Gubernur Protes Iklan Lifebuoy Agar Anak NTT Capai Usia 5 Tahun

- Penulis

Sabtu, 30 November 2013 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Iklan PT Unilever Indonesia melalui brand sabun Lifebuoy mengampanyekan program 5 Tahun Bisa untuk NTT menuai protes dari Gubernur Nusa tenggara Timur, Frans Leburaya. Menurutnya Iklan tersebut mengekploitasi kemiskinan di NTT.

“ Tanpa sabun Lifebouy, anak-anak NTT tidak bisa merayakan ulang tahun yang ke lima. Dengan Iklan tersebut, Sebagai Gubernur saya tersinggung”, ujar Leburaya, ketika menghadiri Pekan Penerimaan Anggota Baru, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) cabang Kupang, sabtu,30/11, di Kupang.

Baca Juga :  Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Baginya kalau mau berbinis untuk kepentingan dunia usaha, janganlah mengekploitasi kemiskinan di NTT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‘ Jujur saja, boleh membantu orang NTT tapi jangan mengeksploitir kemiskinan untuk kepentingan dunia usaha”, Ujarnya dengan mimik serius.

Baca Juga :  Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Menurut pendiri GMNI NTT ini, dirinya sudah memerintahkan Sekretaris Daerah NTT untuk mencari perwakilan Lifebouy untuk menghentikan iklan tersebut.

Untuk diketahui iklan 5 Tahun Bisa untuk NTT, Lifebuoy memilih desa Bitobe di Kabupaten Kupang sebagai proyek percontohan.(SP)

Berita Terkait

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:57 WIB

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Berita Terbaru

Kupang

Pasca Diancam Diberhentikan Gubernur, Bupati Ngada Bungkam

Minggu, 8 Mar 2026 - 12:20 WIB