Anggota Dewan di Ende Desak Pemerintah Perhatikan Pelayanan di Dukcapil dan Sektor Kesehatan

- Penulis

Rabu, 13 Agustus 2025 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ende, Vinsensius Sangu, S.H, M.H (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ende, Vinsensius Sangu, S.H, M.H (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Ende, Savanaparadise.com,- Anggota DPRD Kabupaten sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Vinsensius Sangu, S.H, M H mendesak pemerintah untuk memperhatikan pelayanan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan disektor kesehatan. Desakan itu disampaikan Vinsen Sangu pada Rapat Paripurna IV Masa Sidang III DPRD Kabupaten Ende,, Rabu, (13/8/25).

Rapat dengan agenda Pengambilan keputusan atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Ende Tahun 2025-2029 dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Fransiskus Taso yang dihadiri oleh Bupati Ende, Yoseph Benediktus Badeoda dan Wakil Bupati Ende Dominikus Minggu Mere serta anggota DPRD dan Pejabat lainnya.

Vinsen Sangu dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa dengan memperhatikan pelayanan yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Catatan sipil Kabupaten Ende melalui program inovasi hingga mendapatkan penghargaan beberapa kali, menjadi prestasi gembira dan patut memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, kata Vinsen Sangu, melihat fakta atas pelayanan yang dilakukan kepada masyarakat secara langsung, masih dijumpai antrian panjang bahkan warga harus mengantri di kantor Dukcapil dari jam 4 dini hari. hingga kesulitan untuk mendapat cetakan beberapa dokumen kependudukan seperti KTP, adalah fakta yang menyayat hati bagi warga.

Baca Juga :  BPBD Bali Serahkan Bantuan di Posko Bencana Ende; Kirim Tim Medis Bantu Korban Terdampak Gempa Flores

“Pada satu sisi, kita dengan senyum gembira menerima penghargaan atas prestasi positif dari program inovasi pelayanan yang diberikan namun pada sisi yang lain di waktu yang bersamaan, kita menyaksikan perjuangan pilu, lelah, lapar dan bahkan air mata rakyat yang antrian panjang, berjuang mendapatkan nomor antrian dan menanti kecepatan penyelesaian dokumen kependudukan yang diperlukan’, kritik Vinsen.

Ia menambahkan bahkan mencetak KTP saja membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan karena keluhan kantor seperti ketiadaan Blanco dan kehabisan tinta print untuk cetak. Begitu lemah kah kita hingga persoalan rakyat ini terus terjadi dan terus berulang dari tahun ke tahun yang sama pula?

“Karena itu saya minta perhatian serius oleh Bupati dan Wakil Bupati Ende agar persoalan ini kita harus akhiri sampai disini”, tegas Vinsen.

Baca Juga :  Putri Pariwisata Indonesia 2026 Bersama Levico Butik Bagikan Paket Sembako Untuk Warga Terdampak Gempa di Ende

Terkait disektor kesehatan, Dirinya menerima keluhan dan aspirasi masyarakat atas fakta pelayanan sektor kesehatan yang dilakukan RSUD Ende, rumah sakit Pratama Ende yang minim ketersediaan sumber daya manusia khususnya ketersediaan Dokter serta kesulitan bagi masyarakat untuk menjangkau obat-obatan.

Menurutnya, masih-masih dijumpai keluarga pasien harus berjuang sendiri mencari obat-obatan sekalipun pasien KIS.

“Begitu sulitkah rumah sakit kita dalam penyediaan obat -obatan untuk para pasien?”, ujar Vinsen

Sementara, tambh Vinsen, di rumah sakit Pratama Tanali sendiri, belum berubah wajahnya. Rumah sakit tapi berwajah puskesmas.

“Kiranya kelemahan dan berbagai persoalan ini, mendapat perhatian serius dari Bupati dan Wakil Bupati Ende. Begitu pula terkait lowongnya posisi kepala dinas termasuk di dinas kesehatan, kami mendesak untuk segera melakukan proses seleksi dan mengangkat para pejabat untuk mengisi jabatan yang sedang kosong di semua OPD yang ada’, ungkapnya. (CR/SP)

Berita Terkait

VBL Bawa Pesan Persatuan dan Solidaritas dalam Sosialisasi 4 Pilar di Sumba Tengah
Sambut Harlantas Bhayangkara Ke-71, Satlantas Polres Ende Bagikan Sembako Kepada Pengemudi Ojek dan Warga Kurang Mampu
Putri Pariwisata Indonesia 2026 Bersama Levico Butik Bagikan Paket Sembako Untuk Warga Terdampak Gempa di Ende
Terima 7 M Dari Dana Banpres, Dinas PK Ende Gunakan Untuk Pengadaan Tenda Darurat di 227 Sekolah 
Polres Ende Serahkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembuatan 25 Unit Kapal Tangkap Ikan ke Jaksa
GPSP Dorong BPBD Ende Lakukan Studi Kelayakan Sebelum Pulangkan Pengungsi
Bunda Julie Laiskodat Salurkan 350 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Gempa di Ende
Diaspora Ende Lio Sare Kutai Timur Kaltim Bagikan Susu Kotak dan Makanan Ringan Untuk Anak TK Serta SD
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 13:08 WIB

VBL Bawa Pesan Persatuan dan Solidaritas dalam Sosialisasi 4 Pilar di Sumba Tengah

Kamis, 17 September 2026 - 21:33 WIB

Sambut Harlantas Bhayangkara Ke-71, Satlantas Polres Ende Bagikan Sembako Kepada Pengemudi Ojek dan Warga Kurang Mampu

Kamis, 17 September 2026 - 20:56 WIB

Putri Pariwisata Indonesia 2026 Bersama Levico Butik Bagikan Paket Sembako Untuk Warga Terdampak Gempa di Ende

Rabu, 16 September 2026 - 07:14 WIB

Terima 7 M Dari Dana Banpres, Dinas PK Ende Gunakan Untuk Pengadaan Tenda Darurat di 227 Sekolah 

Selasa, 15 September 2026 - 16:05 WIB

Polres Ende Serahkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembuatan 25 Unit Kapal Tangkap Ikan ke Jaksa

Berita Terbaru