Tanda Cinta Paket SIAGA untuk Pelajar SMA Katolik Regina Pacis Bajawa, Bantu Beasiswa Senilai Rp800 Juta

- Penulis

Kamis, 5 September 2024 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bajawa, NTTPedia.id, – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu menyatakan cinta mereka untuk generasi penerus bangsa di Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) Regina Pacis Bajawa, Kabupaten Ngada.

Tanda cinta itu diwujudkan pasangan bertagline SIAGA itu melalui bantuan bantuan pendidikan (beasiswa). Beasiswa yang diberikan jumlahnya lumayan fantastis, yakni berjumlah Rp800 lebih yang diperuntukan bagi ratusan siswa/i di salah satu sekolah favorit di Kabupaten Ngada itu bersumber dari Program Indonesia Pintar (PIP).

Beasiswa tersebut diserahkan langsung Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu, saat mengunjungi SMA Katolik Regina Pacis Bajawa, Kamis (5/9/2024). Kehadiran kedua tokoh NTT yang telah berkiprah di ranah nasional itu disambut antusias para guru dan siswa/i.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan itu, Calon Wakil Gubernur NTT Adrianus Garu menuturkan, beasiswa yang diberikan tersebut bertujuan untuk membantu meringankan biaya pendidikan siswa di sekolah itu. Menurutnya, bukan pertama kali bantuan beasiswa diiberikan kepada siswa di sekolah itu.

Baca Juga :  Berbeda Dengan Akademisi, Ketua STN NTT Tegaskan Pelantikan Wajib Persetujuan Gubernur

Sebelumnya, kata Adrianus Garu, pada tahun sebelumnya, dirinya juga pernah menyerahkan bantuan beasiswa kepada 100 siswa/i di SMA Katolik Regina Pacis Bajawa. “Saya bukan datang pertama kali di sini dengan pak Simon. Tahun ini paling banyak yaitu 474 siswa yang menerima beasiswa. Tahun lalu ratusan siswa yang menerima beasiswa,” kata Adrianus Garu.

Salah seorang pelajar penerima beasiswa bernama Veni mengaku bangga atas bantuan yang ia terima bersama teman-temannya.”Saya mewakili teman-teman penerima beasiswa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Simon dan bapak Adrianus karena telah memberi beasiswa untuk kami,” ucap Veni.

Veni mengaku beasiswa yang mereka terima sangat membantu, khususnya bagi anak-anak petani dengan penghasilan yang tidak menentu.

Kepala SMAK Regina Pacis Bajawa, Hendrikus Emanuel Ndiwa menyampaikan terima kasih bakal calon wakil gubernur NTT, Andrianus Garu yang telah memperjuangkan beasiswa bagi siswa di sekolah tersebut.

Baca Juga :  BGN Ende Minta SPPG Perhatikan Kualitas Bahan Baku dan Mutu Pengelolaan MBG

“Pertama kami menyampaikan terima kasih banyak untuk bapak Andrianus Garu yang telah memperjuangkan beasiswa kepada peserta didik kita,” ucapnya.

Ia mengatakan, tahun 2024 ini, SMAK Regina Pacis Bajawa mendapat bantuan PIP sebanyak 474 siswa. “Itu artinya membantu sejumlah Rp800 juta lebih membantu anak-anak dalam proses belajar di lembaga pendidikan yang tercinta ini,” ungkapnya.

Bantuan ini, kata dia, dalam rangkan untuk membantu para siswa untuk meringankan dari aspek pembiayaan. “Bantuan ini dalam rangka membantu anak-anak kita supaya mereka diringankan dari aspek pembiayaan,” katanya.

Mewakili guru, orangtua, pengurus komite, yayasan dan alumni, ia menyampaikan terima kasih banyak atas perjuangan yang dilakukan oleh Adrianus Garu. “Dan kami mendoakan semoga beliau tetap sehat bersama bapak Simon Petrus Kamlasi untuk memperjuangkan menjadi NTT 1 dan NTT 2,” ungkap dia. (*)

Berita Terkait

Rektor UNADRI Puji Langkah Pemprov NTT, Talent Scouting Dinilai Ubah Peta Pendidikan
SNBP 2026: 3.003 Siswa NTT Lolos, Strategi Talent Scouting Melki–Johni Berdampak
Sidang PS Sengketa Tanah Maulafa, Penggugat Tak Bisa Buktikan Batas Lahan
NasDem Sumba Tengah Kritik Pemberitaan Tempo, Tuntut Klarifikasi dan Permintaan Maaf
Framing “PT. Partai NasDem Indonesia Raya Tbk,DPW NasDem NTT tuntut Majalah Tempo minta maaf secara tertulis 
Cipayung Plus Menduga Adanya Intimidasi Dibalik Kehadiran Camat Enteng dan Sat Pol PP di Margasiswa PMKRI, Begini Penjelasan Camat
Buruknya Infrastruktur Jalan, Seorang Ibu Hamil di Ende Dibopong Jalan Kaki Selama Tiga Jam dan Melahirkan di Kampung Tetangga
Seruan Moral Seorang Anak Pedagang Kecil di Ndao Ende Saat Demo: Jangan Rampas Hak Kami
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 10:49 WIB

Rektor UNADRI Puji Langkah Pemprov NTT, Talent Scouting Dinilai Ubah Peta Pendidikan

Jumat, 17 April 2026 - 20:43 WIB

SNBP 2026: 3.003 Siswa NTT Lolos, Strategi Talent Scouting Melki–Johni Berdampak

Jumat, 17 April 2026 - 18:00 WIB

Sidang PS Sengketa Tanah Maulafa, Penggugat Tak Bisa Buktikan Batas Lahan

Rabu, 15 April 2026 - 14:14 WIB

NasDem Sumba Tengah Kritik Pemberitaan Tempo, Tuntut Klarifikasi dan Permintaan Maaf

Rabu, 15 April 2026 - 13:12 WIB

Framing “PT. Partai NasDem Indonesia Raya Tbk,DPW NasDem NTT tuntut Majalah Tempo minta maaf secara tertulis 

Berita Terbaru