GMNI Bersama Masyarakat Demo Tuntut ATR BPN Sumtim Batalkan Penerbitan Sertifikat di Tanjung Sasar

- Penulis

Jumat, 14 Januari 2022 - 01:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GMNI Cabang Waingapu bersama Masyarakat Lakukan aksi demonstrasi (Foto: Istimewa)

GMNI Cabang Waingapu bersama Masyarakat Lakukan aksi demonstrasi (Foto: Istimewa)

Waingapu, Savanaparadise.com,- Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Waingapu bersama masyarakat Desa Napu melakukan aksi demonstrasi  menuntut ATR BPN Sumba Timur membatalkan penerbitan sertifikat di tanjung sasar yang disebut dengan istilah ( haharu malai kataka lindiwatu).

Aksi demonstrasi yang dilakukan GMNI bersama Masyarakat terjadi pada Kamis (13/01/22), di Kantor ATR BPN, Kantor Kejaksaan, Kantor Bupati dan Kantor DPRD Kabupaten Sumba Timur.

Selain menuntut ATR BPN  membatalkan penerbitan sertifikat tanah seluas 16 hektar atas nama Hengki Ezar dan Merilin Romanty, dalam aksi demonstrasi tersebut GMNI bersama masyarakat mendesak agar mencopot Kepala Pertanahan Kabupaten Sumba Timur.

Mereka juga mengutuk keras atas dugaan mafia tanah yang dilakukan secara berkelompok oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab yang merugikan masyarakat banyak.

Denianus Hapu Kambanau  yang akrab disapa Denis, selaku koordinator Aliansi menegaskan bahwa wilayah Tanjungsasar yang disebut “Haharu Malai Kataka Lindiwatu” merupakan situs budaya sumba.

“Tempat ini merupakan asalmuasal Nenek Moyang kami yang juga merupakan peradaban pertama suku Sumba dan suku Sabu”, jelas Denis dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Kamis (13/01/22).

Sebagai bentuk kepedulian kami terhadap tanah leluhur yang merupakan warisan dari nenek moyang kami, tegas Denis, tentunya aset berharga ini kita patut menjaga dan melestarikannya karena di tanah inilah kalbu sejarah nenek moyang suku Sumba dan suku Sabu dikenang.

Baca Juga :  Potret Infrastruktur Jalan Pantura Ende Cukup Memprihatinkan

Atas polemik yang terjadi di wilayah Desa Napu yang di klaim secara sepihak oleh oknum kapitalis yang berusaha merebut tanah leluhur untuk dijadikan hak milik pribadi, kata Denis, hal inilah yang kemudian merisaukan hati kami dan kami merasa diganggu dan terancam akan kehilangan harta pusaka warisan dari leluhur kami.

Ketua Forum Masyarakat Adat Desa Napu, Umbu Elu Ambu menegaskan, pengukuran tanah di Desa Napu itu dilakukan secara sepihak.

“Kami siap mati demi mempertahankan tanah leluhur kami, tanah ulayat yang merupakan situs budaya dan peradaban masyarakat Sumba pada umumnya”, tegasnya.

Penulis : Umbu Sorung
Editor : Chen Rasi

Berita Terkait

Bupati Badeoda Lantik Kadis Dukcapil Ende; Yopi Dosi Woda Komit Ubah Pola Pelayanan Berbasis Desa dan Kecamatan
Bupati Beberkan Isi Pertemuan Bersama Tokoh Masyarakat Soal Dugaan Kos Kosan Jadi Tempat Prostitusi Online di Ende
Lantik Pengurus PMI Ende Periode 2025 – 2030, Alfridus Seran; Bangun PMI Ende Agar Jadi Gembala Kemanusian
Bupati Minta BKPSDM Panggil Oknum ASN Yang Diduga Terlibat Protitusi Online di Ende
Polsek Wolowaru Ende Beri Edukasi Untuk Siswa di SDK Wolondopo 1; Cegah Perundungan di Sekolah
Pol PP Tanggapi Bantahan Dari Kuasa Hukum Pemilik Kos; Stafnya Siap Jadi Saksi di Polisi
Anggota Dewan di Ende Prihatin Atas Dugaan Kasus Prostitusi Online; Libatkan Perempuan dan Anak
LPA NTT Menduga Ada Eksploitasi Anak dan Perempuan Dibalik Praktek Prostitusi Online di Ende
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 13:19 WIB

Bupati Badeoda Lantik Kadis Dukcapil Ende; Yopi Dosi Woda Komit Ubah Pola Pelayanan Berbasis Desa dan Kecamatan

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:14 WIB

Bupati Beberkan Isi Pertemuan Bersama Tokoh Masyarakat Soal Dugaan Kos Kosan Jadi Tempat Prostitusi Online di Ende

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:16 WIB

Lantik Pengurus PMI Ende Periode 2025 – 2030, Alfridus Seran; Bangun PMI Ende Agar Jadi Gembala Kemanusian

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:48 WIB

Bupati Minta BKPSDM Panggil Oknum ASN Yang Diduga Terlibat Protitusi Online di Ende

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:41 WIB

Polsek Wolowaru Ende Beri Edukasi Untuk Siswa di SDK Wolondopo 1; Cegah Perundungan di Sekolah

Berita Terbaru