Gadis Remaja di Ende Dikeroyok Oleh Orang Tak Kenal

- Penulis

Jumat, 22 Juli 2022 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Ilustrasi

Keterangan Foto: Ilustrasi

Ende, Savanaparadise.com,- Peristiwa mengharukan dialami oleh seorang gadis remaja yang masih mengenyam di bangku sekolah alias seorang pelajar yang dikeroyok oleh orang tak dikenal.

AP demikian nama inisial korban yang masih duduk di bangku SMA, salah satu sekolah yang ada di Kabupaten Ende.

Tak hanya AP, salah satu temannya berinisial P ikut menjadi korban dari pelampiasan amarah para pelaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika disambangi Savanaparadise.com di kediamanannya, Kamis (21/07/22), dalam keadaan sakit AP menerangkan sebelumnya pengeroyokan itu terjadi dirinya pernah di cari oleh pelaku.

Namun karena merasa diri tidak pernah bermusuhan dengan orang, informasi yang dia dapat soal bebarapa perempuan yang sedang mencarinya itu  ia diabaikan.

AP tetap menjalankan rutinitasnya setiap hari sebagai pelajar untuk menerima mata pelajaran di sekolah, tempat dirinya menimbah ilmu.

Baca Juga :  Terjun Langsung Ke Tenda Pengungsi; Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Terdampak Gempa Flores di Ende

Para pelaku sempat menghubungi AP pada Rabu, (20/07/22) di mana ketika itu ia barusan tiba di rumahnya dengan menggunakan nomor P yang juga adalah teman AP.

Dalam percakapan lewat via telepon, para pelaku meminta AP untuk datang ke sekolah. Permintaan itu di penuhi AP karena lewat percakapan di telepon para pelaku sempat menuding AP mengancam adik dari salah seorang pelaku berinisial E.

Pertemuan antara para pelaku dan korban pun terjadi.

Menurut pengakuan korban AP, saat itu dirinya di datangi oleh 5 orang perempuan. Mereka lalu menanyakan tentang isu pengancaman adik mereka kepada AP.

“Ih, kamu pung maksud apa bilang mau pukul saya punya adik”, tutur AP mengulang kembali kata-kata dari salah seorang pelaku yang bertanya kepada dirinya.

Ketika ditanya demikian, AP pun menjawab ” Ih, kakak saya tidak pernah bilang di kakak pung adik begitu. Coba kakak panggil adik kakak itu”, ujar AP kepada salah seorang pelaku.

Baca Juga :  Status Tanggap Darurat Diperpanjang, Wabup Domi Mere Sampaikan KBM Bisa di Sekolah Menggunakan Tenda Darurat

Setelah adu mulut beberapa saat, peristiwa pengeroyokan pun dilakukan oleh para pelaku.

Menurut korban, pengeroyokan itu terjadi sekitar pukul 13.23 Wita, persis di depan pintu gerbang SMP Margot.

“Ada beberapa pukulan yang mengenai wajah saya sehingga saat itu saya langsung tunduk dan pusing. Teman saya waktu itu ingin membantu saya yang lagi pusing tapi karena terpancing emosi lalu melampiaskan amarah mereka ke teman saya”, ungkap AP.

API melanjutkan, kebetulan pada saat itu ada pak Polisi yang sedang lewat di jalan lalu menggiring kami semua ke Polres Ende.

“Sejauh ini sudah dibuat laporan. Bahkan sudah diambil visum”, terang AP.

Sementara, anggota keluarga dari korban AP, Marianus R. Rango meminta agar kasus ini segera di proses sesuai hukum yang berlaku.

“Kami dari keluarga meminta agar kepolisian dapat memproses kasus ini segera”, pinta Marianus yang juga adalah Ayah kandung korban AP.

Penulis: Chen Rasi

Berita Terkait

Pemkab Ende Anggarkan Miliaran Rupiah Untuk Pembangunan dan Pemeliharaan Jalan Tahun 2026
Terpilih Jadi Ketua PMKRI Ende Periode 2026/2027, Maria Regina Tipa: Pemimpin Perempuan Jaga Keseimbangan
227 Sekolah di Ende Terima Bantuan BTT Tenda Untuk Ruang Kelas Darurat; 70 Sekolah Sudah Terealisasi
Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Ende Tahun 2026 Tercatat 63 Kasus; 5 Orang Meninggal Dunia
Bupati Badeoda Lantik Gabriel Dala Jadi Sekda Ende; Minta Benahi Birokrasi Berbelit-Belit
Kunjungi Ende, Wamen PU Instruksikan Percepatan Tanggap Darurat Infrastruktur Air Minum Perumda Tirta Kelimutu
Datangi Kantor DPRD dan Bupati Ende; Puluhan Kades Tergabung Dalam APDESI dan PPDI Sampaikan 8 Poin Tuntutan
Sempat Dikabarkan Batal Dibagikan ke KPM; 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Disalurkan Secara Manual
Berita ini 4 kali dibaca