GMNI Sedaratan Flores Usulkan Taman Renungan Bung Karno Jadi Taman Nasional dan Ende Ditetapkan Jadi Kota Pancasila

- Penulis

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GMNI sedaratan Flores Napak Tilas di makam Ibu Amsi (Foto: Mateus Bheri/SP)

GMNI sedaratan Flores Napak Tilas di makam Ibu Amsi (Foto: Mateus Bheri/SP)

Ende, Savanaparadise.com,- Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) sedaratan Flores mengusulkan taman permenungan Bung Karno di Ende ditetapkan menjadi taman nasional.

Usulan tersebut disampaikan GMNI sedaratan Flores melalui Ketua GMNI Cabang Sikka, Wilfridus Iko Goban dalam kegiatan Napak Tilas yang digelar GMNI sedaratan Flores yang bertempat di Ende, Senin, (23/3/26).

Kegiatan Napak Tilas tersebut dihadiri Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) GMNI Bidang ESDM dan diikuti 3 cabang yakni, GMNI Cabang Sikka, GMNI Cabang Ende, dan GMNI Cabang Nagekeo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berdasarkan hasil diskusi bersama dengan rekan-rekan GMNI dari setiap cabang di situ lahirlah sebuah konsesus bersama yang menjadi sikap politik organisasi GMNI sedaratan Flores yakni mendorong dan mengusulkan ke pemerintah pusat untuk menetapkan taman permenungan Bung Karno di Ende menjadi taman nasional”, ungkap Iko.

Selain mendorong dan mengusulkan Taman Renungan Bung Karno menjadi taman nasional, kata Iko, GMNI sedaratan Flores juga mendorong pemerintah pusat untuk menetapkan Ende sebagai kota Pancasila.

Menurut Iko, Ende memang layak dan pantas dijuluki sebagai kota Pancasila dan Taman Renungan Bung Karno dijadikan sebagai taman nasional karena di tempat ini dan di tanah ini Bung Karno berpikir, merenung, dan menggali Lima butir mutiara pancasila sebagai dasar Negara Indonesia.

Baca Juga :  Bupati Ende Beberkan Ada 300 Lebih Bangunan Rumah Milik Warga Ende Rusak Akibat Gempa Flores

Setelah mengatakan itu, Iko menyarankan ke pemerintah kabupaten Ende agar mulai menata, mengelola aset sejarah tersebut yang menjadi ikon daerah ini secara baik. Menurut pengamatannya langsung lokasi, ada beberapa aset sejarah yang perlu direnovasi seperti makam Ibu Amsi dan taman renungan Bung Karno.

“”Selama kegiatan napak tilas dari pagi hingga sore ada beberapa hal yang menjadi catatan kita yang harus disikapi pemerintah kabupaten Ende yaitu bagaimana untuk merenovasi, membenahi, dan menata kembali taman permenungan Bung Karno dan makam Ibu Amsi”, desaknya.

Iko menuturkan, hari ini semua mata sedang tertuju ke Ende, selain terkenal dengan danau tiga warna yakni Kelimutu, ada aset sejarah yang memiliki daya pikat luar biasa seperti rumah pengasingan Bung Karno dan Taman Permenungan Bung Karno serta yang lainnya.

“Mau tahu tentang sejarah lahirnya Pancasila orang pasti akan datang ke Ende. Dan sebagai bagian dari Ende, kita sangat bangga karena dari Ende telah mengharumkan Flores, NTT bahkan Indonesia umumnya. Dunia mengakui Pancasila lah yang mempersatukan Indoenesia yang plural ini dan itu diakui Bung Karno bahwa itu ia renungkan di Ende”, tukasnya.

Baca Juga :  Respons Cepat Pasca Gempa Flores; DPC PDIP Ende Salurkan Bantuan Untuk Korban Bencana di 4 Kecamatan

Secara terpisah, Ketua DPP GMNI Bidang ESDM, Yohanes Maro menyatakan berkaitan usulan dari GMNI sedaratan Flores agar Taman Renungan Bung Karno agar di tetapkan menjadi taman nasional dan Ende di tetapkan menjadi kota Pancasila nanti akan teruskan dirinya ke Ketum dan Sekjen DPP GMNI agar usulan ini bisa di bahas secara bersama segenap DPP.

Pastinya, tegas dia, DPP GMNI akan memperjuangkan usulan tersebut sehingga apa yang menjadi cita-cita bersama rekan-rekan GMNI sedaratan Flores dan seluruh masyarakat Ende-Flores dan NTT bisa terjawab.

“Ada beberapa usulan teman-teman GMNI sedaratan Flores telah saya catat dan nantinya saya akan sampaikan ke Pak Ketum dan Pak Sekjen agar usulan ini menjadi priotas untuk di bahas bersama dan di perjuangkan”, kata pria yang akrab di sapa Nyoman ini.

Nyoman membeberkan, sebenarnya dalam diskusi dan pertemuan di internal pengurus pusat, Pak Ketum dan Pak Sekjen dan pengurus DPP lainnya berencana akan menyelenggaran pertemuan akbar GMNI se-Indonesia dan tempat nya di Ende, kota rahimnya Pancasila.

“Kalau memang rencana ini terwujud kita mohon dukungan para Alumni di Ende, Flores, dan NTT sekiranya cita-cita besar ini bisa terlaksana”, ujarnya.

Penulis : Mateus Bheri

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

SPPG di Ende Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Gempa Flores
Bawa Misi Kemanusian, DPC PDIP Ende Serahkan Bantuan Korban Bencana Gempa Flores
Gempa Guncang Flores; Sebanyak 1115 Rumah Penduduk di Ende Rusak, 3.666 Jiwa Mengungsi, 2 Orang Meninggal Dunia
Mendagri Tito Karnavian Kunjungi Korban Gempa Flores di Ende, Prioritaskan Evakuasi dan Tolong Korban
Polres Ende Dirikan Tenda Darurat dan Kawal Bantuan Presiden Untuk Korban Bencana Gempa Flores
Takut Gempa Susulan; Warga di Ende Memilih Mengungsi di Atas Bukit, Bangun Tenda Darurat
Bupati Ende Beberkan Ada 300 Lebih Bangunan Rumah Milik Warga Ende Rusak Akibat Gempa Flores
Respons Cepat Pasca Gempa Flores; DPC PDIP Ende Salurkan Bantuan Untuk Korban Bencana di 4 Kecamatan
Berita ini 145 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:14 WIB

SPPG di Ende Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Gempa Flores

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:11 WIB

Bawa Misi Kemanusian, DPC PDIP Ende Serahkan Bantuan Korban Bencana Gempa Flores

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Gempa Guncang Flores; Sebanyak 1115 Rumah Penduduk di Ende Rusak, 3.666 Jiwa Mengungsi, 2 Orang Meninggal Dunia

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Mendagri Tito Karnavian Kunjungi Korban Gempa Flores di Ende, Prioritaskan Evakuasi dan Tolong Korban

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:30 WIB

Polres Ende Dirikan Tenda Darurat dan Kawal Bantuan Presiden Untuk Korban Bencana Gempa Flores

Berita Terbaru