah program baru Polri yang berfokus pada kesejahteraan komunitas pekerja.
Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla kepada media mengatakan bahwa bakti kesehatan ini adalah wujud nyata bahwa Polri hadir di tengah-tengah masyarakat. Kapolres menyebut, di usia Bhayangkara yang ke-80 ini, pihaknya ingin memastikan kehadiran Polri dapat dirasakan langsung manfaatnya, khususnya bagi warga yang membutuhkan akses kesehatan.
Menurut penjelasan Kapolres, bakti kesehatan tersebut tak hanya menyasar warga sekitar melainkan juga para pengemudi angkutan umum dan penumpang yang hendak bepergian ke luar kota.
Karena itu, dirinya menilai pilihan lokasi di terminal sangat strategis untuk menjangkau masyarakat sebab, dengan mobilitas tinggi terkadang masyarakat mengabaikan kondisi kesehatannya sendiri.
Kapolres juga menjelaskan dengan adanya bakti kesehatan ini, masyarakat bisa mendapatkan berbagai fasilitas medis secara gratis, mulai dari pemeriksaan kadar asam urat, kolesterol, hingga pembagian obat gratis bagi warga yang membutuhkan.
Tidak hanya itu, tambah dia, tim medis juga memberikan pelatihan penting mengenai Pertolongan Pertama pada Gawat Darurat (PPGD). Lanjut Kapolres Ende.
“Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan manfaat langsung yang nyata bagi masyarakat luas. Melalui aksi sosial seperti ini, kami ingin terus hadir di tengah masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan Polri, khususnya di wilayah hukum Polres Ende,” ujar Kapolres Ende.
Bakti kesehatan yang digelar Polres Ende mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah seorang warga RT 03 Ndao, Kelurahan Kota Ratu, Abnan Umran menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Kapolres Ende beserta seluruh staf, serta tim dokter dari Polres Ende Polda NTT atas terselenggaranya kegiatan sosial ini.
”Kami selaku masyarakat Ndao merasa sangat terbantu dengan adanya pengobatan gratis ini. Ini merupakan kesempatan berharga bagi kami untuk memeriksakan kesehatan. Harapan kami ke depan, semoga kegiatan sosial seperti ini bisa terus berlanjut di hari-hari berikutnya,” ujarnya.
Senada, Afur, juga menyampaikan ucapan terima kasih atas inisiatif yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Menurutnya, program ini menjadi angin segar yang sangat dinantikan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
”Terima kasih atas kerja sama dan partisipasi dalam melakukan pengobatan gratis ini. Kami masyarakat mengharapkan hal seperti ini terus berlanjut, karena sangat membantu bagi masyarakat-masyarakat kecil,” ujarnya.
Afur juga menyampaikan doa dan harapannya kepada institusi kepolisian yang sedang merayakan hari jadinya. “Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara yang ke-80, semoga (Polri) sukses dan jaya selalu,” tukasnya.
Penulis : Mateus Bheri
Editor : Tim Redaksi










