Simon Petrus Kamlasi Berkomitmen Bangun NTT di Sektor Primer, Sekunder, Tersier

- Penulis

Selasa, 19 November 2024 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kefamenanu,Savanaparadise.com- Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi mengatakan bahwa ada tiga sektor ekonomi yang bisa dibangun di Provinsi Nusa Tenggara Timur, khususnya di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), yakni sektor primer, sektor sekunder, dan sektor tersier.

Hal tersebut diungkapkan sosok yang akrab disapa SPK ini dalam kampanye terbatas di Kelurahan Tubuhu’e, Kecamatan Kota Kefamenanu, TTU, Senin (18/11/2024).

Pada sektor primer, kata SPK, fokus pembangunan akan diarahkan pada pengelolaan sumber daya alam, terutama di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

SPK mengatakan bahwa Kabupaten TTU memiliki potensi besar dalam bidang ini, seperti lahan subur untuk tanaman pangan dan peternakan sapi yang sudah dikenal secara nasional.

Karena itu, lanjut SPK, Paket SIAGA akan meningkatkan irigasi untuk mendukung produktivitas pertanian, jika terpilih untuk memimpin NTT.

Baca Juga :  Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Selain itu, menurut SPK, pelatihan modernisasi teknik bertani dan beternak juga sangat dibutuhkan di wilayah ini.

“Hal yang juga sangat penting adalah membuka akses pasar yang lebih luas bagi hasil produksi lokal,” imbuhnya.

Pada sektor sekunder, fokus pembangunan tertuju pada pengolahan hasil pertanian dan peternakan agar bisa menjadi produk bernilai tambah.

“Program utamanya adalah mendirikan industri pengolahan lokal untuk hasil pertanian dan peternakan serta mendorong UMKM untuk memproduksi produk olahan seperti daging olahan, susu, dan produk berbasis jagung,” beber SPK.

Selain itu, lanjut SPK, Paket SIAGA juga akan berusaha untuk mempermudah akses pendanaan dan pelatihan teknis bagi wirausaha lokal.

Untuk sektor tersier, terang SPK,
Paket SIAGA akan mengoptimalkan jasa dan pariwisata, serta perdagangan.

Baca Juga :  Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT Laporkan Kinerja 2025 ke Publik, Dorong Transparansi dan Kontrol Rakyat

Pada sektor ini, menurut SPK, yang paling penting adalah membangun infrastruktur pariwisata untuk menarik wisatawan lokal maupun asing.

Selanjutnya, sangat diperlukan juga mengembangkan pasar digital untuk mempromosikan produk unggulan TTU, serta meningkatkan akses ke pendidikan dan pelatihan kerja di bidang jasa.

Jika semua itu bisa dilakukan, ungkap SPK, maka akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi TTU secara menyeluruh dan menciptakan lapangan kerja baru, sekaligus mengurangi kemiskinan di wilayah tersebut.

Pada kesempatan itu, sosok yang populer dengan julukan Jenderal Air ini memastikan bahwa jika Paket SIAGA dipercayakan rakyat NTT untuk memimpin selama 5 tahun ke depan, program pompa hidram ke wilayah-wilayah yang memiliki sumber air namun sulit untuk mengalirkannya ke permukiman akan segera ditangani.***

Berita Terkait

Meski Dipolemikan, Anton Doni Dihen Libatkan Sekda Ngada Defenitif dalam Pansel Job Fit di Flores Timur
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT Laporkan Kinerja 2025 ke Publik, Dorong Transparansi dan Kontrol Rakyat
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Anggota Dewan di Ende Desak Pemerintah Perhatikan Pelayanan di Dukcapil dan Sektor Kesehatan
Fraksi PDIP DPRD Ende Pertanyakan Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024
Kolaborasi Antara Sang Mantan dan Bupati Aktif, Rencanakan Bangun Ende Bersama-sama
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:15 WIB

Meski Dipolemikan, Anton Doni Dihen Libatkan Sekda Ngada Defenitif dalam Pansel Job Fit di Flores Timur

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Selasa, 17 Februari 2026 - 10:47 WIB

Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT Laporkan Kinerja 2025 ke Publik, Dorong Transparansi dan Kontrol Rakyat

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:48 WIB

Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Berita Terbaru