Ende, Savanaparadise.com,- Pasca Gempa Bumi mengguncang Flores, Sabtu, 15 Agustus 2026, telah memprorak porandakan bangunan rumah dan juga fasilitas publik. Selain bangunan rumah dan fasilitas publik, tidak sedikit psikologi masyarakat termasuk kelompok rentan seperti anak-anak menjadi trauma dengan adanya gempa susulan.
Sejak gempa utama terjadi dan disertai gempa susulan, Gubernur NTT lalu menetapkan status tanggap darurat bencana hingga 14 hari dari tanggalb15 – 28 Agustus 2026, kemudian di perpanjang kembali hingga 12 September 2026.
Di aspek pendidikan, Pada masa tanggap darurat tahap 1, kegiatan belajar mengajar (KBM) dilakukan dari rumah. Kebijakan tersebut mengingat, banyak fasilitas pendidikan, gedung sekolah, PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA mengalami kerusakan. Keputusan KBM baru dilaksanakan di sekolah ketika status tanggap darurat bencana diperpanjang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di tengah gempa susulan masih saja terjadi, Sekolah-sekolah boleh melaksanakan KBM di dalam ruangan kelas tetapi jumlah siswanya terbatas. Sedangkan, pilihan berikutnya, KBM boleh dilaksanakan di luar kelas (halaman sekolah) dengan mendirikan tenda darurat.
Di sela-sela aktivitas belajar mengajar sedang berlangsung, sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan anak-anak pascagempa, Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Ende beserta jajaranya menyerahkan langsung bantuan paket kelengkapan sekolah dari Ketua Umum Pengurus Pusat Bhayangkari.
Pascagempa, sejauh ini Polres Ende telah menaru perhatian bagi warga terdampak di Kabupaten. Mulai dari Bantuan Sembako, tenda darurat, selimut, pemeriksaan kesehatan gratis, trauma healing, dan kegiatan lainnya.
Kali ini, penyerahan bantuan tersebut ditujukan kepada siswa-siswi SD Inpres Roworena 2, yang berlokasi di Jalan Woloare B, Kelurahan Roworena, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende, Selasa (1/9/2026).
Kedatangan Kapolres Ende bersama Ketua Bhayangkari Cabang Ende, Ny. Yuke Yudhi Franata, dan rombongan sekitar pukul 11.45 Wita disambut hangat oleh Kepala Sekolah, Lurah Roworena, serta seluruh siswa dan para guru.
Sebelum menyerahkan bantuan, Kapolres Ende didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Ende meninjau langsung kondisi ruang guru dan ruang kelas yang terdampak bencana gempa bumi.
Selain itu, peninjauan juga dilakukan terhadap kondisi sarana penunjang belajar murid yang ada, seperti kondisi tas dan seragam sekolah yang mereka gunakan saat ini.
Bantuan berupa set perlengkapan alat tulis, buku, seragam sekolah, sepatu, hingga susu dibagikan demi menunjang kembali semangat belajar anak-anak.
Suasana haru dan gembira mewarnai penyerahan bantuan ketika Kapolres Ende beserta rombongan diajak bernyanyi, menari, dan berfoto bersama para murid.
Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla saat di Wawancara di lokasi mengatakan bahwa kedatangannya di SD Inpres 2 Roworena, Kecamatan Ende Utara, bersama Ibu Lurah dan jajaran Pengurus Bhayangkari ingin menyalurkan bantuan dari Ibu Ketua Umum Bhayangkari / Ibu Kapolri dengan memperhatikan skala prioritas,
Dari hasil peninjauan lapangan, baik dari kondisi fisik bangunan maupun kebutuhan anak-anak sekolah di SD Inpres 2 Roworena ini, lanjut Kapolres, sekolah ini menjadi lokasi yang tepat dan layak untuk menerima bantuan.
Menurutnya, penyaluran bantuan perlengkapan sekolah berupa baju seragam, tas, sepatu, serta alat tulis ini berjalan lancaf dan aman.
”Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat, menambah semangat belajar anak-anak, serta dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para siswa.” ucapnya.
Sementara, Lurah Roworena, Ibu Maria Imakulata Wunu, S.Sos menyampaikan atas nama Pemerintah Kelurahan Roworena, dirinya mengucapkan terima kasih banyak kepada Kapolri, ibu Kapolri, dan Kapolres Ende yang telah memilih SDI Inpres Roworena 2 untuk menerima bantuan tersebut.
“Dari sekian banyak sekolah, SDI Impres Roworena 2 merupakan salah satu sekolah yang sangat terdampak. Kami sangat mengapresiasi kehadiran Bapak Kapolres bersama Ibu Bhayangkari yang hadir langsung menemui para siswa, sehingga anak-anak bisa menerima bantuan peralatan tersebut secara langsung. Sekali lagi, atas nama pemerintah kelurahan, kami mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan yang telah diberikan.” tutur Ibu Lirah.
Senada, Kepala sekolah SD Inpres Roworena 2 Ibu Elisabeth Wea, S.Pd., menyampaikan terima kasih banyak atas kehadiran Kapolres Ende bersama ibu Bhayangkari di SD Inpres Rowerena 2 dalam rangka menyalurkan bantuan bagi siswa siswi.
“Saya selaku kepala sekolah sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan dari Bapak Kapolres Ende bersama Ibu.” ucapnya
Diketahui, hadir juga mendampingi Kapolres dan Ibu Bhayangkari diantaranya, Pengurus Bhayangkari Cabang Ende, Kasat Intelkam, KBO Intelkam, KBO Satlantas Polres Ende, Lurah Roworena, serta Kepala Sekolah SD Inpres Roworena 2.
Seluruh rangkaian kegiatan penyaluran bantuan yang berakhir pada pukul 13.00 Wita,meninggalkan sejuta senyum baru di wajah para generasi penerus di Kabupaten Ende, khususnya, Siswa Siswi SD Inpres Roworena 2.
Penulis : Mateus Bheri
Editor : Tim Redaksi










