Pedagang Kaki Lima Sebut SPK Representasi Rakyat Kecil

- Penulis

Jumat, 25 Oktober 2024 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TTS,Savanaparadise.com-Calon Gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi (SPK) saat melakukan Safari Politik Ke kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Kamis (24/10/2024), menyempatkan diri untuk blusukan ke Pasar tradisional Bena.

Calon Gubernur NTT nomor urut tiga (3) itu menyusuri setiap lorong pasar, bertemu dengan para pedang kaki lima.

Tidak ada jarak antara warga dan calon gubernur berlatarbelakang tentara dengan pangkat brigadir jenderal itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komunikasi yang digunakan juga sangat sederhana dan penuh keakraban.

Warga berebutan untuk bersalaman dan berswafoto dengan Simon Petrus Kamlasi.

Pekikan SIAGA menang ibarat lagu wajib yang menggema dari setiap sudut pasar.

Baca Juga :  Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

“Bapak SPK sangat sederhana walaupun ada bintang di pundaknya tetapi dekat dengan rakyat kecil,” ujar Ibrahim Besie, penjual ikan di pasar Bena.

Dia mengaku mendukung Paket SIAGA karena sosok SPK yang tenang, sederhana dan tidak sombong.

“Saya orang Rote tapi saya pilih pak Simon Petrus Kamlasi,” ujar Ibrahim.

Menurut Ibrahim, SPK merupakan aset berharga dari Pulau Timor, khususnya kabupaten TTS.

“Ini bukan Rasis tapi saya orang Rote saja dukung pak SPK. Orang Timor akan sangat rugi jika tidak mendukung beliau (SPK),” ujar Ibrahim.

“Kalau tidak dukung SPK sekarang, maka butuh 40 sampai 50 tahun lagi baru bisa dapat orang cerdas tapi rendah hati seperti SPK,” imbuhnya.

Baca Juga :  Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Selain berkeliling dan menjaring aspirasi soal suka duka di pasar, SPK juga memborong dagangan para penjual jajanan (kue) kemudian dinikmati bersama warga.

“Saya masuk keluar pasar ini untuk menjaring aspirasi dari rakyat, agar bisa membuat kebijakan pemerintah selaras dengan kebutuhan para pedagang kaki lima, pedaga ikan dan lainnya, jika paket SIAGA mendapat mandat dari rakyat sebagai Gubernur dan wakil gubernur NTT,” kata SPK.

Usai berkeliling dan tatap muka dengan para pedagang pasar Bena, SPK bersama tim melanjutkan perjalanan ke titik kampanye terbatas.

Berita Terkait

Meski Dipolemikan, Anton Doni Dihen Libatkan Sekda Ngada Defenitif dalam Pansel Job Fit di Flores Timur
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT Laporkan Kinerja 2025 ke Publik, Dorong Transparansi dan Kontrol Rakyat
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Anggota Dewan di Ende Desak Pemerintah Perhatikan Pelayanan di Dukcapil dan Sektor Kesehatan
Fraksi PDIP DPRD Ende Pertanyakan Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024
Kolaborasi Antara Sang Mantan dan Bupati Aktif, Rencanakan Bangun Ende Bersama-sama
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:15 WIB

Meski Dipolemikan, Anton Doni Dihen Libatkan Sekda Ngada Defenitif dalam Pansel Job Fit di Flores Timur

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Selasa, 17 Februari 2026 - 10:47 WIB

Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT Laporkan Kinerja 2025 ke Publik, Dorong Transparansi dan Kontrol Rakyat

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:48 WIB

Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Berita Terbaru